info regional : Ada Batasan Umur dan Kondisi untuk Penarikan Dana Jamsostek

Ilustrasi Jamsostek

Ilustrasi Jamsostek (sumber: Jamsostek)

Penarikan JHT ada mekanismenya, sesuai dengan peraturan yang berlaku, yakni sudah berusia 55 tahun atau terkena PHK

Penarikan dana jaminan hari tua (JHT) dari PT Jamsostek (Persero) tidak bisa diambil sesuka anggota karena harus melalui mekanisme dengan adanya batasan umur dan kondisi tertentu.

“Penarikan JHT ada mekanismenya, sesuai dengan peraturan yang berlaku, yakni sudah berusia 55 tahun atau terkena PHK,” kata Dirut PT Jamsostek, Elvyn G Masassya, kepada SP di Jakarta, Jumat (3/1).

Elvyn mengatakan seperti itu sehubungan dengan rencana pekerja anggota Jamsostek bahwa pada pertengahan Januari 2013 para pekerja yang menjadi peserta jaminan sosial tenaga kerja (Jamsostek) akan menarik dana jaminan hari tuanya (pekerja) di PT Jamsostek.

Ketua Umum Serikat Buruh Sejahtera  Indonesia 1992, Sunarti, sebelumnya mengatakan pihaknya menolak kehadiran Badan Penyelengara Jaminan Sosial (BPJS) baik BPJS Kesehatan  maupun BPJS Ketenagakerjaan.

Namun, Elvyn menegaskan dana JHT bisa ditarik sepanjang memenuhi kriteria yang sudah diatur sesuai dengan UU no. 3/1992 tentang Jamsostek.

Direktur Kepesertaan PT Jamsostek, Junaidy, mengatakan para pekerja  atau anggota Jamsostek harus tahu aturan bagaimana cara dan prosedur mengambil dana JHT. “Tidak boleh dilakukan sembarangan,” kata dia.

Junaidy menjelaskan, program JHT ditujukan sebagai pengganti terputusnya  penghasilan tenaga kerja karena meninggal, cacat, atau hari tua dan  diselenggarakan dengan sistem tabungan hari tua. Program JHT memberikan  kepastian penerimaan penghasilan yang dibayarkan pada saat tenaga kerja  mencapai usia 55 tahun atau telah memenuhi persyaratan tertentu.

Iuran program JHT ditanggung perusahaan = 3,7 persen dan ditanggung tenaga kerja = 2 persen. Kemanfaatan JHT adalah sebesar akumulasi iuran ditambah  hasil pengembangannya.

JHT akan dikembalikan/dibayarkan sebesar iuran yang terkumpul ditambah dengan hasil pengembangannya, apabila (1) tenaga kerja mencapai umur 55  tahun atau meninggal dunia, atau cacat total tetap, (2) mengalami PHK  setelah menjadi peserta sekurang-kurangnya 5 tahun dengan masa tunggu 1  bulan, (3) pergi keluar negeri tidak kembali lagi, atau menjadi  PNS/POLRI/TNI.

Namun Junaidy enggan berbicara lebih detail soal itu. “Kami tak perlu berbicara lebih jauh karena kami hanya hanya operator. Yang boleh berbicara banyak soal ini adalah pemerintah,” ujar Junaidy.

Junaidy menambahkan, pihaknya siap mencairkan dana Jamsostek kalau memang keinginan peserta Jamsostek  mendapat izin dari pemerintah. “Sebagai operator  tentu kami siap,” kata dia.

Dia mengatakan, PT Jamsostek sangat liquid (cair) sehingga tidak ada masalah sekalipun dana peserta diambil.

Elvyn mengatakan, sampai Desember 2012 dana kelolaan PT Jamsostek sebesar Rp131 triliun (bukan Rp116,6 triliun sebagaimana berita sebelumnya).

Menurutnya, iuran untuk program jaminan pelayanan (JPK) kesehatan merupakan iuran jangka pendek (per tahun). “Bersifat seperti asuransi  sosial. Berbeda dengan JHT yg mirip tabungan,” kata dia.

Ketika ditanya berapa dari dana Rp 131 triliun itu untuk disalurkan ke BPJS Kesehatan nanti, Elvyn mengatakan, hal itu tergantung berapa dana iuran JPK  di posisi desember tahun 2013 yang diterima Jamsostek dan total claim  JPK di tahun 2013. Yang dialihkan ke BPJS kesehatan adalah program JPK  mulai tahun 2014.

“Jadi yang diterima oleh BPJS kesehatan adalah iuran baru peserta di tahun 2014,” kata Elvyn.

BPJS Kesehatan mulai beroperasi sejak 1 Januari 2014, sedangkan BPJS Ketenagakerjaan mulai beroperasi 1 Januari 2015.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s