Alasan Hidangan Lebaran Senantiasa Bersantan

detail berita

Makanan lebaran (Foto:pintar2)
BILA diperhatikan, kuliner Lebaran di tengah keluarga Indonesia didominasi hidangan bersantan. Tentu ada alasannya.

Pakar kuliner Indonesia, Sisca Soewitomo, mengatakan bahwa pemakaian santan pada tradisi kuliner Lebaran di Indonesia sudah ada sejak zaman kolonial. Pasalnya, Indonesia memiliki banyak pohon kelapa.

“Dulu, hampir di semua rumah pasti punya pohon kelapa, maka masyarakatnya memanfaatkan buah kelapa selain untuk diminum. Dari situlah santan mulai dipergunakan,”

Dari awalnya sekadar memanfaatkan pohon kelapa di kebun sendiri, perlahan pemakaian santan untuk kuliner Lebaran telah menjadi tradisi. Bagi Sisca, tekstur santan yang kental memiliki makna yang sama dengan Lebaran.

“Santan itu kan kental, disimbolisasikan dengan perayaan Lebaran, yaitu keluarga saling mengunjungi agar silaturahmi semakin ‘kental’ alias erat,” lanjutnya.

Santan menghasilkan rasa gurih, salah satu rasa yang paling banyak dicari masyarakat Indonesia selain rasa manis. “Makanya kalau Lebaran tidak ada santan, makan terasa berbeda. Orang Indonesia cenderung mencari rasa gurih,” tutupnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s