Harga Lahan Industri di Bekasi Paling Mahal

detail berita

Ilustrasi, Sumber: buyshomemn

JAKARTA – Harga lahan industri di beberapa lokasi di Jabodetabek mencatat performa cukup baik sepanjang 2012. Hal ini disebabkan semakin tingginya ekspansi usaha yang dilakukan oleh para investor terutama dari korporat asing yang  mendesak ketersediaan lahan industri yang cukup banyak.

Konsultan properti Colliers International Indonesia mengemukakan, permintaan lahan industri di satu daerah sangat didorong oleh faktor infrastruktur yang memadai. Itu sebabnya, lahan industri di wilayah greater Jakarta paling tinggi peminat. Bahkan, Colliers mencatat, harga lahan industri di Bekasi paling tinggi.

“Di Bekasi harga lahan industrinya paling tinggi bahkan mencapai Rp3 juta per meter persegi (m2), dan rata-ratanya berada di sekitaran USD200 per m2,” kata Associate Director, Research Colliers International Indonesia Ferry Salanto dalam Research & Forecast Report Jakarta Real Estate di World Trade Center,  Jakarta, Selasa (8/1/2013).

Dia menambahkan, selain Bekasi, lahan industri di Karawang juga mencatat kenaikan harga tertinggi, yakni 44 persen pada 2012 (yoy).

“Harga lahan di Bekasi bisa mencapai Rp3 juta per m2, sebab ada investor yang selain bangun industri juga mau bangun ritel kecil, seperti ruko-ruko untuk F&B, makanya bisa tinggi harganya. Tapi kalau rata-rata mencapai USD200 atau setara Rp2 jutaan per m2,” imbuh Rivan Munansa, Senior Associate Director Industrial Services.

Lebih lanjut dia mengemukakan, selain dipengaruhi oleh infrastruktur yang memadai, faktor lainnya adalah ada atau tidak pembeli anchor (utama) yang mau membuka industri di sana. Kemudian juga berhubungan dengan produk unggulan lokal. Misalnya di Medan, yang paling utama adalah produk kelapa sawit, serta jalur distribusinya.

Sepanjang 2012, Colliers Indonesia mencatat jika lahan indsutri yang terserap di Jakarta dan sekitarnya  mencapai 636,4 hektare. “Namun, secara transaksi hanya 73 persennya yang ril, sementara sisanya berupa pre commite. Artinya beli sekarang tapi bayarnya nanti, setelah lahan itu siap. Karena sebelumnya harus ada proses pematangan materi lahan yant bisa memakan waktu sampai tahunan,” jelas Ferry Salanto.

Menurutnya, suplai lahan industri baru di wilayah Jakarta, Karawang, Bekasi, Serang, Tangerang dan Bogor (di luar yang telah ditransaksikan pada 2012) baru akan tersedia di akhir 2013 nanti. (nia)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s