Monthly Archives: September 2012

Instagram Hilangkan Filter di Iphone 5 I

Penulis : Budi Ernanto
Instagram Hilangkan Filter di Iphone 5 Imashable.com

INSTAGRAM sudah memberikan pembaruan bagi pengguna Ios 6 dan juga khususnya untuk Iphone 5.
Tapi ternyata ada yang hilang di aplikasi berbagi foto tersebut ketika digunakan di Iphone 5, yaitu filter.

Dengan filter, pengguna Instagram bisa menambahkan efek-efek gambar sehingga foto tidak terkesan biasa.

Dilansir dari The Next Web dalam situsnya, Instagram berkata bahwa memang tidak mendukung filter di Iphone 5.

Anehnya, pernyataan tersebut tidak disertakan penjelasan mengapa fitur penting tersebut tidak muncul.

”Segera, fitur filter akan segera kami munculkan. Saat ini kami sedang bekerja untuk meningkatkan kenyamanan bagi pengguna Instagram,” ujar tim pengembang Instagram dalam laman bantu di situs resminya. (TheNextWeb/*/OL-13)

Advertisements

Bos Google Ikut Joget “Gangnam Style”

Penulis: Aditya Panji | Jumat, 28 September 2012 | 07:49 WIB

Psy dan Chairman Google, Eric Schmidt, berjoget khas Gangnam Style

KOMPAS.com — Chairman Google Eric Schmidt selama sepekan ini berkeliling Asia untuk meluncurkan tablet Google Nexus 7 di Jepang dan Korea Selatan. Saat berada di Korea Selatan, Schmidt menyempatkan diri berjoget khas Gangnam Style.

Penyanyi rap Psy, yang memopulerkan lagu “Gangnam Style”, mendatangi kantor Google di Korea Selatan untuk bertemu dengan Schmidt, Kamis (27/9/2012). Di sela pertemuan, Schmidt meminta Psy untuk mengajari tari Gangnam Sytle.

Dengan posisi kedua tangan bertumpuk sejajar dada, bos Google ini lompat-lompat seperti sedang menunggang kuda.

Psy dan Eric Schmidt berjoget Gangnam Style

Aksi Schmidt ini disambut sorakan dan tepuk tangan dari orang-orang yang berada di ruang pertemuan.

Lagu “Gangnam Style” menjadi salah satu video terpopuler di YouTube saat ini. Jumlah “like” yang diterima Gangnam Style mencapai lebih dari 2,6 juta. Angka tersebut jauh lebih besar dibandingkan pemegang rekor sebelumnya, “Party Rock Anthem” dari LMFAO, yang berhasil mengumpulkan sekitar 1,5 juta “like”.

Di balik irama catchy dan gaya kocak Gangnam Style, Psy menyampaikan kritik sosial atas gaya hidup penduduk di distrik Gangnam, sebagai daerah paling mentereng di ibu kota Korea Selatan, Seoul.

Psy mempunyai nama asli Park Jae-sang. Pria berusia 34 tahun ini sempat menempuh pendidikan di Boston University dan Berklee College of Music, Amerika Serikat.

Psy dan Eric Schmidt berbincang di kantor Google di Korea Selatan

Psy dan Eric Schmidt bertemu di kantor Google di Korea Selatan

Foto-foto: Dokumentasi Google Korea Selatan

Royal Kuningan Hotel Bidik Segmen Pebisnis

Penulis : M Latief | Jumat, 28 September 2012 | 12:20 WIB

Royal Hotel Kuningan merancang target kunjungan dari tamu domestik sebanyak 60 dan luar negeri 40.

JAKARTA, KOMPAS.com — Kawasan-kawasan strategis Jakarta masih terus dibidik pengusaha hotel berbintang. Salah satu yang ikut mencicipi potensi lokasi strategis dan terintegrasi dengan pusat perbelanjaan dan perkantoran di Kuningan ini, misalnya, Royal Kuningan Hotel.

“Berbagai akses dan kemudahan harus kami sediakan karena kami membidik tamu dari kalangan pebisnis domestik maupun internasional di kawasan ini,” kata General Manager Royal Kuningan Hotel, Toto CI Murtiono, kepada Kompas.com di Jakarta, Kamis (27/9/2012).

Dengan 369 kamar berdesain modern minimalis, Royal Kuningan menyajikan tipe kamar Deluxe, Grand Deluxe, Premier, Executive, Heritage, dan Royal Heritage. Sajian tersebut, lanjut dia, diharapkan bisa memenuhi kebutuhan para pebisnis atau tamu pemerintahan yang ingin mengadakan pertemuan dan menggelar rapat bersama koleganya di Jakarta.

Toto mengatakan, pihaknya merancang target kunjungan dari tamu domestik sebanyak 60 persen dan luar negeri 40 persen.

“Target tersebut jelas didukung oleh kemudahan akses, yaitu hanya berjarak lebih kurang 45 menit dari Bandara Soekarno-Hatta,” katanya.

Sesuai target pasarnya, hotel ini juga menyediakan berbagai tipe ruang serbaguna yang dapat dipakai untuk rapat, seminar, pameran, atau pernikahan. Pada ballroom misalnya, Royal Kuningan memiliki luas 1.254 meter persegi untuk yang berkapasitas sampai 1.800 orang dengan akses parkir khusus menuju ballroom.

“Sebagai hotel bintang empat, kami tidak semata ingin menawarkan kemewahan desain interior. Keunikan hotel, kenyamanan, dan kelezatan hidangan juga kami jadikan satu paket yang bisa dinikmati tamu yang berkunjung,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya menyajikan kebutuhan para pencinta kuliner dengan berbagai hidangan west dan east di Restoran The Galley. Mulai dari sajian tradisional sampai internasional seperti aneka pasta bisa dinikmati secara prasmanan atau ala carte di sini. Sementara untuk suasana rileks, Royal Kuningan menghadirkan Libery Cafe and Lounge sebagai pilihan tepat.

“Berbagai canape bisa dinikmati, terutama untuk aneka minuman signature cocktail kami,” terang Toto.

Tahun ini, sebagai bagian dari promosi pembukaannya, Royal Kuningan menawarkan diskon 50 persen untuk semua tarif selama periode soft-opening. Sementara setelah grand opening tarif akan ditetapkan normal, berkisar Rp 1,2 juta.

Harga Ritel Sewa dan Perkantoran Naik

Jumat, 28 September 2012 | 15:30 WIB

Ilustrasi: pembangunan gedung perkantoran, apartemen, dan pertokoan yang dianggap salah satu indikator kemajuan perekonomian Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com – CLSA Asia Pacific Markets mengatakan, tarif ritel sewa di Indonesia menanjak setelah beberapa tahun akibat ekspansi bisnis ritel. Di saat yang sama, pasokan ruang kantor masih ketat karena tingginya permintaan.

“Kami melihat pergeseran kekuasaan di pasar ritel, dari penyewa ke operator mal. Setelah beberapa tahun, sewa akhirnya naik, dengan peritel utama Mitra Adiperkasa (MAPI) yang menyerah pada lonjakan harga sewa. Situasi kemungkinan tidak akan berbalik karena permintaan kuat, pasokan berkurang, dan terangkat oleh demografi yang mendukung,” kata analis CLSA Sarina Lesmina dalam laporan risetnya, Jumat (28/9/2012).

Mitra Adiperkasa melaporkan kenaikan melebihi perkiraan dalam pembaharuan harga sewanya untuk lima tahun ke depan. Kenaikan itu mencapai 20%-30%, dibandingkan dengan 15%-20% sebelumnya.

CLSA melihat hal ini mengejutkan, karena MAPI menempati 30% mal-mal utama di Indonesia. Menurut CLSA, kekurangan pasokan kantor juga akut, dengan investasi langsung (FDI) dan ekspansi bisnis yang jadi penggerak permintaannya karena akan menekan pertumbuhan sewa. Walau begitu, di tahun 2014, CLSA memproyeksikan akan tersedia ruangan seluas 447.900 m2.

Dengan demikian, kenaikan harga sewa akan lebih moderat, kecuali kalau penyerapan ruangan masih tinggi karena aliran FDI masuk yang deras. CLSA mengatakan, PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) dan PT Agung Podomoro Tbk (APLN) akan memperoleh porsi tertinggi recurring income dari operasional mal sebesar 95%. Sementara PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) dan PT Alam Sutera Tbk (ASRI) juga akan menambah ruang ritel di kawasan pinggiran. (Rika Theo)

Australia Bangun Hotel Bintang 5 di Mandalika Resort Lombok

Kusmayadi – detikfinance
Kamis, 27/09/2012 17:54 WIB

Mataram – Jika tak ada aral melintang, Marina Cove perusahaan properti asal Australia akan mulai membangun hotel bintang lima di kawasan Mandalika Resort, di pantai selatan Lombok, NTB. Hotel itu akan dibangun di area seluas 10 hektar dengan durasi kontrak sewa lahan selama 50 tahun. Adapun pembangunannya direncanakan pada awal Oktober 2012.

“Minggu pertama Oktober ini, kami sudah akan melakukan penandatanganan kontrak sewa dengan dua investor. Kalau sudah kontrak, maka dua investor itu resmi membayar sewa lahan pada kami,” kata Edwin Darma Setiawan, Direktur Pengembangan Bali Toruism Development Cooperation (BTDC) pada wartawan di Mataram, Kamis (27/09/2012).

Dua investor itu kata Edwin adalah Marina Cove, perusahaan property dari Autralia, dan Rajawali Group melalui anak usahanya yang berbasis di Malaysia, Canvas Develovment sdn.bhd.

BTDC adalah BUMN yang ditunjuk pemerintah pusat mengelola Mandalika Resort, kawasan wisata eksklusif seluas 1.175 hektar di pantai selatan Lombok. Kawasan wisata ini dalam proses penetapan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus.

Tadinya kawasan wisata ini akan dikelola Emaar Properties, BUMN milik Uni Emirat Arab, namun batal akibat BUMN itu terkena krisis keuangan, yang berujung langkah mereka meminta penjadwalan hutang pada kreditornya.

Menurut Edwin, seiring dengan penetapan Mandalika Resort sebagai Kawasan Ekonomi Khusus, Marina Cove dan Canvas Development akan mendapatkan durasi kontrak sewa lahan selama 50 tahun, dan mendapat opsi perpanjangan selama 2 x 20 tahun.

“Dua investor ini akan membangun hotel bintang lima di areal masing-masing seluas 10 hektar,” kata Edwin, yang menolak merinci nilai kontrak sewa lahan dua investor ini.

Menurut rencana, hotel bintang lima itu akan dibangun dalam waktu paling cepat 18 bulan. BTDC kata Edwin dalam posisi menyiapkan lahan, dan infrastruktur dasar dan utama penopang investasi. Sementara operator hotel akan disiapkan Marina Cove dan Rajawali.

“Marina Cove memiliki opsi operator dengan Hyaat atau Westin,” kata Edwin. Hyaat dan Westin adalah jaringan hotel berbintang kelas dunia, yang kini ada di kawasan Nusa Dua, kawasan wisata serupa Mandalika Resort yang dikelola BTDC di Bali.

Pembangunan hotel bintang lima ini akan menjadi investasi pertama Marina Cove di Lombok. Sementara Rajawali Group, telah memiliki hotel bintang lima yang kini masuk area Mandalika Resort. Hotel milik Rajawali itu dikelola Novotel.

Pengembangan kawasan Mandalika dibagi menjadi tiga zona. Masing-masing untuk residensial mewah di sisi barat, lalu untuk hotel, vila, dan fasilitas umum di tengah. Sementara untuk vila dan hotel eksklusif di sisi timur.

Mandalika memiliki lima pantai memikat yaitu Pantai Kuta, Pantai Serenting, Tanjung Aan, Pantai Keliuw, dan Pantai Gerupuk. Setelah dua investor ini membangun hotel bintang lima, akan disusul dengan pembangunan lapangan golf seluas 80 hektare oleh investor lain yang membentang dari Pantai Serenting hingga Tanjung Aan.

Sebelumnya di area ini, PT Gobel Internasional milik pengusaha Rachmat Gobel telah mendapatkan konsesi lahan seluas 350 hektar untuk membangun fasilitas ramah lingkungan untuk pengelolahan air minum dan limbah. Gobel Internasional juga akan membangun resor dan hotel berbintang.

Selain itu, MNC Group milik pengusaha Hary Tanoesoedibjo melalui anak usahanya PT Global Land Develompment juga memperoleh konsesi mengelola 400 hektar lahan.

MNC akan membangun theme park atau taman hiburan terintegrasi seperti disneyland, underwater park dan techno park. MNC Group juga akan membangun sirkuit balap Formula Satu (F1), plenary hall untuk penyelenggaraan konser dan pelabuhan laut untuk kapal pesiar dan kapal laut.

Total kawasan Mandalika Resort membutuhkan investasi tak kurang Rp 27 triliun. Sebanyak Rp 2,2 triliun akan berasal dari BUMN, dan sisanya dari investasi swasta. Kawasan ini akan dikembangkan dalam jangka waktu 20 tahun.

Siap Kerjasama, Bos Besar AirAsia Ajak Ketemuan Bos Lion Air

Herdaru Purnomo – detikfinance
Kamis, 27/09/2012 12:41 WIB

Jakarta – Bos maskapai low-cost carier AirAsia Tony Fernandes berencana bertemu bos Lion Air Rusdi Kirana. Pertemuan tersebut dilakukan untuk membahas kerjasama rute penerbangan baru yang potensial antara AirAsia dengan maksapai baru Malindo Airways milik Lion Air.

“Kita bisa bekerjasama dengan Malindo Airways. Saya di sini bukan untuk mencari musuh. Saya akan bertemu dengan Rusdi (bos Lion Air) setelah makan malam,” jelas Fernandes seperti diberitakan The Star yang mengutip dari Bernama, Kamis (27/9/2012).

“Banyak kerjasama yang bisa dilakukan. Secara personal saya menghargai Rusdi yang mampu melakukan perkejaan fantastis di Indonesia,” tambah Fernandes yang ketika itu ditemui wartawan saat peresmian Akademi Badminton AirAsia.

Namun, Fernandes menegaskan persaingan antara kedua maskapai tersebut tetap berlangsung.

“AirAsia memiliki kekuatan maskapai penerbangan di tingkat regional untuk menghadapi kompetisi. Tanpa keraguan, kita akan mampu mengalahkan pesaing lain,” jelas Fernandes.

Seperti diketahui, Malindo Airways merupakan perusahaan patungan antara National Aerospace & Defence Industries (NADI) Malaysia bersama Lion Air.

NADI Group asal Malaysia telah memiliki perusahaan antara lain Airod, Airod Techno Power, Aerospace Technology System Corp dan SME Aerospace yang merupakan perusahaan jasa pemeliharaan pesawat, perbaikan dan produksi mesin, dan spare part pesawat.

Delay 1 jam, AirAsia Berikan Ganti Rugi Rp 600.000

Herdaru Purnomo – detikfinance
Kamis, 27/09/2012 11:58 WIB

Jakarta – AirAsia Indonesia berupaya memberikan layanan penerbangan tepat waktu bagi para penumpangnya. Maskapai penerbangan yang dimiliki Malaysia ini siap memberikan ganti rugi Rp 600.000 jika ada keterlambatan penerbangan hingga 1 jam.

“Lindungi juga liburan Anda dari rasa khawatir dengan AirAsia Insure karena On Time Guarantee maksimalnya akan memberikan ganti rugi Rp 600.000 untuk setiap keterlambatan penerbangan lebih dari 1 jam dari jadwal yang semata-mata diakibatkan oleh maskapai,” ungkap Presiden Direktur AirAsia Indonesia Dharmadi dalam siaran persnya, Kamis (27/9/2012).

Menurut Dharmadi, program tersebut berlaku untuk pembelian layanan asuransi perjalanan AirAsia Insure mulai hari ini sampai dengan 28 September 2012 untuk terbang dari Indonesia.

Selain itu Dharmadi mengatakan, para penumpang AirAsia bisa mengumpulkan BIG Points dari setiap penerbangan menggunakan AirAsia dan pembelian salah satu add ons (bagasi, makanan atau minuman, kursi, dan AirAsia Insure).

“BIG Points Anda akan dapat ditukarkan dengan tiket penerbangan, akomodasi, dan merchandise menarik lainnya dari AirAsia. Jika Anda belum menjadi anggota AirAsia BIG Loyalty Program, kunjungi http://www.airasia.com untuk mendaftar secara gratis,” tutup Dharmadi.

Wow! Harga Emas Antam Dekati Rp 600 Ribu/Gram

Wahyu Daniel – detikfinance
Jumat, 28/09/2012 11:06 WIB

Jakarta – Setelah 4 hari berturut-turut stagnan, hari ini harga emas batangan di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik tinggi. Hari ini, harga emas batangan Antam naik Rp 6.000/gram.

Dikutip dari situs Logam Mulia, Jumat (28/9/2012), harga emas batangan pecahan 1 gram naik dari Rp 584.200 per gram selama 4 hari ini, menjadi Rp 590.200 per gram.

Harga emas batangan Logam Mulia memang sangat tergantung pada pergerakan emas internasional dan juga nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Sementara harga buyback atau pembelian emas jika konsumen menjual kembali ke Antam naik dari Rp 515 ribu per gram menjadi Rp 521 ribu per gram.
Berikut harga emas batangan yang dijual oleh Logam Mulia Antam hari ini:

  • Pecahan 1 gram Rp 590.200
  • Pecahan 5 gram Rp 2.801.500
  • Pecahan 10 gram Rp 5.562.000
  • Pecahan 25 gram Rp 13.830.000

Rothschild Sedang ‘Main-Main’ Dengan Tambang Grup Bakrie?

Whery Enggo Prayogi – detikfinance
Jumat, 28/09/2012 08:47 WIB

Jakarta – PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mendapat hantaman serius dari bapaknya sendiri, Bumi Plc. Perusahaan investasi asal London ini berniat mengaudit kinerja operasi dan keuangan BUMI karena menemukan keganjalan.

Banyak konspirasi yang melatarbelakangi aksi Bumi Plc. Salah satu yang paling santer terdengar, Rothschild sedang ‘bermain-main’ dengan anak usahanya di Indonesia ini untuk tujuan tertentu.

Langkah Bumi Plc, yang didalangi Rothschild, kabarnya dimulai dari surat kaleng yang berasal dari Jakarta. Surat tersebut menyebut adanya kejanggalan atas kinerja perusahaan batubaranya di Indonesia.

Bumi Plc langsung memberi pernyataan kepada publik untuk melangsungkan audit investigasi. Sontak saja, saham Bumi Plc dan BUMI langsung melorot pada awal pekan.

Analis PT Lautandhana Securindo, Willy Sanjaya mengaku, sebagai perusahaan global dan tercatat di Bursa London Bumi Plc seharusnya tidak mengambil langkah terburu-buru. Apalagi sumbernya tidak relevan.

“Ini dari surat kaleng yang dikirim Jakarta. Ini ada apa? Menurunkan harga BUMI dengan maksud apa?” kata Willy di Jakarta, Jumat (28/9/2012).

Pengumuman audit BUMI oleh Bumi Plc ini, lanjut Wily, menjadi sulit ‘dicerna’ mengingat awalnya Rothschild melalui Vallar Plc yang ngebet masuk sebagai pemegang saham.

“Rothschild pasti telah melalui proses uji tuntas (due dilligence), dan jika menemukan kejanggalan tidak mungkin perusahaan tetap nafsu membeli saham BUMI di 2010. Waktu ambil alih BUMI tentu sudah melewati due dilligence. Masak nggak ketahuan, ada aspek penyimpangan,” tambahnya.

Wily meminta investor tidak terpancing dan ikut menurunkan harga saham BUMI. Tentu ada skenario besar dalam aksi Bumi Plc kali ini. “Selama BUMI masih beroperasi, KPC tetap berproduksi tentu tidak masalah. Investor harus jeli,” tegasnya.

Sementara Pengamat Ekonomi Universitas Pancasila Agus S Irfani mengatakan hal senada. Agus menduga ada permainan dari Bumi Plc sendiri untuk mendapatkan saham BUMI di harga rendah.

“Logikanya begini, kalau pemilik perusahaan melihat adanya penyelewengan, umumnya dilakukan peneguran secara tertutup, karena memang selayaknya pemilik menjaga citra perusahaannya. Dalam kasus ini, kenapa malah di-blow up ke publik melalui media massa? Saya mencurigai ada permainan Bumi Plc sendiri disini, untuk menurunkan harga saham BUMI lalu membelinya dari bawah,” jelas Agus saat dihubungi.

Menurut Agus, kemunduran CEO Bumi Plc Ari Saptari Hudaya menunjukkan bahwa benar sedang terjadi perselisihan kembali antara kelompok usaha Bakrie dengan Rothschild di Bumi Plc. “Ini mengingatkan kita Nathaniel Rothschild, pendiri Bumi Plc, sempat berupaya take over posisi CEO beberapa waktu lalu. Rothschild ingin mendepak orang-orang Bakrie dari Bumi Plc,” papar Agus.

Sayangnya, mantan Presiden Direktur Bumi Plc Ari Saptari Hudaya menolak berkomentar ketika dikonfirmasi. “Saya sudah bukan direksi Bumi Plc, bukan wewenang saya menjawab pertanyaan itu,” ujar Ari.

Selama periode 19 – 24 September 2012, harga saham Bumi Plc anjlok tajam 30,53% dari 282 pence menjadi 195,9 pence. Penurunan tajam ini jauh lebih besar dari penurunan harga-harga saham serupa di bursa London. Saham Xstrata, Rio Tinto, Anglo American dan Glencore, masing-masing hanya turun 5,37%, 3,82%, 4,72% dan 3,02% pada periode yang sama.

“Kelihatannya isu ini dihembuskan untuk mendapatkan harga murah. Itu terlihat dari pemberitaan terkini dari Bumi Plc yang berencana menjual kepemilikannya di BUMI,” jelas Agus.

Pada penutupan perdagangan Kamis (27/9/2012) kemarin, saham BUMI sudah menghijau dan ditutup pada level Rp 730, naik 60 poin (8,96%) dari periode sebelumnya. Saham perseroan sempat berada pada level tertinggi Rp 770 dan terendah Rp 660

Pemakaman Mewah Al Azhar Karawang Dibanderol Hingga Rp 199 Juta

Zulfi Suhendra – detikfinance
Jumat, 28/09/2012 09:54 WIB

Jakarta – Yayasan Al Azhar meluncurkan pemakaman mewah khusus muslim di Kawasan Karawang Timur yang bernama Al Azhar memorial Garden. Harga yang ditawarkan untuk pemakaman ini berkisar dari Rp 21 juta hingga Rp 199 juta.

Marketing Promotion Al Azhar Memorial Garden, Rina mengungkapkan pemakaman ini dikhususkan untuk umat muslim saja.

“Kita nggak bidik target khusus, selama orang itu muslim boleh, tapi kalau ada suami istri dan salah satunya non muslim itu nggak boleh di sini,” ungkap Rina kepada detikFinance di Jakarta Convention Centre, Kamis (27/9/12).

Harga yang ditawarkan Al Azhar bervariasai, tergantung tipe dari pemakamannya. Kompleks pemakaman ini memiliki 3 kelas kavling yakni tipe single untuk 1 orang dengan luas tanah 4,5 meter persegi, double untuk 2 orang dengan luas tanah 13,65 meter persegi, dan family untuk 4 orang dengan luas tanah 26,52 meter persegi.

“Single Rp 21,9 juta, double Rp 72 juta, family Rp 199 juta. Yang family lebih mahal karena luas tanah dan dia lebih dekat ke pintu gerbang. Semua sudah termasuk maintenance, PPN. Dan sekali bayar itu berlaku untuk selama-lamanya. Nggak ada biaya perpanjangan, biaya perawatan, semua Al Azhar sudah menanggung dan mendapatkan sertifikat hak guna pakai lahan,”tambahnya.