Prospek Pasar Properti Indonesia Semakin Cerah

General Manager Rumah123.com Andy Roberts.

General Manager Rumah123.com Andy Roberts. (sumber: Rumah123.com)

“Masyarakat Indonesia semakin peduli terhadap kepemilikan properti.”

Jakarta – Pasar properti Indonesia khususnya Jakarta menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat. Dalam survei yang dilakukan iProperty Group di beberapa negara Asia yaitu Indonesia, Malaysia, Hong Kong dan Singapura, para responden menyatakan kesanggupan membeli serta kenaikan harga properti di masa mendatang merupakan faktor terbesar yang menjadi pertimbangan saat membeli properti.

Menariknya dari survei tersebut terlihat bahwa pasar properti di Indonesia akan terus meningkat.

Bahkan berdasarkan survei dari PriceWaterHouseCoopers (PWC) dan Urban Land Institute yang berbasis di Washington D.C. menyebutkan bahwa Jakarta akan menjadi pasar real estat teratas di Asia di tahun 2013.

Indonesia akan berada di posisi teratas mengalahkan Shanghai, Singapura, Sydney, dan Kuala Lumpur.

“Masyarakat Indonesia semakin peduli terhadap kepemilikan properti, baik sebagai tempat hunian atau menjadi investasi jangka panjang” ujar Andy Roberts, General Manager Rumah123.com dalam jumpa pers di Tea Addict, Jakarta Selatan, Selasa (12/1).

Hasil survei yang dilakukan Rumah123.com menunjukkan 64% responden Indonesia memilih rumah sebagai properti pilihan mereka. Jumlah ini menurun dari survei sebelumnya yaitu 73%. Sedangkan 13% memilih Small Office Home Office (SOHO), dan sisanya memilih tanah, apartemen, kios, dan lainnya.

Survey yang melibatkan 6.117 responden tersebut dilakukan sejak 3 Desember 2012 hingga 4 Januari 2013.

Beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan properti ini antara lain pertumbuhan ekonomi yang baik, pertumbuhan kelas menengah yang pesat, dan tingkat inflasi yang stabil.

Faktor pertimbangan masyarakat Indonesia dalam membeli properti juga ditentukan dari lokasi, harga, dan harga sewa.

Selain itu faktor yang membuat prospek pasar properti di Indonesia semakin cerah adalah tingkat inflasi yang cenderung rendah. Menurut broker properti lokal IndoPremier, selama 17 bulan terakhir inflasi rata-rata berada di kisaran di bawah 5%.

Kondisi tersebut menjadi indikator yang baik bagi prospek pasar properti di masa depan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s