8 Tahun Lagi, China Diprediksi Menjadi Pasar “Online” Terbesar Dunia

Ilustrasi pembelanjaan via online.

Shanghai – Penjualan secara “online” (daring) di China diperkirakan akan melebihi AS$420 miliar per tahun pada 2020. Hal ini kemungkinan akan membuat negara tersebut menjadi pasar ritel “online” terbesar di dunia, demikian hasil studi perusahaan konsultan manajemen global McKinsey & Co., seperti dilaporkan AFP, Kamis (21/3).

McKinsey & Co. mengatakan, penjualan daring di China diperkirakan mencapai antara AS$420 hingga 650 miliar, didorong oleh meningkatnya kelas konsumen dan populasi terbesar dunia dari pengguna internet –yang sekarang lebih dari 500 juta orang.

“China siap untuk menjadi pasar ‘e-tailing‘ terbesar di dunia,” kata McKinsey seraya menambahkan penjualan pada 2020 akan sesuai dengan ukuran gabungan pasar saat ini di AS, Jepang, Inggris, Jerman, dan Prancis.

China melakukan pengawasan ketat atas konten internet, menyensor konten yang dianggap cabul atau sensitif secara politis, melalui “Great Firewall“, sebuah sistem pembatasan dan larangan “online“. Tetapi McKinsey mengatakan, pemerintah setempat sejauh ini telah mengizinkan e-commerce (perdagangan secara elektronik) China untuk berkembang tanpa banyak intervensi.

Penjualan ritel “online” China mencapai 120 miliar dolar AS pada 2011 dan naik lebih lanjut ke estimasi AS$190 miliar menjadi AS$210 miliar tahun lalu, kata laporan McKinsey. Hal ini menempatkan negara tersebut mendekati Amerika Serikat –pemimpin dunia dalam penjualan ritel online, dengan nilai sebesar AS$220 miliar di 2011 dan menjadi AS$230 miliar pada 2012.

Penjualan ritel “online” sekarang mencapai lima hingga enam persen dari jumlah transaksi konsumen China, sedikit lebih tinggi dari lima persen di Amerika Serikat, kata laporan tersebut menambahkan.

“China bisa melupakan ekspansi nasional toko secara fisik yang sering dilihat di negara-negara Barat dan bergerak langsung ke lingkungan ritel yang lebih digital,” katanya lagi.

Dikatakan pergeseran tersebut bisa membantu memacu konsumsi domestik di China. Saat ini pemerintah setempat sedang mencoba untuk mengalihkan dari ketergantungan terhadap ekspor dan investasi.

Tetapi McKinsey mendesak China untuk memperluas infrastruktur broadband internet, mendukung investasi dalam bidang logistik, dan mendorong inovasi dalam teknologi untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik untuk penjualan “online“.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s