Waspada Serangan Flu

detail berita

Alami influenza (Foto: Google)
INTENSITAS musim hujan yang terus tinggi belakangan ini membuat Anda rentan terserang influenza atau flu. Jika tidak ditangani dengan baik, penyakit yang dianggap ringan tersebut dapat mengganggu aktivitas keseharian.

Di Amerika Serikat, wabah flu yang berasal dari tipe virus H3N2 sudah menimbulkan korban jiwa. Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (US Centers for Disease Control and Prevention/CDC), penyebaran flu sudah meluas di 47 negara bagian sejak minggu pertama Januari. Hingga kini, flu musim ini telah menewaskan 20 anakanak. Sebanyak 24 negara bagian, termasuk New York City, menunjukkan tingginya tingkat aktivitas flu. Sementara, 16 negara bagian melaporkan tingkatan sedang.

”Daerah Pantai Barat merupakan wilayah yang belum terlihat aktivitas flu yang berat,” kata Tom Frieden, Direktur CDC, seperti dilansir USA Today.

Meskipun di daerahnya musim dingin sudah mulai reda, Henry Chambers, Kepala Penyakit Menular di San Francisco General Hospital mengungkapkan, jumlah kasus flu justru perlahan-lahan merangkak naik selama seminggu terakhir dan sekarang telah terjadi lonjakan.

”Rumah sakit adalah ‘tempat pendaratan’ ketika menderita flu,” ucapnya.

Rata-rata 4,3% dari kunjungan masyarakat ke dokter atau klinik adalah karena serangan flu pada pekan lalu, sementara data nasional mencapai 2,2%. Aktivitas flu mungkin telah mencapai puncaknya di beberapa daerah,dengan penurunan sedikit di wilayah selatan dan tenggara. Namun, itu juga mungkin hanya karakteristik umum yang terjadi karena liburan musim dingin.

”Kita lihat saja pada satu atau dua minggu ini, apakah telah benar-benar melewati puncak,” kata Frieden.

Menurut laporan CDC, efektivitas penggunaan vaksin flu tahun ini telah meningkat menjadi sekitar 62% terhadap tipe virus yang beredar saat ini, yaitu H3N2,yang umumnya menyebabkan kasus yang lebih parah apabila diderita oleh anak-anak dan orang tua. Ini berarti lebih tinggi dibandingkan pada penelitian sebelumnya. Meskipun bisa lebih rendah, para ahli menunjukkan bahwa jika Anda tidak mendapatkan vaksinasi flu, berarti Anda memiliki perlindungan 0%.

”Vaksinasi adalah langkah paling penting yang dapat Anda ambil untuk melindungi diri sendiri,” kata Frieden. ”Jika Anda sudah mendapatkan vaksin flu, berarti 62% lebih kecil kemungkinannya untuk datang ke dokter karena terserang atau bahkan dirawat karena flu,” tambahnya.

Tidak ada kata terlambat untuk mendapatkan vaksinasi. ”Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali,” kata Frieden sambil menyebutkan bahwa musim flu biasanya berlangsung selama 12 minggu.

Vaksinasi sangat penting tidak hanya untuk kebutuhan pribadi, tetapi juga untuk kesehatan masyarakat umumnya. Dengan vaksin, dapat memberikan perlindungan substansial bagi individu. Selain itu, orang-orang yang telah divaksinasi namun tetap terserang flu, tampaknya akan memiliki kasus yang lebih ringan.

”Dan orang tersebut biasanya memiliki jumlah virus yang sedikit sehingga lebih kecil kemungkinannya untuk menularkan kepada orangorang di sekitarnya,” kata Arnold Monto, seorang profesor epidemiologi di University of Michigan di Ann Arbor, Michigan, Amerika Serikat, yang juga anggota Infectious Diseases Society of America Influenza Advisory Group, yang bekerja sama dengan CDC.

Dr Robert Graham, seorang spesialis penyakit dalam di Lenox Hill Hospital di New York City,Amerika Serikat, mengakui pencegahan flu terbaik adalah dengan melakukan vaksinasi.

”Orang-orang idealnya harus mendapatkan vaksin flu pada awal-awal musim flu yang sebenarnya sudah dimulai pada Oktober lalu,” tuturnya. ”Jadi, lebih cepat lebih baik.Tapi pada saat yang sama, setiap kali Anda bisa mendapatkan suntikan, saya sangat merekomendasikan hal ini. Ini adalah cara yang paling mudah dalam memerangi flu,” ujar Graham lagi.

Meski tahun ini vaksin flu lebih efektif, lanjut dia, vaksin membutuhkan waktu sekitar dua minggu untuk sepenuhnya efektif bekerja dalam tubuh. Orang-orang yang telah divaksinasi pun dapat terkena virus flu, meskipun hal ini jarang terjadi. Bagi mereka yang belum mendapatkan vaksin dan bahkan bagi mereka yang sudah, ada beberapa tindakan pencegahan sederhana yang bisa dilakukan untuk meminimalkan kemungkinan tertular virus dari orang lain.

”Pertama dan yang terpenting adalah rajin mencuci tangan Anda,” kata Kristen Lawton, seorang perawat yang juga Direktur Departemen Unit Gawat Darurat (UGD) di Northern Westchester Hospital di Mount Kisco, New York City, Amerika Serikat.

”Jika tidak ada sabun dan air, Anda bisa menggunakan sabun pembersih tangan atau yang berbahan dasar alkohol,” tambahnya.

Lawton mengungkapkan, ruang UGD di tempatnya bekerja, merawat sekitar 15 lebih pasien per harinya dengan gejala flu sejak Natal, dibandingkan dengan sebelum liburan. Saran terbaik berikutnya adalah dengan menghindari menyentuh wajah Anda dengan tangan. ”Saya mengatakan kepada anak-anak saya untuk menjaga tangan mereka jauh dari kepala mereka,” sebutnya. ”Jangan menyentuh mata, hidung, atau mulut karena ada kuman di tangan Anda,” lanjutnya.

Permukaan benda yang terlihat bersih, seperti meja di dapur dan ruang keluarga, gagang pintu kulkas, dan keyboard komputer juga mungkin menjadi pelabuhan virus flu selama berjam-jam, kadang-kadang selama 48 jam. ”Pastikan ini tetap bersih,” kata Lawton menasihati.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s