Listrik Naik, Harga Rumah pun Ikut Naik

detail berita

Ilustrasi (foto: ist.)

JAKARTA – Kenaikan harga listrik sebesar 15 persen tahun ini berimbas ke berbagai lini. Salah satunya terhadap harga rumah.

“Kenaikan harga rumah diperkirakan 5-7 persen,” ungkap Ketua Asosiasi Pengembangan Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Eddy Ganefo dalam acara Pelantikan DPP Apersi Kalimantan Selatan di Syriana House Coffe and Resto, Selasa (8/1/2013).

Sementara itu, Ketua Real Estat Indonesia (REI) menyebut jika rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) aman dari dampak tersebut. Pasalnya, rumah untuk MBR harganya sudah ditetapkan sebesar Rp88-Rp95 juta per unit.

“Klarifikasinya kan listrik itu dikenakan bukan untuk konsumen yang ambil rumah untuk MBR,” kata dia.

Selain dibayangi oleh kenaikan TDL yang naik bertahap, harga rumah pada 2013 juga masih dibayangi oleh aturan uang muka atau down payment (DP) KPR sebesar 30 persen.

Aturan ini paling mengena untuk kalangan pembeli rumah pertama pada kelas menengah (middle) dengan kisaran harga rumah Rp700 juta sampai Rp1 miliar, untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya. Sebab, aturan ini mengena pada rumah tipe di atas 70 m2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s