Aneka Pastry Sehat ala The Cakes Company

The Cakes Company mengakomodir keinginan konsumen lewat penyajian kue dalam bentuk mini berukuran 4x4x7 yang diberi nama Minion.
The Cakes Company mengakomodir keinginan konsumen lewat penyajian kue dalam bentuk mini berukuran 4x4x7 yang diberi nama Minion. (sumber: Beritasatu.com/Yanuar Rahman)

Jakarta – Untuk kebanyakan orang, menyantap sajian pastry kerap dihubungkan dengan “perasaan bersalah” karena takut akan efek kegemukan atau hal lain yang disebabkan rasa manis dari makanan tersebut.

Namun,  anggapan tersebut ditepis oleh The Cakes Company, sebuah perusahaan pastry yang menghadirkan aneka kue yang lebih sehat karena menggunakan bahan pemanis yang ringan namun tetap mengedepankan bahan-bahan premium.

Resmi beroperasi pada tanggal 14 September 2012, The Cakes Company didirikan oleh lima orang sahabat yang menggemari ragam pastry, yaitu Deki Andika (lawyer Lubis Ganie Surowidjojo), Hasyyati Biana (Pastry Chef), M. Yudhya Umari. P (Founder WHY Admixture Creative), Ario D. Murtanto (Commercial Cookery yang saat ini aktif di proyek Masterchef Indonesia), serta Rizky Ardi Nugroho (Founder beras organik O’Rice).

Kelima orang ini, sepakat untuk mendirikan sebuah perusahaan pastry yang berbeda karena kekecewaan mereka saat melihat beberapa perusahaan pastry yang hanya mengedepankanbrand tapi kurang memperhatikan bahan-bahan kue berkualitas.

“Kami kemudian sepakat untuk membuat perusahaan kue yang mengedepankan kualitas dengan menawarkan produk berbahan dasar premium namun tetap peduli gaya hidup sehat. Dari awal berdiri, idenya The Cakes Company adalah easy to get and healthy,” jelas Hassyati Biana, Pastry Chef sekaligus pendiri The Cakes Company saat ditemui Beritasatu.com di dapur The Cakes Company, kawasan Pondok Cabe, Jakarta Selatan, Rabu (20/2).

Sejauh ini, lanjut dia, The Cakes Company menawarkan 9 menu istimewa seperti Green Tea Tiramisu, Baked White Choco Cheesecake, Toblerone Truffle Mousse Cake, My Cookies & Ur Cream Cake, Lady Pink Velvet Cake, Brewed Up Capuccino Torte, Strawberry Snow Torte, Choewy Mango Pannacotta, dan Strawberry Chiboust Gateaux. Semua menu ini menggunakan sedikit bahan pemanis dari bahan dasar sari gandum.

“Tentunya, akan ada menu lain karena kami sudah menyiapkan 20 resep istimewa untuk pelanggan kami,”sambungnya.

Semua menu berada dalam pengawasan Hasyyati, karena ia satu-satunya chef yang bekerja membuat ragam kue tersebut, dibantu oleh seorang asisten.

Dengan latar belakangnya sebagai sarjana jurusan Food Technology di RMIT University, Melbourne, Australia, perempuan yang akrab disapa Sissi itu siap mendedikasikan dirinya sebagai koki yang menjembatani keinginan pelanggan dan penikmat pastry namun tetap mendambakan hidup sehat.

“Yang kita tawarkan di The Cakes Company adalah healty food, tasteful, tapi mengedepankanquality,” tambah dia.

Saat ini, The Cakes Company menawarkan produk mereka lewat jasa pembelian online selama 24 jam. Harga yang ditawarkan pun cukup variatif, tergantung pada ukuran. Untuk ukuran diameter 12 cm berkisar antara Rp135 ribu sampai Rp160 ribu. Sedangkan untuk diameter 22 cm, harga berkisar Rp250 ribu sampai Rp300 ribu per buah.

Untuk biaya pengiriman, khusus wilayah Jakarta tidak dikenakan biaya bila ingin dikirimkan dibawah pukul 21.00 WIB. Diatas itu, akan dikenakan biaya tambahan.

“Tergantung tingkat kesulitan pengiriman. Seperti pernah ada yang request jam 2 pagi di bandara untuk orang tertentu. Waktu itu tambahan charge-nya Rp80 ribu. Namun, biaya tambahan umumnya berkisar antara Rp30 ribu sampai Rp80 ribu,” tambah Deki Andika, yang juga salah seorang pendiri The Cakes Shop.

Untuk komitmen, perusahaan pastry yang mampu meraup laba kotor hingga Rp11 juta perbulan itu, patut diacungkan jempol. Sissi yang bertanggung jawab sebagai Chef siap meladeni konsumen yang membutuhkan produk mereka dalam waktu singkat.

Dicantumkan bahwa pemesanan dilakukan H-3, tapi The Cakes Company bisa menerima pesanan H-1 untuk kawasan Jakarta. Menurut Chef yang pernah menimba ilmu di Hilton Hotel Sidney, dirinya tetap mempertahankan kualitas produk yang berbanding lurus dengan tingkat kecepatan memproduksi kue tersebut.

“Untuk cake, biasanya ada 10 komponen penting (dalam memproduksi). Minimumnya 4, yaitusponge, feeling, sugar syrup, dan garnish. Dimana satu komponen bisa makan waktu at least 45 menit. Dan untuk setting tiga jam. Itu semua kita perhatikan,” jelasnya.

Tersedia Dalam Bentuk Mini
Seolah mengerti isi hati para penikmat makanan manis, The Cakes Company mengakomodir keinginan konsumen lewat penyajian kue dalam bentuk mini berukuran 4x4x7 yang diberi namaMinion.

“Tujuan dibuatnya Minion supaya semua orang bisa merasakan semua rasa di produk kita dalam waktu yang sama,” ungkap Deki.

Makna Minion sendiri, secara harfiah yaitu orang-orang yang setia kepada suatu hal, yang tentunya ditujukan kepada kalangan penikmat cake dan konsumen setia The Cakes Company.

Minion sendiri dikemas secara apik, higienis dan cukup rapat, sehingga jika dimasukan dalam lemari pendingin, aroma bahan makanan lain tak akan merusak produknya.

“Kita jual dengan harga Rp17 ribu. Untuk pemesanan minimum satu lusin dengan biaya tambahan Rp15 ribu untuk pengiriman. Tapi kalau dua lusin, free delivery,” jelas Deki.

The Cakes Company juga siap membuka peluang bisnis dengan membuka kesempatan re-seller bagi para peminat. Boleh dilakukan dengan re-branding atau tetap menggunakan nama The Cakes Company.

“Sistemnya beli putus. Sekarang 4 Fingers sedang melakukan pendekatan ke kita untuk produk Minion. Sedang dalam proses,” kata Sissi.

Kalau tertarik mencicipi nikmatnya kue The Cakes Company, Anda bisa melihat ragam produknya lewat situs http://www.thecakescompany.com atau lewat akun Facebook The Cakes Company serta akun Twitter @thecakescompany.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s