Setuju Dengan Jokowi, DPR Ingin Harga Tiket MRT di Bawah Rp 10.000

Jakarta – Persoalan harga tiket kereta bawah tanah alias MRT masih dalam pembahasan. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menginginkan tiket ini dibawah Rp 10.000/orang. Anggota Komisi V DPR RI, HA Bakri menyatakan sependapat dengan usulan Jokowi ini.

Pendapat tersebut diungkapkan oleh Bakri saat ditemui detikFinance usai rapat dengar pendapat Komisi V DPR-RI dengan Menteri Perumahan Rakyat, Djan Faridz di Gedung DPR/MPR-RI, Selasa (15/1/2013).

“Kalau luar negeri Rp 10 ribu, kita dibawah 10 ribu dulu, yang sesuai dengan daya beli masyarakat,” katanya.

Menurutnya, jika nanti dirasa ada kerugian finansial yang dialami oleh operator Mass Rapid Transit ini, serta ketidak-mampuan dari masyarakat untuk membeli tiket ini, maka pemerintah wajib untuk memberikan subsidi.

“Kalau toh nanti rugi, harus disubsidi pemerintah. Dicoba dulu saja dibawah Rp 10 ribu. Intinya yang dapat dijangkau, sesuai dengan daya beli masyarakat,” lanjutnya.

Seperti diketahui Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan tiket transportasi massal kereta bawah tanah (MRT) bisa ditawarkan ke masyarakat secara murah. Ia berharap tiket MRT bisa di bawah Rp 10.000 per orangnya.

“Ya yang kita inginkan agar nanti tarif itu turun dari Rp 38.000 menjadi Rp 20.000 sehingga subsidi dari DKI ke penumpang MRT tidak terlalu membebani APBD,” kata Jokowi usai bertemu Menko Perekonomian Hatta Rajasa di Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (9/1/2013).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s