Monthly Archives: January 2013

Fujifilm Luncurkan Jajaran Kamera Baru Finepix

detail berita

(Foto: Softpedia)

TOKYO – Perusahaan teknologi asal Jepang, Fujifilm, resmi meluncurkan jajaran seri kamera terbaru dari Finepix. Direncanakan rilis pada Januari, perusahaan ingin menghindari penundaan barang yang terlalu lama.

Dilansir Softpedia, Kamis (31/1/2013), terdapat beberapa jenis kamera di enam seri FinePix, seperti S6800 dan S4800, kemudian ada F900EXR dan F850EXR yang merupakan kamera kompak, dan JX680 kamera berjenis point-and-shoot.

JX680 merupakan kamera terkecil, dengan ukuran LCD mencapai 3 inci, maksimum ISO mencapai 3.200, perekaman video 720p dan editing. Perangkat ini dibanderol pada harga USD100/100 Euro.

Sedangkan pada jenis S6800, S6700 dan S6600, ketiga kamera ini memiliki sensor gambar sebesar 16 MP. Akan tetapi, fungsi pada zoom yang membedakan, S6800 memiliki 30x tingkat zoom, S6700 sebanyak 28x, dan S6600 26x.

Fujifilm juga menawarkan fitur OIS stabilisasi sensor, ditambah 12.800 max ISO, autofocus 0,3 detik, 1 detik startup serta Full video HD (1080i 60fps). Selain itu, kamera mampu mengambil gambar dalam modus burst pada 10 fps (max 10 frame). Untuk mendaptkan fitur-fitur tersebut, Fujifilm menawarkan harga pada perangkat kamera ini sebesar USD250/250 Euro.

FinePix S4800, S4700 dan S4600 memiliki spesifikasi yang sama seperti di atas. Perbedaan hanya terletak dari waktu startup, 1,3 detik. Selain itu, dukungan video 720p pada 30fps dan mini-HDMI.

Seri F850EXR, merupakan kamera kompak dengan 20x optikal zoom, 16MP EXR-CMOS sensor, pengambilan gambar terus menerus hingga 9 fps (5 frame max), Eye-Fi kompatibilitas kartu dan Full HD recording, ditambah CMOS shift image stabilization dengan harga USD300/300.

Terakhir, FinePix F900EXR hadir dengan kemampuan transfer WiFi, kemampuan menambak gambar 11 fps, dan kecepatan autofocus tercepat, yakni 0,05 detik dengan harga Euro USD400. (fmh)

Advertisements

Taman Bermain Terbesar Dunia, Siap Kalahkan Disneyland

Six Flags Great Adventure (Foto: coaster-park)

Six Flags Great Adventure (Foto: coaster-park)

Six Flags Great Adventures, Amerika Serikat

Taman bermain Six Flags Great Adventure yang berada di New Jersey, Amerika Serikat, rencananya akan diperluas. Tak tanggung-tanggung, taman ini akan menjadi yang terbesar di dunia.

Pengelola Six Flags Great Adventure mengatakan akan menambah taman safari di taman bermainnya, menjadikan taman ini terbesar di dunia. Nantinya, diperkirakan luas Six Flags Great Adventure akan lebih besar daripada Disney Animal Kingdom di Orlando, Amerika Serikat, yang saat ini masih tercatat sebagai taman bermain terbesar di dunia.

Rencananya, safari ini akan dibuka pada Maret 2013. Para pengunjung akan dibawa melihat hewan-hewan dengan mobil terbuka, benar-benar seperti di Afrika.

Selain safari, taman bermain ini juga akan menambah wahana baru bernama Big Wave Racer, seluncuran air raksasa yang bakal memacu adrenalin pengunjung. Dengan ini, Six Flags nantinya akan memiliki tiga atraksi utama, yaitu safari, taman bermain, dan taman air.

Kemeriahan Parade Imlek di Ancol

Underwater Show Barongsai dan Lion akan digelar Ocean Dream Samudra (Foto: Fitri/Okezone)

Underwater Show Barongsai dan Lion akan digelar Ocean Dream Samudra (Foto: Fitri/Okezone)

JAKARTA – Sebentar lagi, Tahun Baru China atau Imlek akan dirayakan. Taman Impian Jaya Ancol tak ketinggalan menyuguhkan acara-acara seru untuk menghibur pengunjung saat Imlek.

Dengan tajuk “Seaside Chinese Festival”, Taman Impian Jaya Ancol siap menyelenggarakan serangkaian acara menarik untuk bisa dinikmati pengunjung dalam pekan Imlek. Acaranya akan digelar 9-10 Februari 2013.

Salah satunya adalah pertunjukan Underwater Show Barongsai dan Lion di Ocean Dream Samudra. Pertunjukan ini adalah aksi spektakuler barongsai dan liong yang dilakukan di bawah air.

Semarak perayaan Tahun Baru Imlek 2564 di Ancol juga akan dimeriahkan pesta kembang api dan pelepasan ratusan lampion air di Promenade Danau Monumen pada Sabtu, 9 Februari 2013, malam. Tak ketinggalan, hiburan di unit-unit rekreasi Ancol lainnya, seperti Dufan dan Atlantis Water Adventure.

Akan ada barongsai liong dan pathok di Atlantis Water Adventure serta kolaborasi barongsai plus liong dengan parade Dufan dan barongsai patok di Dufan pada Minggu, 10 Februari 2013. Guna menyemarakkan suasana Imlek, kawasan sekitar Ancol akan dihiasi dekorasi-dekorasi yang menarik dan unik.

“Harapan kami, acara yang disajikan mampu melebihi ekspektasi pengunjung, baik bagi mereka yang merayakan Imlek maupun yang datang untuk menikmati berbagai hiburan menarik di Ancol,” kata Budi Karya Sumadi, Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol, saat jumpa pers di Ancol, Jakarta, Kamis (31/1/2013).

Sampah & Kemacetan, Pil Pahit Pariwisata Bandung

Bonbin Bandung, salah satu atraksi wisata Kota Kembang (Foto: Iman/Okezone)

Bonbin Bandung, salah satu atraksi wisata Kota Kembang (Foto: Iman/Okezone)

JAKARTA – Wisatawan dari luar Bandung mengakui bahwa Kota Kembang memiliki keragaman atraksi wisata. Predikat inipun diakui warga Bandung, sembari menelan pil pahit berupa kemacetan dan sampah sebagai imbasnya.

Dulu, Parijs van Java adalah tempat bagi banyak orang membuat janji dan bertemu, lalu berjalan-jalan dan belanja. Selain sebagai kota fesyen dan gaya hidup, kota ini juga menjadi pusat kegiatan politik, intelektual, kesenian, budaya, dan rekreasi.

Kini, gambarannya masih sama. Kota Bandung terus berkembang senapas dengan identitas yang berhasil dicapainya seabad lalu. Namun, dulu tak ada macet dan tak ada sampah yang menggunung.

Poling independen lewat telepon yang dihelat MNC Media Research pada 10-12 Januari 2013 terhadap 307 responden usia 17-45 tahun ke atas menanyakan “Apakah problem terbesar yang dihadapi Kota Bandung saat ini?” Jawaban responden, yang merupakan warga Bandung, secara berturut-turut, adalah kemacetan (34,5 persen), sampah (31,3 persen), banjir (13,7 persen), infrastruktur jalan (12,1 persen), dan ekonomi (2 persen).

Memang, berdasarkan data Ditlantas Polda Jabar 2012, tingkat kemacetan lalu lintas di Kota Bandung tergolong terparah dan tersulit dikendalikan. Jumlah kendaraan tumbuh tak terkendali, infrastruktur jalan juga tak memadai secara kuantitas maupun kualitas. Belum lagi pertambahan penduduk yang pesat.

Sebenarnya, kota ini sudah terengah-engah hanya demi menampung aktivitas warganya sendiri, jangankan menampung wisatawan di pekan-pekan liburan. Data BPS 2011 menyebutkan, sekira 30.533.812 kendaraan keluar-masuk Kota Bandung melalui gerbang tol yang membawa lebih dari 4 juta wisatawan. Tak heran bila poling MNC Media Research menempatkan kemacetan sebagai problem terbesar yang dihadapi Kota Bandung, seperti keterangannya yang diterima Okezone, Kamis (31/1/2013).

Bukannya tanpa upaya. Dinas perhubungan darat bekerjasama dengan polisi lalu lintas telah memberlakukan ruas jalur satu arah, rencana pembangunan kereta gantung, operasi zebra pakuan, rencana membangun jalan tol dalam kota baru, dan sebagainya. Namun, upaya ini dianggap tidak dapat membuahkan hasil yang cukup signifikan untuk mengurai kemacetan Kota Bandung.

Bahkan, program 4 in 1 yang baru diujicobakan pekan tak luput dari komentar-komentar pesimis dari masyarakat Kota Bandung. Mereka menganggap kebijakan ini bukan untuk menyelesaikan masalah kemacetan, tapi hanya memindahkan dan memperparah titik-titik kemacetan lainnya di sekitar area 4 in 1.

Sampah tak kalah menjadi masalah pelik. Peningkatan jumlah penduduk dan gaya hidup berbanding lurus dengan volume sampah. Pesatnya pertumbuhan penduduk dan wisatawan tentu membawa dampak langsung pada membeludaknya volume sampah Kota Kembang.

Berdasarkan data Bapedalda (Badan Pengendali Dampak Lingkungan Daerah), Kota Bandung setiap harinya menghasilkan sampah sebanyak 8.418 m3 dan hanya bisa terlayani sekira 65 persen sedangkan sisanya tidak dapat diolah. Sampah terbanyak berasal dari pemukiman, daerah komersil, industri, dan perkantoran.

Setahun, Harga Tanah di Solo Naik 60 Persen

SURAKARTA-Harga tanah di Surakarta dan sekitarnya terus naik dalam beberapa tahun terakhir. Ketua Real Estate Indonesia (REI) Solo, Yulianto Wibowo Kusumo mengatakan kenaikan harga tanah pada 2012 mencapai rata-rata 60 persen jika dibandingkan 2011.

“Harga tanah di Solo naik tinggi. Selain Solo, yang naik drastis adalah Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta,” ujarnya, Rabu, 30 Januari 2013.

Menurutnya kenaikan harga tanah di Solo karena banyak investor yang mengincar lahan di Solo. Terutama karena segera akan dibangun jalan tol. “Karena ada proyek tol, harga tanah ikut terangkat,” katanya.

Dia mencontohkan di kawasan bisnis di Solo Baru, harga tanah pada 2011 per meternya Rp 4 juta. “Itu harga maksimal. Sekarang Rp 10 juta per meter tidak boleh,” ujarnya.

Contoh lainnya, harga tanah di perumahan yang dia bangun di Gentan, Sukoharjo, yang awalnya Rp 250-350 ribu per meter naik menjadi Rp 600 ribu per meter. “Malah kenaikannya 100 persen,” katanya.

Karenanya dia menilai investasi di bidang properti sebagai investasi paling menguntungkan dan minim risiko. Sebab harga tanah tidak akan turun dan terus naik. “Keuntungan properti per tahun bisa mencapai 30 persen,” ucapnya.

Yulianto mengatakan awal 2013 menjadi saat paling tepat untuk membeli properti. Sebab harga belum mulai naik dan suku bunga masih rendah.

“Suku bunga masih berkisar di 9 persen per tahun,” katanya. Dia memperkirakan suku bunga kredit akan naik dalam waktu dekat.

Sementara harga properti kemungkinan naik setelah Maret, saat banyak perusahaan pemerintah dan swasta menetapkan rencana kerja tahunan. Dia memprediksi kenaikan harga properti tahun ini sekitar 30 persen.

Dibandingkan investasi lain, dia menilai properti yang paling aman dan menguntungkan. Sebab jika hanya menyimpan uang di tabungan atau deposito akan tergerus inflasi.

“Kalau investasi di saham, keuntungannya sangat tergantung kinerja perusahaan,” ucapnya.

Humas REI Solo, Anthony Hendro mengatakan saat ini hampir semua jenis rumah diminati masyarakat. Mulai rumah subsidi, rumah komersial, dan rumah sekunder.

“Untuk rumah sekunder yang banyak dicari harga Rp 500 juta sampai Rp 1 miliar. Kalau rumah komersial antara Rp 200-400 juta,” katanya.

Dia mengatakan pembeli rumah dengan harga ratusan juta hingga miliaran rupiah kebanyakan warga Solo yang sukses di Jakarta atau kota besar lainnya. Atau ekspatriat yang bekerja di Blok Cepu yang ingin menghabiskan libur akhir pekan di Solo. “Ekspatriat lantas membeli properti di Solo,” ucapnya.

 

Kantor Unik, dari Ruang Kerja sampai Toilet

Pemandangan tersebut kemudian dipadukan dengan apiknya desain serta permainan cahaya. Hasilnya, sebuah kantor yang mampu memberikan inspirasi, ketenangan, dan kedamaian bagi pegawai kantornya.

KOMPAS.com – Nicolas Tye Architects adalah sebuah firma arsitektur yang berbasis di Bedfordshire, Inggris. Sebagai perusahaan dengan berbagai proyek besar, firma tersebut juga mengerahkan upayanya untuk merancang kantor mereka.

Kantor yang berada di Bedfordshire ini memiliki pemandangan indah. Pemandangan tersebut kemudian dipadukan dengan apiknya desain serta permainan cahaya. Hasilnya, sebuah kantor yang mampu memberikan inspirasi, ketenangan, dan kedamaian bagi pegawai kantornya.

Interior keseluruhan kantor ini juga merupakan perpaduan bermacam benda berwarna gelap dan terang, serta pancaran sinar matahari. Bayangkan, betapa banyaknya sinar matahari masuk ke dalam ruangan dengan jendela sebesar 3,2 meter gedung ini!

Selain itu, bukan hanya ruang kerja yang tampak unik, melainkan juga kamar mandinya. Dengan gaya menyerupai kamar spa, karyawan dapat dengan nyaman menuntaskan “kewajibannya”.

Selain menggunakan cahaya matahari sebagai sumber pencahayaan utama, kantor ini juga mengedepankan penggunaan teknologi yang sehat dan berkelanjutan. Hal ini terlihat dari pemakaian generator tenaga angin, genteng penampung air hujan, serta sistem pembuat pupuk kompos. Selain itu, interior kantor ini juga memiliki pencahayaan rendah energi, serta pemanas dan pendingin efisien yang memanfaatkan lantai dan sirkulasi udara.

Menurut situs resminya, Nicholas Tye Architects sudah mendapatkan beberapa penghargaan. Sejauh ini, mereka telah mendapatkan penghargaan RIBA National Award pada tahun 2009, CPRE (Campaign for the Rural protection of England) Regional- Best Commercial Project, serta Design Week Awards- Best Commercial Project di tahun yang sama.

 

Perizinan Masih Jadi “Penyakit” di Sektor Perumahan

Adapun kondisi di lapangan pembangunan perumahan dan permukiman masih menghadapi kendala perizinan mulai lamanya waktu pembuatan, mahalnya biaya, serta proses yang berbelit.

JAKARTA, KOMPAS.com — Pakar perumahan Zulfi Syarif Koto mengatakan, pemerintah daerah perlu membuat terobosan untuk membenahi birokrasi di sektor perumahan. Terobosan tersebut terutama terkait persoalan perizinan.

Kenyataannya, banyak izin di sejumlah daerah yang menjadi target PAD, bahkan ada oknum pemerintah yang menjadikannya sebagai pendapatan bagi dirinya.
— Zulfi Syarif Koto

“Selama ini perizinan masih menjadi kendala bagi pengembang dalam menyediakan perumahan di kota-kota besar,” kata Zulfi yang juga Ketua Lembaga Pengembangan Perumahan Perkotaan (Housing Urban Development) di Jakarta, Rabu (30/1/2013).

Zulfi mengatakan, jika persoalan perizinan tidak segera dibenahi, maka hal itu akan membuat masyarakat berpenghasilan rendah semakin sulit mendapatkan perumahan. Bahkan, kata dia, mereka hanya mampu membeli rumah di lokasi-lokasi jauh dari tempatnya bekerja.

Zulfi berharap, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang saat ini dipimpin Gubernur Joko Widodo dan Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama dapat memelopori persoalan perizinan, mengingat DKI Jakarta masih menjadi kiblat daerah lain untuk membangun daerahnya, termasuk perumahan.

Adapun kondisi di lapangan pembangunan perumahan dan permukiman masih menghadapi kendala perizinan, mulai dari lamanya waktu pembuatan, mahalnya biaya, hingga proses yang berbelit. Dia mengingatkan, tujuan dari pemberian izin adalah agar pembangunan fisik dan non-fisik dapat diarahkan sesuai rencana tata ruang.

“Kenyataannya, banyak izin di sejumlah daerah yang menjadi target PAD, bahkan ada oknum pemerintah yang menjadikannya sebagai pendapatan bagi dirinya,” ungkap Zulfi.

Zulfi menjelaskan, jika mengacu pada peraturan, maka mengurus perizinan yang dibutuhkan di antaranya surat bukti kepemilikan tanah, ketetapan rencana kota dan rencana tata letak bangunan, gambar rancangan dan perencanaan bangunan (arsitektur, struktur, instalasi), serta surat izin penunjukan penggunaan tanah (SIPPT). Pemohon dalam syarat tersebut harus melampirkan peruntukan lokasi, garis sepadan jalan, garis sempadan bangunan, koefisien dasar dan lantai bangunan (KDB/KLB), ketinggian bangunan, fasilitas (parkir), golongan usaha skala kecil, sarana penyandang cacat, sumur resapan, dan sebagainya.

Menurut Ketua Umum Persatuan Perusahaan Real Estat Indonesia Setyo Maharso, di negara lain, sektor properti menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi. Di Indonesia, ungkap Setyo, belum sampai ke sana. Kontribusi sektor ekonomi terhadap PDB masih kurang dari 10 persen. Setyo mengatakan, sektor perumahan memiliki 175 subsektor di bawahnya sehingga menjadikan sektor ini memiliki dampak turunan yang sangat besar, mulai dari toko, pasar, pedagang, industri bangunan, manufaktur, keuangan, transportasi, energi, pariwisata, telekomunikasi, dan pendidikan.

“Pemerintah perlu melibatkan asosiasi dalam proses pembuatan peraturan dan perundangan sehingga tidak menyulitkan di lapangan nantinya,” ujar Setyo.

Android Bakal “Nyemplung” ke Urusan Dapur

http://www.dvice.comIngin menghangatkan makanan, misalnya. Anda cukup hanya mengatur waktu via ponsel. Jika makanan sudah hangat, keterangan khusus akan muncul yang disampaikan microwave berbasis Android tersebut ke ponsel Anda.

 

KOMPAS.com — Penetrasi Android tampaknya semakin luar biasa. Sejak ponsel berbasis Android diluncurkan untuk kali pertama pada 2008, sistem operasi ini mengalami lonjakan signifikan.

Teknologi Android memang semakin menggila, merajalela ke banyak sisi. Pasalnya, tak lama lagi kita bahkan bisa menjumpai sistem operasi Android dalam perlengkapan rumah tangga! Contohnya, beberapa produk rumah tangga berbasis Android yang dilengkapi dengan layar LCD.

Penanak nasi

Penanak nasi yang beredar sekarang ini sebenarnya sudah berfungsi dengan baik. Namun, Android bisa membuat kinerjanya jadi lebih baik. Misalnya, penanak nasi berbasis Android yang terintergasi dengan ponsel Android. Sinkronisasi ini akan memunculkan berbagai inovasi, seperti kita bisa menentukan jenis nasi hingga berapa lama nasi ditanak. Sinkronisasi ini juga memungkinkan kita mengirimkan panduan menanak nasi dan resep makanan via ponsel ke penanak nasi di rumah kita.

Microwave

Cloud computing atau komputasi awan memang membuat banyak hal jadi semakin mudah. Jika selama ini menggunakan microwave secara manual, maka ke depannya kita cukup hanya memprogramnya via ponsel. Ingin menghangatkan makanan, misalnya, Anda cukup hanya mengatur waktu via ponsel. Jika makanan sudah hangat, maka keterangan khusus akan muncul, dan disampaikan microwave berbasis Android tersebut ke ponsel Anda.

Lemari es

Daging, susu, makanan instan, makanan olahan, atau sayur biasanya jadi “penghuni” setia lemari es di rumah Anda. Terkadang, lantaran terlalu sibuk, kita lupa mengecek masa kedaluwarsa makanan-makanan tersebut.

Nantinya, lemari es berbasis Android akan memberikan informasi penting, seperti makanan apa saja yang ada di dalam, di mana letaknya, hingga batas kedaluwarsanya. Enaknya, semua informasi tersebut cukup hanya diakses lewat ponsel Android di tangan Anda. (INO)

Rumah Seharga Rp2,1 M di BSD Laku Keras

detail berita

BSD City (Foto: Nur Januarita Benu/Okezone)

JAKARTA – Pengembang properti Sinar Mas Land menawarkan rumah dengan harga mulai Rp2,1 miliar per unit yang termasuk dalam klaster De Naara di BSD City. Klaster yang baru saja diluncurkan pada akhir pekan lalu tersebut, diklaim mendapatkan respon sangat positif dari masyarakat.

Sebagaimana dikutip Okezone dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (31/1/2013), Sinar Mas Land menyebut, sebanyak 53 unit atau kavling klaster De Naara tersebut langsung habis terjual pada hari pertama pluncurannya.

“Bahkan unit-unit rumah dalam klaster ini diperebutkan oleh 238 calon konsumen yang harus diundi untuk bisa memperoleh nomor urut,” sebut Sinar Mas Land.

Kawasan hunian BSD City dikembangkan sebagai kota mandiri yang menjadi pelopor hunian terintgritas. Di mana di dalamnya terdapat perumahan, perkantoran dengan konsep arsitektur hijau, sekolah, rumah sakit dan pusat perbelanjaan (lifestyle mall).

Sinar Mas Land juga tercatat telah mengembangkan lebih dari 50 proyek besar di Indonesia dan memiliki lebih dari 10 ribu hektare (ha) cadangan tanah (land bank)

Nasib Tenant di Mal yang Terimbas Banjir

detail berita

Ilustrasi Mal, (Foto: Wikipedia)

JAKARTA – Emporium Pluit Mall membantah jika banjir yang terjadi di kawasan Pluit beberapa hari yang lalu membuat tenant-tenant yang berada di mal itu mundur. Malah sebaliknya, pascabanjir membuat Emporium Pluit Mall semakin diminati.

“Karena mal kita tidak terkena banjir jadi malah menjadi tempat favorit bagi tenant-tenant,” ungkap CEO Emporium Pluit Mall Ellen Hidayat, di Hall Emporium Pluit Mall, Jakarta, Kamis (31/1/2013).

Hal tersebut terbukti dengan tetap larisnya penjualan di mal tersebut. Malahan, lanjut dia, jika tenant lain ingin menyewa, harus menunggu tenant lain yang keluar.

“Untuk unit sudah terjual habis, kalau tenant ingin menyewa di sini ya tunggu ada tenant yang menjualnya,” ungkapnya.

Sebelumnya, dalam kurun waktu empat tahun ini Emporium Pluit Mall telah mencapai tingakt okupansi 100,23 persen. Dengan 100 persen merupakan unit yang ada dan 0,23 persen merupakan tambahan tempat yang diciptakan.

Banjir yang melanda kawasan Pluit beberapa saat yang lalu tidak membuat Emporium Pluit Mall berhenti beroperasi. Mal ini tetap beroperasi seperti biasa untuk membantu ketersediaan kebutuhan bagi masyarakat sekitar.

“Pada saat banjir yang lainnya sudah tutup tapi kita tetap buka sampai pukul 10,” ungkap Senior Promotion Manager Emporium Pluit Mall Priscilla Moningka. (nia)