Sepanjang 2012, BSD Catat Marketing Sales Rp4,3 T

Ilustrasi pengembangan BSD City

Ilustrasi pengembangan BSD City (sumber: JG Photo)

Dengan kenaikan harga jual (ASP) dikisaran 10-50 persen per tahun memberikan nilai tambah bagi konsumen.

Jakarta – Pengembang kota mandiri terbesar di Indonesia, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), sepanjang 2012 membukukan pertumbuhan marketing sales sebesar 24 persen mencapai Rp4,28 triliun.

Sementara pada 2013, kelompok usaha Sinar Mas Land tersebut menargetkan Rp7,02 triliun atau tumbuh 64 persen dari pencapaian 2012.

“Solidnya pertumbuhan dikarenakan tingginya permintaan konsumen,” kata Direktur dan Sekretaris Perusahaan Bumi Serpong Damai, Hermawan Wijaya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (22/1).

Dia menjelaskan, sepanjang tahun lalu, average selling price (ASP) proyek-proyek yang dikelola BSD rata-rata tumbuh 10-58 persen. Pertumbuhan angka penjualan tertinggi pada Taman Permata Buana yang naik 58 persen per tahun, kemudian BSD City rata-rata 30 persen dan Grand Wisata Bekasi sebesar 16 persen per tahun.

“Dengan kenaikan harga jual (ASP) dikisaran 10-50 persen per tahun memberikan nilai tambah bagi konsumen,” kata Hermawan.

Ditambahkan, angka marketing sales terbesar dikontribusikan segmen perumahan, yakni sebesar Rp2,168 triliun atau 51 persen dari total marketing sales beserta anak usahanya.  Segmen tersebut tumbuh 24 persen dan BSD City tercatat sebagai kontributor terbesar berdasarkan segmen proyek sepanjang 2012.

Penjualan terbesar kedua dikontribusikan segmen kavling tanah sebesar Rp1,238 triliun atau 29 persen dari total marketing sales.

Sepanjang 2012 tercatat tiga segmen yang melonjak di atas rata-rata pertumbuhan pasar yakni segmen Kawasan Industri sebesar 4.157 persen menjadi  Rp58,537 miliar, dan segmen Strata Title dengan pertumbuhan 1.203 persen dengan angka marketing sales Rp253,542 miliar.

Anak usaha BSDE yakni PT Duta Pertiwi Tbk yang diakuisi pada 2011 berkontribusi sebesar 23 persen terhadap marketing sales konsolidasi.

Duta Pertiwi dikenal sebagai pelopor proyek kawasan komersial terpadu di Indonesia dengan brand ITC. Selain segmen komersial DUTI juga mengelola kawasan residensial dan perkantoran dalam portepel bisnisnya.

Segmen rumah toko yang dipasarkan di BSD City dan lokasi lain yang dikelola Duta Pertiwi menyumbang pertumbuhan terbesar ketiga dengan angka pertumbuhan 279 persen menjadi Rp560,742 miliar.

Pertumbuhan marketing sales Perseroan bertambah dari proyek-proyek yang berada diluar BSD City, seperti di Bogor, Surabaya dan Balikpapan. Selain residensial, marketing sales Perseroan juga bersumber dari kawasan komersial, perkantoran dan industri.

Pada 2013 BSD menargetkan perolehan marketing sales Rp7,02 triliun atau tumbuh 64 persen dibandingkan pencapaian 2012. Target tersebut selain bersumber dari penjualan pre-sales proyek residensial dan komersial juga ditopang oleh penjualan kavling tanah di kawasan BSD City.

Tahun 2013 Perseroan akan bekerjasama dengan dua perusahaan asing untuk mengembangkan dua buah proyek dengan luas 65-68 ha dan 10ha di kawasan BSD City.

BSDE juga merencanakan meluncurkan sekitar 10 sub-klaster diantaranya sub-kluster terakhir di Avani, De Maja Stage 2, De Naara, klaster baru seluas 70ha dan berbagai segmen produk lainnya seperti apartemen, rumah toko, rumah kantor dan kavling tanah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s