Gawat! Orang Indonesia Kerja Lebih Keras Saat Liburan

Ilustrasi. (Foto: Reuters)

JAKARTA – Di Indonesia, 43 persen karyawan mengatakan, mereka bekerja 1-3 jam per hari pada saat liburan, sementara 50 persen lainnya mengalokasikan lebih dari 3 jam sehari untuk hal yang berkaitan dengan pekerjaan.

Sebanyak 75 persen karyawan mengungkapkan bahwa tingkat perhatian mereka terhadap pekerjaan pada saat liburan hanya sedikit menurun dibandingkan tingkat perhatian mereka pada saat hari kerja. Karyawan di Indonesia, bahkan bekerja lebih keras pada saat liburan dibandingkan dengan karyawan di negara lain.

Demikian hasil survei terbaru dari Regus yang memaparkan karyawan di seluruh dunia akan kehilangan waktu berliburnya di pertengahan tahun ini. Survei Regus yang melibatkan lebih dari 26,000 pebisnis di 96 negara mengungkapkan bahwa banyak liburan pertengahan tahun yang telah direncanakan pada akhirnya dihabiskan dengan aktivitas yang berhubungan dengan pekerjaan mereka.

Di seluruh dunia, 39 persen karyawan hanya sedikit mengurangi perhatian mereka terhadap pekerjaan pada saat mereka berlibur, sementara 17 persen berencana untuk bekerja lebih dari 3 jam perhari dan 41 persen mengatakan bahwa mereka mengalokasikan 1-3 jam waktu mereka dalam sehari untuk bekerja.

“Dedikasi karyawan di seluruh dunia terhadap pekerjaan mereka sangat mengagumkan yang dapat terlihat dari besarnya persentase karyawan yang membawa pulang pekerjaan mereka. Namun, ini juga dapat mengindikasikan bahwa mereka merasa kewalahan atau merasa tidak aman dalam pekerjaan mereka sehingga mereka tidak dapat benar-benar berlibur,”jelas Regional Director Regus untuk Asia Pasifik John Henderson dalam keterangan tertulisnya, Rabu (17/7/2013).

“Efek dari stres di tempat kerja telah dapat kita lihat buktinya, jadi sangat penting bagi karyawan untuk memiliki waktu untuk diri mereka sendiri,” tambah John.

Di satu sisi, teknologi, seperti komunikasi video dan WiFi, menjadikan setiap orang dapat bekerja di mana saja. Namun di sisi lain, inovasi ini sebaiknya disalurkan agar karyawan dapat bekerja lebih fleksibel dan produktif.

“Mengijinkan karyawan bekerja lebih dekat dengan rumah dapat membantu mereka untuk bekerja lebih efisien sehingga mereka dapat memfokuskan waktu libur mereka untuk beristirahat,” kata dia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s