7 Tradisi Unik Rayakan Valentine di Dunia

 img

Cokelat untuk Hari Valentine di Jepang (shifteast.com)

Jakarta – Valentine ternyata tak selamanya identik dengan memberikan cokelat dan makan malam. Ada juga tradisi unik yang biasa dilakukan oleh negara tertentu, untuk merayakan Valentine. Mau tahu seperti apa?

Mulai dari makan mie hitam untuk mereka yang jomblo sampai menyelipkan empat lembar daun di bawah bantal, adalah dua dari 7 tradisi yang tak biasa untuk merayakan Valentine. Melansir situs Oddee, Selasa (12/2/2013) berikut adalah 7 tradisi unik di dunia untuk merayakan Hari Kasih Sayang:

1. Slovenia: Berkebun dan berladang

Santo Valentine dianggap suci di Slovenia. Konon, hari Valentine adalah waktunya tanaman dan bunga mulai tumbuh. Itu adalah hari pertama pada tahun tersebut untuk memulai berkebun anggur dan berladang.

Seperti namanya, Valentine datang pada 14 Februari. Hari tersebut juga dipercaya menjadi tradisi untuk melamar dan menikahi orang-orang yang mereka cintai. Sebenarnya, perayaan Hari Kasih Sayang di Slovenia, dirayakan pada tanggal 12 Maret. Perayaan tersebut dikenal dengan Saint Gregory’s Day.

2. Jepang: Wanita memberikan pria cokelat

Setiap 14 Februari, wanita Jepang punya tradisi untuk memberikan cokelat pada pria. Jenis cokelat yang diberikan pun berbeda-beda sesuai dengan hubungan antara keduanya. Giri-choko diberikan untuk atasan, rekan kerja, dan teman. Honmei-choko diberikan untuk pacar dan suami. Honmei-choko adalah cokelat yang spesial karena dibuat sendiri oleh si pemberi.

Satu bulan kemudian, tepatnya tanggal 14 Maret mereka merayakan White Day. Barulah pada hari tersebut, pria memberikan hadiah pada wanita yang sudah memberinya cokelat. Hadiah tersebut setidaknya dua atau tiga kali lipat lebih berharga dari hadiah yang diterimanya saat Valentine.

Bila pria tersebut tidak memberikan hadiah, menganggap dirinya berada di posisi yang lebih tinggi. Jika nilai hadiah yang diberikan oleh pria memiliki nilai yang sama dengan pemberiannya, itu dianggap kalau si pria ingin mengakhiri hubungan. Tidak hanya cokelat, saat ini perhiasan, aksesoris, dan pakaian menjadi pilihan untuk hadiah.

3. Wales: Memberikan sendok dengan lambang cinta

Berbeda dengan negara lain yang merayakan Valentine pada tanggal 14 Februari, Wales justru merayakan Valentine pada 25 Januari. Hari Valentine ini dikenal sebagai Dwynwen’s Day. Ini dilakukan untuk memperingati kisah cinta tragis antara Dwynwen yang dianggap suci oleh orang Welsh dan pangeran muda bernama Maeron. Karena alasan tertentu, meski saling mencintai keduanya tidak bisa bersama.

Kisah ini pun menginspirasi warga Wales untuk bertukar kartu dan hadiah. Ini dilakukan untuk mengutarakan perasaan antara satu sama lainnya. Biasanya, Dwynwen’s Day dirayakan dengan memberi dan menerima sendok cinta. Pada gagang sendok tersebut diberi ukiran simbol yang romantis. Kemudian, sendok tersebut diberikan pada wanita yang dicintai.

4. Britania Raya: Menyelipkan 4 daun salam ke bantal & bola tanah liat

Pada malam Valentine, wanita di Britania Raya punya tradisi unik yaitu menyelipkan empat lembar daun salam di sudut bantal. Tidak hanya itu, mereka juga akan makan telur dengan garam. Mereka kalau malam itu akan memimpikan suami mereka di masa depan.

Adapun, wanita yang menuliskan nama kekasih mereka di kertas dan dimasukkan ke dalam bola-bola tanah liat. Kemudian bola tersebut diceburkan ke dalam air. Kertas manapun yang muncul pertama kali, dipercaya akan menjadi calon suami mereka. Sekarang, beberapa masyarakat masih melakukan tradisi ini.

5. Korea Selatan: Yang jomblo makan mie hitam

Mirip dengan Jepang, wanita di Korea Selatan akan memberikan cokelat pada pria setiap tanggal 14 Februari. Pada White Day tanggal 14 Maret, para pria membelas memberikan permen cokelat pada seorang perempuan.

Bedanya, di Korsel ada juga Black Day yang dirayakan pada 14 April. Pada hari tersebut, mereka yang tidak mendapat hadiah pada 14 Februari atau 14 Maret, akan pergi ke sebuah restoran China untuk makam mie hitam. Mie hitam, menandakan suasana ‘berkabung’ untuk mereka yang jomblo.

Korea juga merayakan Pepero Day pada 11 November. Saat itu pasangan muda saling memberikan kue Pepero. Uniknya, Korea Selatan menandai setiap tanggal 14 dari Januari sampai Desember, adalah Hari Kasih Sayang. Hari-hari itu adalah Candle Day, Valentine’s Day, White Day, Black Day, Rose Day, Kiss Day, Silver Day, Green Day, Music Day, Wine Day, Movie Day, dan Hug Day.

6. China: Pergi ke kuil jodoh

Ternyata China juga punya tanggal Valentine sendiri, yaitu Qi Xi Jie atau hari ketujuh pada bulan ketujuh kalender China. Untuk tahun 2013, Hari Valentine China jatuh pada tanggal 13 Agustus. Tradisi ini berawal dari kisah cinta romantis pada 2.000 tahun silam. Banyak cerita tentang legenda yang mendasari Qixi Festival.

Konon, dahulu ada seorang gembala sapi bernama Niulang dan seorang bidadari penenun, bernama Zhinv. Namun, keduanya dipisahkan oleh dewi dari surga yang marah karena bidadari ingin menikahi seorang manusia. Alhasil, mereka hanya bisa bertemu sekali setahun di sebuah jembatan yang dibentuk oleh burung gagak.

Untuk merayakan hari ini, masyarakat China datang ke Kuil Jodoh dan berdoa untuk percintaan, kebahagiaan, dan perkawinan. Sedangkan yang jomblo, juga mengunjungi kuil untuk meminta keberuntungan dalam percintaan. Pada malam harinya, gadis-gadis yang belum menikah berdoa kepada bintang Vega. Biasanya, pada hari itu gadis-gadis muda di China juga akan mengukir buah melon.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s