Daily Archives: January 28, 2013

Bahasa Jadi Kendala Keliling Dunia? Tidak Lagi!

Ilustrasi (Foto: Smartertravel)

Ilustrasi (Foto: Smartertravel)

INGIN berkeliling dunia, tapi tidak mahir menggunakan bahasa asing? Jangan sampai hal tersebut jadi kendala.

Berkeliling dunia sudah pasti menjadi impian semua orang. Namun terkadang, bahasa menjadi kendala untuk mewujudkannya. Ketakutan akan sulitnya berkomunikasi di negara tujuan membuat beberapa orang lebih memilih daerah-daerah dengan bahasa yang sudah mereka kuasai. Padahal, masih banyak cara yang dapat dilakukan untuk menutupi kelemahan Anda dalam hal penguasaan bahasa.

Berikut adalah beberapa panduan yang dapat diikuti bagi Anda yang ingin berlibur ke sebuah negara dengan bahasa yang tidak dipahami, seperti dilansir Smartertravel.



Pahami percakapan dasar
Mengetahui ucapan-ucapan dasar dari bahasa yang digunakan oleh sebuah negara tentunya akan memudahkan Anda dalam berkomunikasi. Cobalah menghapal kata-kata dasar, seperti halo, tolong, terima kasih, nama saya, dan saya tersesat dalam bahasa setempat.



Tulis informasi penting
Tuliskan informasi penting mengenai diri Anda, seperti alamat penginapan dan nomor kontak yang dapat dihubungi dengan bahasa lokal. Alhasil jika tersesat, Anda dapat kembali ke hotel dengan mudah.



Pelajari bahasa “Tarzan”
Pelajari kebiasaan di negara yang akan Anda kunjungi, termasuk bahasa tubuh yang mereka gunakan. Tak selamanya mengangguk berarti setuju dan menggeleng berarti menolak, misalnya saja ketika Anda berkunjung ke Bulgaria.



Bawa kamus
Jika memang Anda kurang percaya diri, bawalah kamus bahasa setempat. Sehingga jika bingung, Anda dapat membuka kamus untuk mencari kata kunci.



Manfaatkan teknologi
Saat ini, sudah sangat banyak aplikasi yang dapat membantu Anda ketika berpergian ke luar negeri. Persiapkan aplikasi, seperti peta, kamus, serta penerjemah teks dan suara yang pasti akan Anda perlukan sewaktu-waktu. Kalkulator pun sangat berguna untuk tawar-menawar harga saat membeli oleh-oleh.

Advertisements

Tempat Wisata Tersohor Jadi Pusat Rehabilitasi Narkoba

Pusat Rehabilitasi Promises di Malibu, California (Foto: promises)

Pusat Rehabilitasi Promises di Malibu, California (Foto: promises)

MEREKA yang tertangkap lantaran kasus konsumsi narkoba tak hanya akan menghadapi hukuman penjara. Yang lebih dibutuhkan justru tempat rehabilitasi yang kondusif.

Menurut data dari Badan Narkotika Nasional (BNN), pada periode 2007-2011 terdapat 37,5 persen kasus konsumsi narkoba. Dengan diciduknya Raffi Ahmad dan sejumlah artis dalam pesta narkoba kemarin, banyak orang bertanya-tanya bagaimana cara pemberantasan narkoba.

Salah satu cara pemberantasan narkoba dengan rehabilitasi para penggunanya. Biasanya, pusat rehabilitasi narkoba dibangun di tempat yang kondusif; tenang, nyaman, dan sejuk. Bahkan, ada tempat wisata yang dijadikan pusat rehabilitasi. Simak ulasannya berikut ini:

Malibu, California 

Di luar negeri, bertebaran pusat-pusat rehabilitasi narkoba, yang tak jarang dihuni para selebriti. Salah satunya adalah Promises di Pantai Malibu, California. Pantai ini sendiri sudah terkenal sebagai destinasi wisatawan di California.

Promises didesain seperti sebuah villa mewah menghadap langsung ke Samudera Pasifik dan dikelilingi Pegunungan Santa Monica. Area sekitarnya sangat terpencil dan jarang dikunjungi orang sehingga cocok menjadi pusat rehabilitasi. Selebriti yang pernah direhabilitasi di sini, antara lain Ben Affleck, Robert Downey Jr, dan Tommy Lee.

Koh Samui, Thailand

Keindahan dan tenangnya pulau-pulau ‘surga’ di Thailand juga menginspirasi dibangunnya pusat rehabilitasi narkoba. Salah satunya Infinite Horizons yang berada di Pulau Koh Samui, Thailand. Pulau Koh Samui merupakan ketiga terbesar di Thailand, yang terkenal dengan pantai indah dan resor mewah. Ini menjadikannya pulau liburan wisatawan kelas atas.

Pusat rehabilitasi Infinite Horizons di Koh Samui didesain mewah namun sangat pribadi karena hanya boleh ada enam tamu dalam sekali waktu. Keindahan Laut Andaman dan pantai pulau ini diharapkan dapat membantu proses penyembuhan para pecandu narkoba.

Lido, Bogor 

Tak perlu jauh-jauh ke luar negeri, Indonesia juga punya pusat rehabilitasi narkoba yang terletak di tengah pemandangan alam nan indah. Namanya Pusat Rehabilitasi Penanganan Korban Narkoba Lido (PRPKN Lido) yang terletak di Desa Wates Jaya, Bogor.

Lido sejak dahulu dikenal sebagai tempat wisata berudara sejuk karena berada di luar Kota Bogor menuju Sukabumi. Kawasan wisata ini dikenal dengan danaunya yang memiliki hotel berbintang di sekelilingnya.

Ternyata, alam Lido juga menjadi pusat rehabilitasi narkoba. Bahkan, pusat rehabilitasi narkoba di Lido menjadi yang terbesar di Asia Tenggara! Di dalamnya terdapat asrama untuk para residen dan fasilitas penunjang lain.

Diharapkan para pecandu narkoba dapat sembuh dari ketergantungannya setelah beberapa bulan berada di pusat rehabilitasi ini. Artis yang pernah direhabilitasi di sini adalah Andhika eks “Kangen Band” dan Izzy “Kangen Band”.

Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu 

Tak jauh dari Jakarta, tepatnya di Kepulauan Seribu, juga terdapat pusat rehabilitasi narkoba. Namanya Sebaru Beach Recovery Resort yang terletak di Pulau Sebaru.

Pulau ini sejatinya adalah kosong tak berpenghuni, ingga akhirnya dibangun pusat rehabilitasi beberapa tahun lalu atas kerja sama Badan Narkotika Nasional dan Yayasan Nusantara Astriprima. Kawasan pulau ini hanya sesekali didatangi wisatawan untuk menyelam ataupun snorkeling di sekitarnya. Keindahan bawah laut Pulau Sebaru memang menarik hati para penyelam karena masih sangat perawan. (dari berbagai sumber)

Peta Jadul Kembali Eksis di Wisatawan ABG

Peta wisata kertas tak lagi dianggap ketinggalan zaman (Foto: smh)

Peta wisata kertas tak lagi dianggap ketinggalan zaman (Foto: smh)

DENMARK – Peta kertas kembali menjadi tren di Eropa. Kali ini, peta kertas tidak lagi jadul alias ketinggalan zaman, bahkan digemari kalangan wisatawan muda.

Di zaman teknologi modern masa kini, peta jadul yang terbuat dari kertas tak lagi banyak digunakan. Wisatawan merasa lebih mudah menggunakan GPS (Global Positioning System) atau aplikasi peta di smartphone-nya untuk mencari lokasi tujuan.

USE-IT, kelompok LSM dari Denmark, menciptakan peta wisata baru yang ditujukan bagi wisatawan muda dengan desain dan kegunaan yang disesuaikan dengan kebutuhan masa kini. Peta ini didesain oleh seniman lokal dan kontributor dari seluruh Eropa, dan kini telah menyebar penggunaannya di 23 kota pada 14 negara Eropa. Rencananya, penggunaan peta ini akan lebih banyak lagi dalam waktu ke depan.

Peta dan panduan wisata USE-IT dibuat se’muda’ mungkin agar menarik minat wisatawa ABG. “Isi panduan wisatanya dibuat tidak biasa, dengan menampilkan tempat-tempat wisata yang tidak dicantumkan di buku panduan wisata kebanyakan,” kata Oliver Bourdon, turis dari Montreal yang menggunakan peta ini, seperti dikutip SMH, Senin (28/1/2013).

USE-IT dapat diperoleh dengan cuma-cuma di kantornya di Brussels, Denmark. Saat mengambil peta ini, Anda akan disambut oleh sukarelawan yang siap membantu menggunakan peta semaksimal mungkin. Anda bisa mengambil peta kota-kota di Eropa, mulai dari Wina hingga Porto.

Dalam panduan wisata tersebut juga terdapat lokasi hostel, restoran, bar, dan atraksi unik lainnya. Misalnya, pada peta Kota Bruges, Belgia, terdapat petunjuk “tempat terbaik untuk berciuman”, ada pula penunjuk waffle terenak di kota penghasil waffle itu.

Pascabanjir, Permintaan Apartemen Naik 30%

detail berita

Foto: dok okezone

JAKARTA – PT Trikarya Idea Sakti, pengembang apartemen Pasar Baru Mansion mengaku jika permintaan hunian apartemen meningkat 30 persen. Hal tersebut terjadi pascabanjir besar yang melanda Jakarta 17 Januari lalu.

“Permintaan apartemen kita naik 30 persen per pekan. Biasa 20 unit menjadi 26 unit,” ujar GM Marketing Pasar Baru Mansion, Ratdi Gunawan, seperti dikutip dari keterangan tertulis perusahaan di Jakarta, Senin (28/1/2013).

Lokasi strategis dengan akses keluar masuk dan saluran air yang tertata baik ini yang menurutnya membuat penghuni tidak harus khawatir tinggal di titik banjir yang merugikan dan mengancam keselamatan. Sebagai informasi, saat banjir Jakarta 17 Januari kemarin, lokasi Pasar Baru Mansion tidak tergenang air.

Banjir yang melanda Jakarta dalam sepekan lalu memang cukup membuat aktivitas keseharian masyarakat terganggu. Curah hujan yang tinggi hingga pertengahan Februari nanti, ditambah jebolnya beberapa waduk di Jakarta menghambat aktivitas pekerjaan dan bisnis.

Selain air yang menggenang, PLN terpaksa mematikan listrik perumahan untuk alasan keamanan, yang berujung pada tidak dapat digunakannya air PAM. Masalah ini bukannya tanpa solusi. Pemerintah telah melakukan upaya maksimal untuk keselamatan dan kenyamanan warga Jakarta.

Sebagai informasi, Apartemen Pasar Baru Mansion dipasarkan dengan harga mulai Rp500 jutaan, serta angsuran mulai 11 jutaan per bulan. “Saat ini, unit apartemen sudah terjual 60 persen dari total 582 unit, dan progress pembangunan sudah mencapai lantai 23,” kata Gunawan.

Dia menambahkan jikapenyelesaian pembangunan tetap berjalan sesuai jadwal. Diperkirakan, pembangunan apartemen tersebut rampung pada pertengahan 2013. (nia)

1.600 Unit Apartemen Bakal Padati DKI, Tambah Banjir kah?

detail berita

Banjir di Jakarta (foto: dok.okezone)

JAKARTA – Jumlah unit apartemen diperkirakan akan semakin bertambah setiap tahunnya. Berdasarkan riset konsultan properti Coldwell Banker Commercial, setidaknya akan ada 1.600 unit apartemen sewa yang akan memenuhi Jakarta.

Menanggapi hal ini, Ahli Tata Kota, Tjuk Kuswartojo mengatakan jika hal tersebut positif asalkan ada hal-hal yang harus diperhatikan. Misalnya terkait dengan struktur bangunan.

“Pembangunan apartemen itu positif, karena akan membuat kepadatan bangunan,” ungkapnya saat dihubungi Okezone, Senin (28/1/2013).

Dia menjelaskan, struktur bangunan tersebut adalah jika pembangunan fondasi apartemen menggunakan tiang pancang yang ditanam ke dalam tanah hingga tanah keras. Dengan proses tersebut, dapat mengantisipasi terjadinya penurunan tanah hingga terjadinya banjir.

“Tanah jadi lebih longgar untuk dibuat sebagai sumur resapan air dan dapat sebagai cadangan air,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, berdasarkan riset konsultan properti Coldwell Banker Commercial, pasar apartemen sewa di Jakarta terus mengalami peningkatan. Hal ini dilihat dari tingginya permintaan yang berasal dari banyaknya warga asing yang masuk untuk bekerja di Jakarta.

“Dalam beberapa tahun ke depan, diperkirakan akan ada sekira 1.600 unit apartemen sewa yang masuk dalam pasar Jakarta. Dari sembilan proyek apartemen sewa, enam di antaranya berlokasi di luar kawasan pusat bisnis atau central business district (non-CBD) area dan tiga lainnya berada dalam kawasan CBD,” ungkap laporan tersebut. (nia)

Tanah di Pluit Alami Penurunan

detail berita

Banjir di Jakarta (foto: dok.okezone)

JAKARTA – Banjir yang terjadi di kawasan Pluit disinyalir karena adanya penurunan tanah di kawasan tersebut. Adanya penurunan tanah dikarenakan pengambilan air tanah yang berlebihan dan juga proses pemadatannya belum sempurna.

“Kawasan Pluit itu merupakan kawasan dengan tanah bentukan dari pantai,” ungkap Ahli Tata Kota, Tjuk Kuswartojo, saat dihubungi Okezeone, Senin (28/1/2013).

Dia menambahkan jika rumah-rumah yang berada di daerah Pluit merupakan rumah-rumah yang dibangun di atas bekas rawa. Maka dari itu fondasi yang digunakan di kawasan ini merupakan fondasi cerucuk kayu.

“Cerucuknya sudah lapuk sehingga urukannya turun. Hal ini merupakan efek dari pemilihan pembangunan rumah bekas rawa,” ungkapnya.

Sebelumnya, kondisi tanah di Jakarta terus menurun. Selain dari faktor geologi, penyebab terjadinya hal ini karena pengambilan air tanah yang berlebihan. Penurunan tanah menyebabkan banjir meluas dan sistem kanal yang dibangun tidak efektif menanggulanginya.

Selain itu, menurut Rencana Tata Ruang Wilayah DKI Jakarta 2011-2030 penurunan muka tanah terparah terjadi di sebagian kecamatan Penjaringan, seperti Pluit dan Muara Baru. Kawasan di Jakarta Barat juga mengalaminya seperti di Kapuk dan Kamal yang berada lima kilometer dari bibir pantai Jakarta. (nia)

Pengembang Ngaku Pasca Banjir Permintaan Apartemen Naik 30%

 

Jakarta – Salah satu pengembang PT Trikarya Idea Sakti, yang merupakan pengembang apartemen Pasar Baru Mansion mengaku terjadi kenaikan permintaan apartemen pasca banjir Jakarta beberapa pekan lalu.

GM Marketing Pasar Baru Mansion Ratdi Gunawan mengatakan faktor pendukung lokasi Pasar Baru Mansion yang tidak tergenang air menjadi penopang kenaikan permintaan tersebut. Hal ini membuat permintaan hunian bertingkat meningkat 30% pasca sepekan banjir yang melanda Jakarta.

“Permintaan apartemen kita naik 30% per pekan. Biasa 20 unit menjadi 26 unit,” katanya seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, Senin (28/1/2013).

Ia menuturkan lokasi strategis dengan akses keluar masuk dan saluran air yang tertata baik, membuat penghuni tidak harus khawatir tinggal di titik banjir yang merugikan dan mengancam keselamatan.

Selain itu, genset 24 jam yang biasa melengkapi gedung apartemen menjamin keleluasaan menghadapi musim banjir tanpa pemadaman listrik dan keterbatasan air bersih. Apartemen Pasar Baru Mansion dipasarkan dengan harga mulai Rp 500 jutaan, serta angsuran mulai Rp 11 jutaan/ bulan.

“Saat ini, unit apartemen sudah terjual 60% dari total 582 unit, dan progress pembangunan sudah mencapai lantai 23,” kata Gunawan.

Ia menambahkan bahwa penyelesaian pembangunan tetap berjalan sesuai jadwal, pertengahan tahun 2013.

Ini Dia Perusahaan yang Paling Dibenci di AS (2)

img

Foto: Reuters

Jakarta – Di Amerika Serikat (AS), sebuah perusahaan sangat sulit untuk dicintai masyarakat seperti layaknya Apple atau Amazon. Banyak perusahan yang dibenci dan bahkan difitnah.

Akhirnya, untuk disukai, perusahaan harus melakukan segala hal dengan benar. Tapi, untuk masuk ke dalam daftar perusahaan yang dibenci, yang harus dilakukan adalah membuat kesalahan-kesalahan yang membuat marah para konsumennya, menghukum para pemegang sahamnya, dan melakukan kekerasan terhadap pekerjanya.

Ketika perusahaan sahamnya anjlok, ketika karyawan merasa tidak nyaman dan berujung dengan memperlakukan konsumen dengan buruk, ketika slip merah dibagikan secara massal, dan lain-lain, itu adalah kondisi di mana sebuah perusahaan sadar bahwa citranya sudah turun.

Wall Street melakukan penelitian lebih mendalam terhadap hal-hal seperti itu. Dengan metode pengukuran seperti survei terhadap konsumen, performa sahamnya, dan kepuasan pekerjanya.

Dikutip dari dailyfinance, Senin (28/1/2013), ada 10 perusahaan di Amerika yang paling dibenci, apa saja? Klik tautan di bawah untuk mencari tahu bagian keduanya.

Gubernur BI: Akibat Banjir, Inflasi Januari Bisa di Atas 1%

detikFinance
Jakarta – Bank Indonesia (BI) memperkirakan inflasi pada Januari 2013 ini melebihi 1%. Pendorong meningkatnya inflasi adalah banjir yang terjadi di beberapa kawasan khususnya Jabodetabek yang mengganggu distribusi barang.

Demikian disampaikan Gubernur BI Darmin Nasution ketika ditemui di Jakarta Convention Center, Senin (28/1/2013).

“Dengan adanya banjir sedikit adanya banjir bisa di atas 1%, ya mungkin 1,1%, ya mudah-mudahan tidak sampai 1,2%,” ungkapnya.

Sebelumnya, Darmin sempat memperkirakan inflasi berada di kisaran 0,9%. Namun, dengan terjadinya banjir yang melanda di beberapa kota di Indonesia, termasuk Jakarta, maka akan memberikan sedikit dampak terhadap inflasi.

“Tadinya sebelum ada banjir-banjir ini kita memperkirakan inflasi sekira 0,9% di Januari. Tentu adalah pengaruh banjir, tapi ya tidak nasional, tapi inflasi kita itu diukur dari beberapa banyak daerah,” pungkasnya.

Hal yang Perlu Dilakukan Pemerintah Saat Proses Sosialisasi Rp 1.000 Jadi Rp 1

Jakarta – Ekonom Ryan Kiryanto menyarankan pemerintah dan Bank Indonesia (BI) mengutamakan pemberian informasi kepada masyarakat selengkap-lengkapnya dalam tahap sosialisasi redenominasi. Hal ini akan mempermudah masyarakat untuk mencerna kebijakan tersebut.

“Manfaat yang nantinya diterima publik apa, itu yang mesti dijawab dulu,” ungkap Ryan kepada detikFinance di Gedung MNC, Jakarta, Senin (28/1/2013)

Ryan menuturkan beberapa hal yang bisa diutarakan kepada masyarakat mengenai manfaat redenominasi. Pertama adalah terkait dengan skala transaksi keuangan.

“Kita lebih menjadi simple, karena di dalam skala transaksi keuangan terjadi penyederahanaan mata uang karena penghilangan tiga digit angka nol,” paparnya.

Kedua, sambungnya adalah rasa kebanggaan dibandingkan dengan negara lain. Sebab, jika sebelumnya menyebut US$ 1 sama dengan Rp 9 ribuan maka setelah redenominasi US$1 sama dengan Rp 5 atau Rp 6.

“Kan dekat 1 dengan 6 dibanding 1 dengan 9 ribu jauh sekali. Itu kebanggan yang tidak bisa diukur dengan angka,” jawabnya.

Selain dengan menyatakan manfaat, pemerintah dan BI juga harus merangkum hasil dari konsultasi publik. Ryan menilai harus ada format sosialisasi dengan question and answer (Q and A). Disamping komunikasi yang dilakukan secara intensif.

“Kekhawatiran itu makanya itu mesti di-capture, ditangkap, diindetifikasi untuk nanti dijelaskan. Jadi dalam proses redenominasi harus ada proses Q and A. Kalau begini gimana begini ada jawabnya. Jadi itu harus disebarluaskan ke masyarakat, lewat berbagai komunikasi,”tutupnya