Usai Beli Heinz Rp 266 Triliun, Orang Terkaya Ketiga Dunia Ini Incar ‘Gajah’ Lain

Jakarta – Orang paling kaya nomor dua di dunia, Warren Buffett, berniat membeli perusahaan raksasa lain meski baru saja membeli perusahaan saus tomat terbesar di dunia, Heinz, senilai US$ 28 miliar (Rp 266 triliun).

Ia menyatakan hal itu melalui sambungan telepon dalam acara “Squawk Box” CNBC, Jumat (15/2/2013). Kepada Becky Quick, sang pembawa acara, Buffet berkata, “Saya siap untuk beli satu ‘gajah’ lagi, kalau Anda lihat ada yang berkeliaran tolong telepon saya,” katanya sambil sedikit bercanda.

Gajah yang dimaksud Buffet adalah perusahaan raksasa yang sudah terkenal di dunia. Selama ini, Buffet memang menekankan bahwa perusahaan harus bisa membeli perusahaan-perusahaan lain yang lebih besar supaya bisa bersaing dan terus tumbuh.

“Kami sudah siap. Senjata pembunuh gajah kami sudah terisi, dan jari saya sudah gatal untuk menarik pelatuk,” imbuhnya.

Heinz merupakan merek terkenal yang sudah mendunia, baik itu untuk produk saus, kecap, hingga sayuran dan jus. Jika dilihat dari harganya, memang sangat besar.

Dalam akuisisi Heinz ini, perusahaan milik Buffett, Berkshire Hathaway, menyumbang sekitar US$ 12-13 miliar. Sisanya dananya akan dipenuhi oleh mitranya 3G Capital Management.

Di Asia, Heinz memiliki produk kecap ABC yang juga terkenal dengan produk saus sambalnya, kemudian kentang beku bermerek Ore-Ida, lalu kecap bermerek Master and meiweiyuan di China, dan minuman kesehatan anak bermerek Complan di India.

Di akhir 2012 lalu, Buffet mengatakan Berkshire punya uang tunai senilai US$ 47 miliar (Rp 446,5 triliun). Ia memang tipe orang yang selalu menyiapkan dana ‘nganggur’ minimal US$ 20 miliar (Rp 190 triliun).

Jadi, uang yang bisa dipakai secara bebas sekitar US$ 27 miliar (Rp 256,5 triliun). “Tentu saja dana ini terus bertambah setiap bulannya, jadi ‘senjata’ kita selalu terisi peluru,” ujarnya.

Ia mengatakan, meski Buffett membayar lebih mahal dan jadi penguasa saham mayoritas, akan tetapi pengelolaan Heinz akan diserahkan kepada 3G Capital.

“Secara sisi operasional, ini akan jadi ‘bayi kecil’ mereka (3G Capital),” tambahnya.

“Ini jadi kerjasama yang baik bagi kami. Kerjasama di mana saya tidak harus banyak bekerja, itulah kerjasama yang baik,” jelasnya.

Buffet membeli Heinz lewat perusahaan investasinya Berkshire Hathway bersama 3G Capital. Heinz adalah produsen saus dan bahan makanan terbesar di dunia. Heinz yang didirikan pada 1869 telah memiliki 57 jenis produk dan menguasai 150 merek dan memasarkannya di 200 negara. Pada 2012, pendapatan bersih Heinz mencapai US$ 923 juta dengan aset US$ 11,98 miliar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s