Travel Agent ‘Gurem’ Relakan Refund Tiket Batavia Air

Batavia air A330 (Foto: Planespotter)

Batavia air A330 (Foto: Planespotter)

JAKARTA – Pailitnya sebuah maskapai penerbangan bukan yang pertama kali terjadi di Indonesia. Para agen perjalanan?

Pengumuman pailit Batavia Air mengejutkan banyak pihak, terutama para calon penumpang yang telah membeli tiket dan agen perjalanan. Kejadian ini bukanlah kali pertama di Indonesia, sebelumnya sudah pernah terjadi pada maskapai Adam Air dan Mandala Air. Dan, dari sekian kali kejadian serupa, tidak pernah ada penyelesaian yang tuntas, baik untuk penumpang maupun agen perjalanan.

“Biasanya sih sangat sulit untuk berharap uang kembali seutuhnya karena untuk kasus-kasus sebelumnya, seperti Adam Air dan Mandala Air, juga tidak ada penyelesaian. Untungnya, untuk kasus Batavia Air ini kami tidak mengalami kerugian apapun,” kata Nikki M. Sulistio, Ticketing Manager MNC Travel and Services, kepada Okezone di Gedung HighEnd, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Jumat (1/2/2013).

Menurutnya, gonjang-ganjing tidak sehatnya maskapai Batavia Air sudah tercium sejak batalnya akuisisi yang dilakukan Air Asia beberapa bulan silam. Pihaknya pun segera membatasi penjualan tiket Batavia Air. Hingga akhirnya, pemesanan tiket dan jadwal penerbangan terakhir yang dilayani sudah berangkat sekira dua pekan sebelum pengumuman pailit.

“Saya sih sudah dengar warning dari teman-teman airlines dan agen travel yang lain sejak bulan November lalu,” ujarnya.

Untuk ganti rugi yang dijanjikan, dikatakan Nikki, prosesnya cukup sulit berkaca dari kasus pailit maskapai sebelumnya. Para penumpang biasanya sudah memahami situasi tersebut sehingga terkadang mereka mengabaikan tiket yang dibeli. Namun, jika mereka tetap menginginkan pengembalian tiket, agen perjalanan biasanya akan mengarahkan mereka untuk langsung ke kantor maskapai bersangkutan. Sementara, bagi agen perjalanan ‘gurem’, yang memberikan deposit kurang dari Rp10 juta kepada maskapai, mereka cenderung merelakan kerugiannya.

“Bagi travel agent yang memiliki sisa deposit di Batavia Air, pasti rugi. Tapi, biasanya kalau deposit kurang dari Rp10 juta, mereka akan merelakannya, dan mencari cara lain untuk menutup kerugian daripada harus mengurusi berbagai hal yang mengeluarkan uang lebih banyak lagi,” jelasnya.

Keresahan turut dirasakan calon penumpang Batavia Air. Selain rugi material, mereka pun harus mengatur jadwal penerbangan lainnya, bahkan hingga tak dapat menghadiri acara penting.

“Saya beli tiket Jakarta-Lampung, rencananya dari menghadiri keperluan di Jakarta, saya mau nengok keluarga di Lampung. Harga tiket yang saya beli Rp400 ribu, lebih tinggi dari biasanya Rp250-300 ribu. Saya pilih Batavia Air karena harganya lebih murah. Kalau sudah begini, ya cari yang lain,” ujar Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Maluku Utara, M. Syafei, kepada Okezone.

Menurutnya, tidak ada kejelasan ganti rugi dapat dilakukan. Dia hanya diminta mengisi sebuah lembaran formulir yang didapatkan dari situs agen perjalanan yang ia gunakan jasanya. Pihak agen perjalanan akan mengirimkan formulir tersebut kepada kurator yang menangani masalah pailit Batavia Air.

“Mungkin untuk kembali uang prosesnya bisa sampai jangka waktu berbulan-bulan, namun bisa juga lebih cepat. Saya pernah mengajukan refund tiket sebelumnya, karena minta ganti jadwal penerbangan, itu prosesnya terhitung cepat, hanya satu bulan,” tutupnya.

Menurut Syafei, dalam kasus seperti ini peran pemerintah sangat diperlukan.Kalau sebuah maskapai dinyatakan pailit semestinya tidak serta merta tutup begitu saja. Namun seharusnya pihak maskapai penerbangan harus melayani dan menuntaskan terlebih dahulu refund tiket penumpang.

“Dalam hal ini hak-hak penumpang sebagai konsumen juga harus diperhatikan. Hakim jangan hanya fokus pada penegakan hukum tapi juga penegakan keadilan. Untuk saya, Lampung masih mudah dijangkau, tapi bagaimana dengan yang lebih jauh dan beli tiket cukup banyak?,” tutupnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s