Daya Beli Konsumen Meningkat, Industri Makanan Akan Meningkat

Dirjen Industri Agro dan Kimia Kementerian Perindustrian Benny Wahyudi.
Dirjen Industri Agro dan Kimia Kementerian Perindustrian Benny Wahyudi. (sumber: Antara)

Bandung – Industri makanan dan minuman diprediksi tetap baik, bahkan terus mengalami kenaikan pada tahun-tahun mendatang. Industri makanan masih akan tetap menjadi andalan sektor industri pengolahan non migas, demikian dikatakan Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Benny Wahyudi, dalam acara workshop “Pendalaman Kebijakan Industri” di Bandung, Jawa Barat, Jumat (22/3).

Benny mengatakan, industri makanan dan minuman akan tetap bertumbuhan dan menjadi sektor andalan karena didukung oleh kuatnya permintaan di dalam negeri terdorong peningkatan konsumen kelas menengah di dalam negeri.

Peningkatan volume dan terbukanya pasar di dalam negeri harus disikapi bijak, karena hal tersebut menjadi daya tarik yang menimbulkan ancaman masuknya produk sejenis dari negara lain.

Diperlukan upaya serius dalam meningkatkan daya saing, dengan mengatasi sejumlah permasalahan seperti infrastruktur, kompetensi, produktivitas tenaga kerja, iklim investasi, teknologi, serta kondisi kelembagaan birokrasi.

Dalam rangka menangkal produk ilegal dan produk impor, kata dia, pemerintah terus meningkatkan pengawasan barang beredar. Selain itu dengan pengefektifan sistem peringatan dini. Pemerintah juga akan menerapkan Indonesia rapid alert system for food safety. Pemerintah juga akan mengawasi penerapan SNI wajib industri makanan dan minuman seperti kakao bubuk, gula rafinasi, dan tepung terigu.

Benny mengatakan, tantangan industri makanan dan minuman saat ini adalah banyaknya produk ilegal dan produk impor kualitas rendah dengan harga murah. Terganggunya pasar industri makanan dan minuman umumnya diakibatkan oleh isu negatif, seperti penggunaan bahan tambahan pangan yang mengganggu kesehatan, pencantuman label peringatan kandung kolesterol, gula dan isu-isu cukai minuman berkarbonasi.

Menurut Benny, penurunan daya saing industri di pasar internasional yang disebabkan oleh meningkatnya biaya energi, ekonomi biaya tinggi, penyelundupan, belum memadainya pelayanan publik, serta terbatasnya infrastruktur.

Dikatakan, Indonesia saat ini berpartisipasi aktif di dalam forum codex allimentarius commission (CAC) yang bertujuan untuk membahas standar mutu dan keamanan pangan dunia yang terkait dengan kepentingan industri.

Proses integrasi ASEAN economy community (AEC) pada tahun 2015, di mana sektor pangan merupakan salah satu sektor yang akan dipercepat pelaksanaannya. Pembahasan dilakukan melalui prepared foodstuff product working group yang merupakan bagian dari forum ASEAN consultative committee dan perintisan saling pengakuan untuk sektor pangan olahan.

Benny mengatakan, upaya yang dilakukan pemerintah saat ini dan ke depan adalah meningkatkan mutu produk industri agro dengan melakukan pelatihan cara produksi yang baik serta meningkatkan jumlah produk industri agro untuk diberlakukan standar nasional Indonesia (SNI) wajiba.

Selain itu, mengurangi ketergantungan impor dan kurangnya bahan baku industri makanan dan minuman, dengan fasilitasi dan koordinasi dengan instansi terkait untuk peningkatan produktivitas dan efisiensi on farm. Selain itu, pemerintah terus mendorong pengintegrasian antara hulu dengan hilirnya. Dan yang lain lagi adalah pembatasan ekspor produk primer serta diversifikasi penggunaan bahan baku alternatif.

Pemerintah juga akan memperkuat struktur industri dengan mendorong investasi di bidang industri hilir agro melalui promosi investasi dan usulan pemberian insentif untuk investasi di bidang industri agro tertentu maupun di daerah tertentu.

Selain itu, pemerintah juga memperkuat rantai pasok industri makanan dan minuman dari hulu-hilir, melalui bantuan penguatan penanganan pasca panen dan fasilitasi sistem distribusi.

Penulis: E-8/NAD

Sumber:Suara Pembaruan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s