MRT di Fatmawati Dibuat Melayang, Jokowi: Kalau Bawah Tanah Biayanya Naik 2 Kali

Jakarta – Proyek mass rapid transit (MRT) Jakarta Tahap I akan membentang 15,7 Km dari Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI). Dari Lebak Bulus hingga Bundaran Senayan, jalur MRT dibuat melayang, termasuk di Jalan Fatmawati.

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, proyek MRT dibuat melayang karena lebih menghemat biaya, sehingga tiket yang dikenakan ke masyarakat nanti bisa lebh murah.

“Lah itu kan memang sudah perencanaan, sudah final. Kalau itu yang layangnya dimasukkan ke bawah tanah biayanya lipat 2 kali kemudian nanti tarif untuk tiketnya yang harusnya Rp 10 ribu jadi Rp 20 ribu siapa yang dirugikan, ya nggak? Logikanya ke sana, kalkulasinya ke sana,” ujar Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Senin (6/5/2013).

Menurut Jokowi, kebijakan jalur melayang dari Lebak Bulus ke Bundaran Senayan bukan karena ada kepentingan lain. Ini semata-mata karena biayanya lebih efisien, sehingga tarif yang dikenakan ke masyarakat bisa lebih murah.

Sebelumnya, proyek MRT melayang ini diprotes oleh warga di sekitar jalan Fatmawati. Mereka khawatir rute melayang MRT bakal mematikan sektor bisnis di sepanjang jalan tersebut.

(dnl/hen)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s