RI Ekspor Minyak 200.000 Barel/Bulan, Tapi Impor 300.000 Barel/Hari

Foto: Reuters

Jakarta – Saat ini Indonesia melakukan ekspor minyak mentah 200 ribu barel/bulan, namun dalam sehari Indonesia melakukan impor minyak mentah 300 ribu barel. Kenapa?

Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo mengatakan, minyak mentah yang diekspor adalah minyak yang tidak sesuai dengan spesifikasi kilang di dalam negeri.

Dikatakan Susilo, Indonesia masih mengimpor minyak mentah dan BBM untuk memenuhi kebutuhan BBM nasional yang mencapai 1,4 juta-1,5 juta barel per hari.

“Tapi walau kita ekspor minyak mentah 200.000 barel, jika impor minyak mentah jauh lebih banyak, karena kebutuhan BBM nasional mencapai 1,4-1,5 juta per hari. Sementara produksi minyak mentah kita tidak sampai 1 juta, ya selain harus impor minyak mentah, kita juga impor BBM jadi,” ungkap Susilo ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (15/2/2013).

Berdasarkan data Pertamina, total impor minyak mentah selama 2012 mencapai 98,21 juta barel atau sekitar 300.000 barel per hari. Tingginya impor minyak mentah dan BBM jadi ini, kata Susilo, menjadi penyebab neraca keuangan Indonesia defisit.

“Untuk mengatasi masalah tersebut satu-satunya jalan tidak lain adalah mengurangi konsumsi BBM, seperti konversi BBM ke BBG namun ini perlu waktu yang tidak sebentar, mengurangi pembangkit listrik menggunakan BBM, menggeber pembangkit listrik menggunakan batubara, panas bumi, gas dan lainnya. Tapi ada bagian yang tidak bisa diubah yakni konsumsi kendaraan yang menggunakan minyak, ini sulit,” cetus Susilo.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s