Ada 4,885 Juta Ha Tanah Terlantar di RI

detail berita

Ilustrasi, Sumber: buyshomemn

BANDUNG – Berdasarkan data Badan Pertanahan Nasional (BPN) sekira 4,885 juta hektare (ha) tanah terlantar di seluruh Indonesia. Hingga saat ini 37 ribu ha di antaranya telah dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan.

Deputi Bidang Hak Tanah dan Pendaftaran Hak Tanah BPN Gede Ariyuda menjelaskan, pemerintah membuat rencana umum mengenai persediaan, peruntukan dan penggunaan bumi (tanah), air dan ruang angkasa atau rencanan tata ruang dan wilayah (RTRW) untuk lima keperluan.

Adapun lima keperluan itu adalah pertama sebagai keperluan negara, kedua Keperluan peribadatan dan keperluan-keperluan suci lainnya, tiga keperluan pusat-pusat kehidupan masyarakat, sosial, kebudayaan dan lain-lain kesejahteraan.

Keempat, keperluan perkembangan produksi pertanian, peternakan, perikanan serta sejalan dengan itu. Terakhir, sebagai keperluan perkembangan industri, transmigrasi dan pertambangan.

“Tanah-tanah terlantar itu akan dimanfaatkan untuk keperluan-keperluan tersebut, sebagaimana amanat UU No 5 Tahun 1960 tentang pengaturan dan peruntukkan tanah (Bumi) yang diatur pemerintah,” kata Gede kepada Okezone, usai Rapat Koordinasi Real Estat Indonesia (REI), di Bandung, kemarin.

Sebagaimana diketahui, dalam UU No 5 Tahun 1960 telah diamanatkan tugas pemerintah dalam tiga hal, yakni mengatur dan menyelenggarakan peruntukan penggunaan, persediaan dan pemeliharaan, bumi (tanah), air dan ruang angkasa, menentukan dan mengatur hubungan-hubungan hukum antara orang-orang dengan bumi (tanah), air, dan ruang angkasa, dan menentukan dan mengatur hubungan-hubungan hukum antara orang-orang dan perbuatan hukum yang mengenai bumi (tanah), air dan ruang angkasa.

Mengenai keluhan dari anggota Persatuan Perusahaan REI terkait kesulitan perizinan pertanahan dan banyaknya praktek pungutan liar (pungli) oleh oknum BPN, Gede menturkan, pihaknya akan terus memonitor dan memeriksa kinerja anggota-anggotanya di lapangan.

“Kami harus selidiki dulu, siapa pelakunya, apa yang dia lakukan. Sebab, belum tentu semua itu dilakukan oleh oknum BPN saja, mungkin saja hal itu karena terkait masalah lain, seperti status lahan dan sebagainya,” tutupnya. (nia)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s