Bank Mandiri Kembali Sabet Penghargaan Bank UKM Terbaik

Direktur Commercial and Business Banking Bank Mandiri Sunarso (kanan) menerima penghargaan Best SME Bank in Indonesia dari Editor in Chief majalah The Asset Daniel Yu di Hong Kong, Kamis (21/3) malam.
Direktur Commercial and Business Banking Bank Mandiri Sunarso (kanan) menerima penghargaan Best SME Bank in Indonesia dari Editor in Chief majalah The Asset Daniel Yu di Hong Kong, Kamis (21/3) malam. (sumber: Thomas E Harefa/Investor Daily)

Hong Kong – Bank Mandiri kembali penghargaan untuk keduakalinya sebagai bank terbaik untuk usaha kecil dan menengah (UKM) yang diberikan oleh salah satu majalah ekonomi, keuangan, dan perdagangan terkemuka di Asia, The Asset.

Predikat “Best SME (Small and Medium Enterprise) Bank” ini diserahkan oleh Pemimpin Redaksi The Asset, Daniel Yu, kepada Direktur Komersil dan Bisnis Perbankan Bank Mandiri, Sunarso, di Hong Kong, Kamis (21/3) malam. Majalah yang sama juga memberi penghargaan “Best SME Banker of the Year” kepada Sunarso.

Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan penilaian tim panel editorial The Asset kepada perbankan di Asia Pasifik, yang dianggap memiliki komitmen yang kuat dalam pengembangan UKM, baik melalui inovasi produk, perluasan jaringan, maupun peningkatan kecakapan UKM.

Menurut Sunarso, kedua penghargaan ini merupakan apresiasi positif media internasional kepada perbankan di Indonesia atas kiprah dalam mendukung perkembangan UKM nasional.

“Oleh karena itu, kami mendedikasikan penghargaan ini bagi seluruh nasabah UKM Indonesia yang mandiri,” ungkap dia.

Lebih lanjut Sunarso mengatakan Bank Mandiri berkomitmen untuk mendukung pengembangan UKM di Tanah Air, dan melalui unit business banking telah menyalurkan pembiayaan ke UKM sebesar Rp 38,44 triliun pada 2012 dengan jumlah debitor sebanyak 40.000 lebih. Pembiayaan tersebut meningkat 27% dibandingkan tahun 2011.

Pertumbuhan kredit UKM Bank Mandiri tersebut tercatat lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang sebesar 25%. Tahun ini, perseroan berencana memacu penyaluran kredit UKM sebesar 38% secara year on year.

Data Bank Mandiri juga menunjukkan, kredit tersebut mayoritas disalurkan kepada sektor perdagangan dan pertanian, masing-masing hampir 60% dan 13%. Kualitas portofolio kredit business banking juga membaik yang terlihat dari non performing loan (NPL) yang masih terjaga dengan baik, yaitu 2,42% pada akhir Desember tahun lalu. Pangsa pasar Bank Mandiri di bisnis UKM pada 2012 sebesar 12,7%.

“Pengembangan UKM tidak selalu dilihat dari ketersediaan modal. Sebab, meskipun modal yang tersedia cukup besar, tanpa dukungan iklim yang kondusif, pertumbuhan UKM bakal terhambat,” kata Sunarso di sela-sela acara di Hong Kong itu.

 

Penulis: TEH/HA

Sumber:Investor Daily

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s