Daily Archives: August 23, 2012

Nilai Saham Facebook Terus Menurun Drastis

Berita Satu

BERITASATU.COM – Dalam sesi perdagangan reguler, nilai saham Facebook turun hampir 50 persen dari harga penawaran perdana di bulan Mei.

Peter Thiel yang menjabat sebagai Direktur Facebook diketahui telah melepas sekitar 20 juta lembar saham miliknya setelah masa penguncian berakhir.

Seperti diketahui, harga saham Facebook terus mengalami penurunan drastis dengan nilai yang mencapai setengah dari harga aslinya.

Thiel dikatakan mendapat dana segar sekitar US$ 400 juta atau sekitar Rp 3,7 Triliun dari penjualan sebagian saham miliknya pada pekan lalu.

Thiel menjual saham Facebooknya dengan harga rata-rata berkisar antara US$ 19,27 dan US$ 20,69 per saham setelah berakhirnya masa penguncian, yang melarang investor awal dan orang dalam untuk menjual saham miliknya setelah masa penawaran umum perdana.

Setelah menjual sebagian sahamnya, pria yang turut mendirikan PayPal ini masih memiliki sekitar 5,6 juta lembar saham Facebook.

Sementara itu, Accel Partners, sebuah perusahaan modal ventura di Silicon Valley yang memiliki sekitar 57,8 juta lembar saham Facebook, diketahui juga tengah mengajukan ijin penjualan saham miliknya.

Langkah ini, memungkinkan para mitra untuk menjual atau mempertahankan saham Facebook milik mereka.

Dalam sesi perdagangan reguler, nilai saham Facebook ditawarkan dengan nilai US$ 20,01 atau mengalami penurunan hampir 50 persen dari harga penawaran perdana di bulan Mei yang berkisar di angka US$ 38 per lembar saham.

Facebook, yang didirikan oleh Mark Zuckerberg menjadi perusahaan AS yang membuat debut dengan nilai pasar lebih dari US$ 100 miliar.

Namun, kalangan investor kemudian merasa kecewa dengan ketidakmampuan Facebook untuk mengartikulasikan rencana mereka dengan terus melambatnya pertumbuhan tingkat pendapatan perusahaan.

Advertisements

HARGA EMAS Antam melonjak Rp12.000/gram, Buyback Naik Rp7.000/gram

Compact_emas026

Harga emas (gram) Kamis, 23 Agustus 2012

Acuan

Harga

Perubahan

WIB

Antam

Rp550.000

+Rp12.000

8:01

Buyback Antam

Rp490.000

+Rp7.000

8:01

Gold 100

US$53,29

+54,33 sen dolar

7:57

HKMEx Gold

US$53,34

+49,94sen dolar

7:54

Sumber: Antam & Bloomberg

Ket: untuk ukuran 1 gram

YOGYAKARTA: Setelah libur transaksi sepekan, harga jual emas ritel di Tanah Air hari ini, Kamis (23/8/2012), langsung melonjak Rp12.000/gram jika menggunakan acuan harga PT Aneka Tambang (Antam).
BUMN tambang itu merilis daftar harga emas pukul 8:01 WIB dengan patokan harga Rp510.800—Rp550.000 per gram. Level harga Rp510.800 untuk pembelian emas batangan ukuran 250 gram, sedangkan Rp550.000 untuk ukuran  gram.
Adapun buyback (harga beli kembali) dipatok Rp490.000 per gram untuk setiap emas bersertifikat resmi PT Aneka Tambang.
Jika dibandingkan dengan traksaksi hari Kamis pekan lalu (16/8/2012), harga jual emas Antam hari ini naik Rp12.000/gram, sedangkan buyback-nya naik Rp7.000/gram.
Kenaikan harga emas Antam tersebut sejalan dengan kenaikan harga emas global dan harga emas di Bursa Logam Hong Kong Metal Exchange.
Di bursa global, indeks Gold 100 Bloomberg menunjukkan harga emas naik 54,33 sen dolar ke level US$53,29/gram pada pukul 7:57 WIB.
Sementara itu, indeks HKMEx Gold Bloomberg menunjukkan harga emas naik 49,94 sen dolar ke level US$53,34/gram pada pukul 7:54 WIB. (sut)

Harga emas  Antam Kamis, 23 Agustus 2012

Gram Harga (Rp)

Gram

Harga (Rp)

1

550.000

10

5.160.000

2

1.060.000

25

12.825.000

2,5

1.315.000

50

25.585.000

3

1.570.000

100

51.120.000

4

2.080.000

250

127.700.000

5

2.600.500

Sumber:  PT Aneka Tambang Tbk

INVESTASI HOTEL: New Armada Dirikan Grand Artos Aerowisata Hotel

Compact_grand_artos

JAKARTA: PT Mekar Armada Jaya, perusahaan otomotif dan karoseri kendaraan New Armada melanjutkan ekspansi di bisnis properti dan perhotelan dengan membuka Grand Artos Aerowisata Hotel & Convention di pusat kota Magelang, Jawa Tengah.

 

Winda Asih Astari, Public Relation Officer Grand Artos Aerowisata Hotel & Convention mengatakan Grand Artos mengusung layanan hotel bintang empat dengan jumlah kamar sebanyak 191 dan dilengkapi ballroom untuk pertemuan yang dapat menampung 2.000 pengunjung.

 

“Ini merupakan hotel bintang empat yang terletak di di segitiga emas Kota Magelang. Pertemuan arah dari Yogyakarta, Magelang, dan Semarang. Kami menawarkan fasilitas dengan standar internasional bagi pengunjung yang akan menikmati liburan dan mudik di Magelang,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diperoleh Bisnis, Kamis (16/08/2012).

 

Salah satu perusahaan otomotif terbesar di Jateng yang memiliki basis di Magelang tersebut sebelumnya telah mengembangkan kawasan pusat perbelanjaan Armada Town Square Shopping (Artos) Mall.

 

“Ini juga salah satu keuntungan bagi tamu kami, karena hotel langsung terhubung dengan Artos Mall,” tambahnya.

 

Menurut Winda hotel ini memiliki desain minimalis dengan teknologi pengembangan bangunan yang ramah lingkungan. Salah satu daya tarik hotel ini, pengunjung dapat menikmati pemandangan Gunung Tidar dan Gunung Merapi dari sekitar kolam renang.

 

Dia menyatakan kehadiran hotel di pusat kota Magelang ini kian mengangkat citra wisata dan tingkat kunjungan ke Kota Sejuta Bunga tersebut. Megelang selama ini terkenal dengan pusat wisata Candi Borobudur dan berbagai lokasi wisata alam menantang lainnya. (spr)

ASOSIASI TOL INDONESIA Desak Percepatan Pembangunan 24 Rua

Compact_jalantol

JAKARTA: Asosiasi Tol Indonesia mendesak pemerintah memenuhi tiga usulan percepatan pembangunan 24 ruas tol, menyusul tidak diberlakukannya Perpres No.71/2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum di ruas tol tersebut.

Tiga usulan itu yakni memastikan ketersediaan anggaran pembebasan tanah dari dana Badan Layanan Umum (BLU), memastikan proses pembebasan tanah sesuai dengan target perencanaan, dan pemerintah diminta meningkatkan porsi dana land capping untuk biaya tanah yang mengalami kenaikan karena keterlambatan proses pembebasannya.

Ketua Kompartemen Tol dalam Pelaksanaan ATI Tri Agus mengatakan dengan adanya kepastian pendanaan tanah, maka proses penyediaan tanah bisa disegerakan. Selama ini, katanya, salah satu kesulitan proses pembebasan tanah juga disebabkan keterbatasan dana BLU, sehingga pada saat pembayaran terganggu.

“Seharusnya, dana BLU ini stand by setiap saat. Jadi ketika harus ada pembayaran sudah siap dikucurkan. Ini untuk menjamin tanah yang siap bayar kembali gagal dan berpotensi naik lagi harganya,” ujarnya di Jakarta Rabu (22/8/2012).

Menurut Tri Agus, tiga usulan itu juga ditujukan untuk mengantisipasi kegagalan pencapaian target pembangunan 24 ruas tol tersebut. Pasalnya, berdasarkan Perpres No.71/2012 menyebutkan proyek yang sudah berjalan, hingga 2014, tetap menggunakan aturan lama UU No.38/2004 tentang jalan dan Perpres No.65/2006 tentang pengadaan tanah Bagi Pelaksanaan Pembangunan untuk Kepentingan Umum.

Sementara, dalam aturan lama itu, tidak ada batasan waktu  dalam proses pengadaan tanah. Artinya, perlu ada jaminan dari pemerintah untuk memastikan proses pembebasan tanah tetap berjalan sesuai target. Jika tidak, menurutnya proyek kembali terancam mangkrak.

Direktur Marga Lingkar Jakarta (MLJ) pemegang konsesi tol JORR W2 Utara Ngurah Wirawan menyatakan pesimis proyek tolnya bisa diselesaikan tepat waktu, dan menilai seharusnya 24 ruas tol juga dapat menggunakan Perpres yang baru sejak diberlakukan per 8 Agustus 2012 kemarin.   Menurutnya, pemberlakuan bisa dikhususkan yakni hanya untuk tanah tersisa yang belum dibebaskan. Sehingga proses tidak perlu dimulai dari perencanaan seperti proyek tol lainnya.

“Toh awal tujuan UU ini untuk mempercepat pembangunan proyek yang mangkrak, tetapi justru sekarang tidak berlaku untuk proyek 24 ruas tol ini,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk Adityawarman menyayangkan UU Tanah tidak bisa diterapkan di proyek tol yang sudah mangkrak beberapa tahun itu.

Menurutnya, bila proyek tol yang ada saat ini menunggu sampai akhir 2014, tentu akan berdampak kepada nilai investasi jalan tol akan membengkak dan investor akan mengalalami kesulitan pendanaan.

“Meski demikian, kami akan tetap akan maksimalkan aturan yang ada untuk melakukan pembebasan tanah mengerjakan 11 proyek tol yang kami pegang konsesinya,” katanya.

Senada dengan Adityawarman, Direktur Utama PT Marga Mandala Sakti (MMS) operator tol Tangerang Merak  Wiwiek D Santoso menilai, dampak dari tidak diberlakukannya proyek tol 24 ruas tol tersebut, maka investor semakin lama terus merugi, karena banyak dana investasi yang hilang karena tidak tuntasnya pembebasan tanah.

Apalagi,  sudah tandatangan perjanjian pengusahaan jalan Tol (PPJT), karena argo sudah berjalan, tetapi tanah belum beres beres, tentu itu akan merugikan pengusaha.

Tol Trans Jawa rencananya akan dibangun sepanjang 615 kilometer, secara keseluruhan membutuhkan investasi Rp51,4 triliun dan untuk biaya pembebasan tanah mencapai Rp5,09 triliun. Untuk ruas tol Jabodetabek dengan panjang 171 kilometer membutuhkan investasi Rp33,19 triliun dan biaya tanah diperkirakan menghabiskan dana Rp7,35 triliun. (bas)

Harga Rumah Kelas Menengah Melonjak, Tapi Penjualan Anjlok

Browser anda tidak mendukung iFrame

Jakarta – Kenaikan harga rumah (q to q) untuk kelas (tipe) menengah tercatat paling tinggi selama triwulan II-2012 dibandingkan 3 bulan sebelumnya. Selain itu tipe rumah ini juga mengalami penurunan penjualan paling tajam.

Demikian hasil survei Bank Indonesia (BI) mengenai survei harga properti residensial seperti dikutip, Kamis (23/8/2012)

“Peningkatan tertinggi terjadi pada rumah tipe menengah sebesar 1,38%. Sementara berdasarkan wilayah, Palembang mengalami kenaikan harga paling tinggi 1,90%, terutama pada tipe rumah menengah 2,78%. Peningkatan harga yang cukup tinggi juga terjadi di wilayah Manado,dengan kenaikan harga tertinggi terjadi pada rumah tipe kecil,” jelas survei tersebut.

BI juga mencatat dari sisi harga, properti residensial rata-rata mengalami kenaikan (year on year/YoY) sebesar 3,68% atau lebih tinggi dibandingkan kenaikan harga periode yang sama tahun lalu 3,59%.

Secara YoY kenaikan harga rumah terjadi untuk semua tipe, kenaikan tertinggi justru terjadi pada rumah tipe kecil sebesar 4,16%. Berdasarkan wilayah kenaikan harga paling tinggi masih terjadi di Medan sebesar 7,61%. Kenaikan harga jual juga terjadi di wilayah Manado sebesar 4,68%, peningkatan tertinggi terjadi pada rumah tipe kecil 8,29%.

“Secara YoY kenaikan harga properti residensial pada triwulan III-2012 diperkirakan mengalami kenaikan dibanding triwulan yang sama tahun sebelumnya yaitu sebesar 3,73%,” katanya.

Hasil survei BI itu juga menunjukkan volume penjualan rumah mengalami penurunan pada triwulan II-2012, terutama terjadi tipe rumah menengah . Terjadi penurunan penjualan sebesar 4,55% (q to q). Penurunan penjualan rumah tipe menengah sebesar 18,25%. Wilayah Palembang dan Bandar Lampung mengalami penjualan rumah tipe menengah terendah.

“Kebutuhan tahun ajaran baru dan persiapan menjelang puasa dan lebaran mempengaruhi mempengaruhi konsumen dalam pembelian properti di samping naiknya harga jual rumah,” jelas survei itu.

Selain itu juga ketentuan DP minimal atau loan to value sebesar 30% untuk rumah tipe minimal 70 meter persegi dirasakan memberatkan konsumen untuk membeli rumah.

Survei harga properti residensial merupakan survei tiga bulanan yang dilaksanakan sejak triwulan I-1999 oleh BI. Dilakukan terhadap sampel kalangan pengembang properti di 12 kota yaitu Medan, Palembang, Bandar Lampung, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Banjarmasin, Manado, dan Makassar.

Wilayah Jabodetabek mulai disurvei pada triwulan I-2002, dan pada triwulan I-2004 ditambah kota Pontianak sehingga menjadi 14 kota. Total responden yang disurvei mencakup 45 pengembang utama di Jabodetabek dan Banten dan sekitar 215 pengembang di 13 kantor Bank Indonesia.

Istilah rumah kecil dalam survei ini merujuk pada rumah dengan tipe di bawah 36 m2, sedangkan rumah tipe menengah dalam rentang 36-70 m2 dan rumah tipe besar , dengan ukuran di atas 70 m2.