Kenaikan Listrik Tak Ubah Asumsi Inflasi BI

 

Ilustrasi. (Foto: Okezone)

Ilustrasi. (Foto: Okezone)
JAKARTA – Kenaikan Tarif Tenaga Listrik (TTL) dan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tidak akan mengubah asumsi dasar Inflasi. Bank Indonesia (BI) memprediksi inflasi 2013 masih akan ada di kisaran 4,5 persen plus minus 1 persen.
“Setelah melihat kenaikan UMP dan kenaikan TTL, inflasi masih akan di 4,5 plus minus satu persen, dengan range 4,8 persen sampai 5,2 persen,” kata Gubernur BI Darmin Nasution di Komisi XI DPR RI, Jakarta, Senin (14/1/2013).

Darmin menjelaskan, inflasi nasional masih akan tetap stabil, karena didukung oleh kemampuan kapasitas produksi untuk mengimbangkan peningkatan permintaan. “Sehingga dampak meningkatnya permintaan domestik terhadap kenaikan harga diperkirakan relatif terbatas,” jelas dia.

Menurut dia, inflasi harga bergejolak (volatile food) akan tetap terkendali, sejalan dengan perkiraan perbaikan produksi dan distribusi yang didukung oleh perbaikan infrastruktur pertanian dan keterhubungan antarwilayah.

“Sedangkan administered prices diprakirakan lebih tinggi dari 2012 dengan adanya penyesuaian TTL 15 persen,” tukas Darmin.
(mrt)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s