PEMINDAHAN IBU KOTA DINILAI SUDAH PANTAS UNTUK MULAI DIBAHAS

Pramono Anung
Pramono Anung (sumber: Antara)

Disarankan untuk memikirkan pemisahan ibukota pemerintahan dan ibukota perdagangan.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Pramono Anung menilai, wajar bila ada wacana pemindahan ibukota negara di tengah munculnya musibah banjir. Berdasarkan pengalaman Pramono, wacana itu selalu muncul ketika Jakarta dilanda banjir, dan memang patut untuk dipikirkan.

“Baiknya memang dipikirkan dengan tenang dan panjang, dilakukan bersama semua pihak. Baik DPR dan Pemerintah,” kata Pramono di Jakarta, Senin  (21/1).

Dia juga mengatakan, ada baiknya Indonesia memikirkan untuk memisahkan fungsi ibukota menjadi ibukota pemerintahan dan ibukota perdagangan/industri.

Salah satu negara yang berhasil dan bisa dicontoh untuk program pemisahan demikian adalah Brasil.

“Contoh di Brasil, berhasil. Justru itu ide dari [Presiden] Soekarno,” kata Pramono.

Pramono yakin semua pihak akan sepakat seandainya pemerintah berani mengajukan program pemisahan ibukota demikian. Sebab Jakarta memang sudah penuh sekali dengan masalah dan harus segera diselesaikan.

“Bayangkan, akibat banjir, pertemuan presiden dengan pemimpin negara lain jadi gagal. Ini kan serius,” tegas Politisi PDI Perjuangan itu.

Minggu lalu, ide memindahkan ibukota dari Jakarta diwacanakan oleh Ketua MPR Taufik Kiemas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s