Dituding Jiplak Logo, Pengusaha Jepang Gugat Pemilik American Grill Indonesia

Kemiripan logo restoran asal Jepang, Wara-wara dan Shirokiya, dengan logo restoran American Grill dan Kinotaki Indonesia.

Kemiripan logo restoran asal Jepang, Wara-wara dan Shirokiya, dengan logo restoran American Grill dan Kinotaki Indonesia. (sumber: Istimewa)

Arifin Siman, pemilik restoran American Grill dan Kinotaki Indonesia, dituduh menjiplak logo restoran Wara-wara dan Shirokiya asal Jepang.

Jakarta – Perusahaan restoran  waralaba di Jepang yang baru mau membuka cabang pertamanya di Indonesia menggugat pengusaha Indonesia karena dituding melakukan penjiplakan logo yang digunakan untuk restoran American Grill Indonesia.

Arifin Siman adalah pemilik restoran American Grill (sebelumnya bernama Sizzler) dan Kinotaki di Indonesia yang dituduh menjiplak logo restoran Wara-wara dan Shirokiya, restoran asal Jepang yang memiliki banyak cabang di seluruh dunia.

Pengusaha asal Jepang sekaligus pemilik Restoran Wara-wara dan Shirokiya, Kabushiki Kaisha Monteroza, menilai Indonesia adalah negara yang berpotensi di bisnis restoran, sehingga ia berniat membuka cabang baru kedua restorannya itu di Indonesia.

Namun, saat perusahaannya mencoba mendaftarkan merek dagang, kedua logo miliknya tersebut ternyata sudah dipakai oleh salah satu perusahaan Indonesia sejak Oktober 2003.

Padahal, merek dan logo Wara-wara dan Shirokiya telah lama terdaftar di negara asalnya di Jepang dan juga di Organisasi Hak atas Kekayaan Intelektual Dunia atau WIPO sebagai merek internasional.

Apalagi, menurut Kabushiki, pihaknya telah mempromosikan mereknya secara gencar di beberapa negara secara terus-menerus sehingga telah memiliki reputasi dan kekhasan yang sudah dikenal oleh masyarakat dan dunia internasional.

Berdasarkan alasan tersebut, Kabushiki berniat menggugat Arifin karena berdasarkan Undang-Undang no.15 tahun 2001, pendaftaran logo yang sama akan ditolak Direkturat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Indonesia  Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia.

“Kabushiki adalah pemilik satu-satunya merek dan logo Wara-wara dan Shirokiya yang mempunyai hak eksklusif atau hak khusus untuk memakai merek tersebut di Indonesia,” kata Salim Halim, pengacara Kabushiki, lewat rilis yang diterima Beitasatu.

Arifin sebagai pemilik resto terkenal American Grill dan Kinotaki dinilai sebagai pendaftar merek yang tidak memiliki itikad baik.

Sehingga, pihak Kabushiki meminta Pengadilan Niaga Jakarta Pusat dan Dirjen Hak Kekayaan Intelektual untuk membatalkan pendaftaran logo Wara-wara dan Shirokiya yang diajukan oleh Arifin sejak tahun 2003.

“Logo kami dipilih untuk dipakai  krena sudah terkenal mutu dan kualitasnya selama puluhan tahun. Jawabannya tidak sulit karena tergugat dapat menikmati keterkenalan merek tersebut tanpa susah payah mempromosikan,” ujar Salim.

Pihak American Grill Indonesia hingga saat ini belum bisa dimintai keterangan.

Penulis: Febriamy Hutapea

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s