Greenwood Lanjutkan Pengembangan Superblok TCC Batavia

 

Menara Perkantoran TCC Batavia Jakarta

Menara Perkantoran TCC Batavia Jakarta (sumber: Beritasatu/Feriawan Hidayat)

TCC Batavia merupakan kawasan superblok yang berdiri di kawasan Karet, Sudirman, Jakarta Pusat.

PT Greenwood Sejahtera Tbk (GWSA) akan melanjutkan pembangunan proyek The City Center (TCC) Batavia tahap satu yang terdiri dari tiga tower perkantoran.

“Menara pertama, telah selesai pada tanggal 12 Desember 2012 lalu dan telah beroperasi, lalu akan disusul tower kedua dan ketiga,” ujar Direktur Greenwood, Dedy I Soetiarto di Jakarta, Kamis (17/1).

Ia mengemukakan, luas lahan tahap satu untuk tower kedua dan ketiga mencapai 3,2 hektar (ha). Perseroan akan melakukan akuisisi dengan dana Rp600 miliar.

Sesuai dengan rencana, pihaknya akan menggunakan dana dari sebagian hasil penawaran umum perdana (IPO) pada 23 Desember 2011 lalu. Greenwood masih memiliki sisa dana IPO sebesar Rp347 miliar. Sementara perolehan dana bersih IPO sebesar Rp382,44 miliar. Realisasi penggunaan dana IPO per Desember 2012 sebanyak Rp34,74 miliar.

Selain dana IPO, lanjut dia, perseroan akan menggunakan hasil penjualan office tower One. Sampai 30 September 2012, penjualan unit perkantoran Tower One mencapai Rp1,066 triliun, naik dari periode yang sama 2011 lalu sebesar Rp721 miliar. Target hingga akhir tahun 2012 sebesar Rp1,6 triliun.

TCC Batavia sendiri mengusung konsep superblok di kawasan Karet, Sudirman, Jakarta. Untuk proyek tahap kedua, perseroan akan menggarap tower yang diperuntukkan sebagai mix-used yang terdiri dari tiga menara apartemen di atas pusat belanja dan convention hall.

Sedangkan di tahap ketiga, lanjut dia, terdiri dari satu menara gedung serbaguna (mix used) yang terdiri dari 72 lantai mencakup ruang perkantoran, hotel bintang lima dan apartemen.

Sementara, Sekretaris Perusahaan Greenwood, Linda Halim mengatakan, kinerja perseroan sepanjang 2012 diperkirakan membukukan hasil positif dengan proyeksi laba bersih sebesar Rp400 miliar dan pendapatan Rp800 miliar.

“Perkiraan proyeksi kita, laba bersih kurang lebih Rp400 miliar dengan pendapatan sekitar Rp800 miliar,” ujar dia.

Sementara, per September 2012 tercatat pendapatan sebesar Rp610,01 miliar atau naik 68,14 persen dari periode serupa 2011 sebesar Rp194,32 miliar.

Penulis: ANT/ FH

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s