Daily Archives: August 14, 2013

Alternatif Bulan Madu Murah di Tempat Favorit Selebriti

Seychelles (Foto: starsai)

Seychelles (Foto: starsai)

DESTINASI berikut menjadi lokasi bulan madu selebriti dan tokoh dunia, pastinya perlu biaya mahal. Jangan khawatir, Anda juga bisa berbulan madu di tempat yang sama dengan harga murah.

Simak ulasannya berikut ini, seperti dikutip dari Skyscanner:

Seychelles 
Pulau indah ini menjadi destinasi bulan madu Pangeran William dan Kate Middleton. Mereka diisukan menginap di sebuah villa yang harga sewanya per malam mencapai 3.100 Poundsterling. Namun, Anda juga bisa bulan madu di pulau cantik ini dengan murah. Anda bisa menginap di Descrouches, letaknya tak jauh dari Seychelles. Di pulau ini terdapat kamar yang bisa disewa dengan harga 500 Poundsterling per malam.

Maladewa
Negara kepulauan ini memang sudah terkenal akan kecantikannya. Hal ini membuat penyanyi Fergie serta suaminya, aktor Josh Duhamel, memilihnya sebagai lokasi bulan madu. Mereka tinggal di sebuah suite dengan harga fantastis, yaitu lebih dari 10 ribu Poundsterling per pekan.

Ingin merasakan bulan madu di Maladewa dengan harga yang tidak terlalu mahal? Anda bisa memilih Kurumba Village Maldives Resort, yang harga per malamnya hanya 240 Poundsterling.

Arizona

Bila selebriti lain memilih bulan madu di pantai atau pulau pribadi, berbeda dengan Beyonce dan Jay-Z. Mereka memilih berbulan madu di tengah pegunungan gurun Arizona, Amerika Serikat. Meski tak jauh dari tempat mereka tinggal, biaya bulan madu Beyonce ternyata tak murah. Mereka menyewa sebuah villa dengan harga USD4.000 per malam.

Namun jangan khawatir, di Sanctuary on Cambelback Mountain Resort & Spa juga terdapat penginapan yang murah. Anda yang ingin berbulan madu bisa menyewa kamar dengan harga 240 Poundsterling per malam.

Advertisements

Ikut serta dalam Festival Tradisional

Festival Songkran (Foto: CNN)

Festival Songkran (Foto: CNN)

Karena murah, Thailand sering menjadi destinasi wisata favorit para backpackers. Simak ulasan berikut ini mengenai hal-hal yang tak boleh dilewatkan backpackers di Thailand, seperti dikutip dariSoutheast Asia Backpacker: 

Ikut serta dalam Festival Tradisional 

Bila memungkinkan, saat merencanakan untuk pergi ke Thailand, sesuaikan jadwal kepergian Anda dengan jadwal festival lokal. Thailand memiliki banyak festival yang seru untuk diikuti wisatawan!

Misalnya saja Festival Songkran, yang biasanya dilaksanakan setiap April. Dalam festival ini, warga kota juga wisatawan akan turun ke jalan dan saling menyerang satu sama lain dengan menggunakan semprotan air.

Ingin festival yang lebih tenang? Anda bisa ikuti Festival Lampion Loi Krothung pada November. Festival ini biasanya paling terbaik disaksikan di Chiang Mai, saat ribuan lampion diterbangkan ke angkasa di malam hari.

Bagi Anda yang pemberani, jangan lewatkan Festival Phuket Vegetarian. Dalam festival ini, masyarakat lokal yang berpartisipasi akan menusuk tubuhnya dengan tombak dan benda-benda tajam untuk memperlihatkan keteguhan mereka pada nenek moyangnya.

Banyak sekali bukan, festival-festival seru di Thailand? Ayo pilih sesuai minat Anda!

Susu & Buah Perkaya Kuliner Lebaran

detail berita

Buah bisa disajikan saat lebaran (Foto:readerdigest)
SAJIAN utama Lebaran identik dengan menu berbahan santan. Sebagai alternatif, Anda bisa menggantinya dengan susu.

“Jika tidak ingin memakai santan, Anda bisa menggantinya dengan susu,” kata Chef Juna.

Pemilik nama Juna Rorimpandey ini menambahkan, susu sebagai pengganti santan sebatas memunculkan rasa manis dan kekentalan pada kuah. Namun, rasa gurih tidak akan didapatkan.

“Susu memang bisa dipakai untuk pengganti santan, tapi bukan untuk memberi rasa gurih,” imbuhnya.

Alternatif pemakaian bahan lain untuk sajian Lebaran adalah buah-buahan. Buah bisa menjadi pilihan bahan untuk kue-kue di rumah.

“Bila ingin berkreasi, Anda bisa memberi buah di dalam sajian kue kering,” tambahnya.

Dijelaskan Chef Juna, gunakan buah-buahan yang memiliki rasa manis karena momen Lebaran akan lebih menyenangkan dengan sajian manis dan segar. Buah-buahan juga turut menjadi penyeimbang gizi untuk tubuh yang sedang mengasup banyak hidangan bersantan.

“Kue kering bisa sebagai simbol Lebaran, tapi bergantung pada jenis kuenya. Biasanya bentuknya simpel dan kecil, bahkan bisa jadi pemberian untuk rekan dan kerabat. Penyajian kue seperti ini sangat dikenal di budaya Barat,” tutupnya.

Kelakuan Aneh Wisatawan di Rumah Sewaan

(Foto: Dailymail)

SALAH satu pilihan akomodasi wisata masa kini adalah saling bertukar rumah. Dengan ini, Anda bisa mendapatkan akomodasi dengan harga murah dan pengalaman menyenangkan. Namun, ternyata banyak sekali cerita wisatawan bertukar rumah yang berubah jadi mimpi buruk. 

Schofields, sebuah penyedia jasa asuransi rumah liburan, membeberkan cerita-cerita buruk pertukaran rumah wisatawan. Nyatanya, tidak selamanya bertukar rumah untuk mendapatkan akomodasi murah membawa hal baik bagi wisatawan.

“Kami menemukan hal-hal aneh saat seorang pemilik rumah menyewakan propertinya pada wisatawan, dan banyak terjadi hal yang tak terduga,” kata Phil Schofield, juru bicara Schofields Holiday Home Insurance.

Berikut adalah beberapa di antaranya:

-Seorang wisatawan menyewa rumah di Inggris, dan mengisi tong sampah kamar mandi rumah tersebut dengan kotoran manusia.

-Seorang wisatawan di Prancis menyembunyikan daging mentah di rak peralatan dapur.

-Wisatawan di Amerika ini lain lagi. Selagi menginap di rumah sewaannya, ia memasang parabola lengkap dengan decoder, seakan-akan itu rumahnya sendiri.

-Seorang wisatawan di Inggris mengambil seluruh pemasang tirai dari rumah yang disewanya. Ada pula yang mengambil semua baterai dari remotre control, jam, dan alarm saat menginap di rumah sewaan.

Swiiing…Anda Berayun di Ujung Dunia

ayunan di ujung dunia (foto: amusingplanet)

ayunan di ujung dunia (foto: amusingplanet)

SAAT masih kanak-kanak, pastinya Anda sudah pernah merasakan bermain ayunan. Terlalu biasa? Sebuah objek wisata di Ekuador menyuguhkan ayunan yang lebih menarik bagi Anda yang telah dewasa.

Merasakan tegangnya berayun di ujung dunia dapat Anda temui di pegunungan Ekuador. Anda benar-benar akan mengayunkan diri menggunakan sebuah papan di atas jurang. Sensasinya luar biasa! Menegangkan sekaligus memberi pengalaman yang tak terlupakan.

Pengalaman ini dapat Anda nikmati setelah menempuh jalur pendakian ke Bellavista, Ekuador. Di bagian puncaknya, Anda akan mendapatkan La Casa del arbol alias rumah pohon. Sesuai namanya, rumah ini memang tidak memiliki ukuran yang cukup besar namun tetap nyaman. Dibangun menggunakan papan-papan kayu, rumah ini berdiri kokoh di atas sebuah batang pohon. Dari sini Anda dapat menyaksikan pemandangan indah berupa tebing dan pepohonan rimbun di bawah naungan birunya langit.

Tak cukup menikmati pemandangan indah ini, Anda dapat menjajal sebuah wahana sederhana dan tetap dengan pengalaman tidak kalah menakjubkan. Adalah sebuah ayunan yang tergantung di atas pohon dengan seutas tali tanpa pengaman sedikit pun. Di bawahnya, sebuah jurang siap menangkap Anda jika terjatuh.

Menyeramkan memang, namun beberapa wisatawan justru berlomba untuk menguji adrenalin mereka melalui permainan ini. Sontak saja mereka mengabadikan pengalaman mendebarkannya di dunia maya, dari sinilah kemudian semakin banyak wisatawan penasaran mencobanya.

8 Fakta Unik Paspor dari Penjuru Dunia

(Foto: nationalpost)

(Foto: nationalpost)

PASPOR adalah barang terpenting bagi wisatawan. Beda negara beda paspor, beda pula peraturan yang dianutnya.

Simak fakta-fakta unik tentang paspor dari seluruh dunia, seperti dikutip Skyscanner berikut ini:

1.      Biaya pembuatan paspor termahal di Turki, yaitu sebesar Rp3,3 juta. Sementara, paspor termurah di dunia adalah paspor Swaziland, hanya dengan biaya Rp39 ribu.

2.      Wisatawan Denmark pastilah paling bahagia di dunia. Pasalnya, pemegang paspor Denmark tidak perlu memiliki visa untuk mengunjungi 169 negara di dunia.

3.      Paspor negara Sealand lebih aneh lagi karena bisa dibeli di internet. Sealand memang bukanlah sebuah negara resmi, melainkan negara bagian di antara Prancis dan Inggris.

4.      Di negara terkecil di dunia, Vatikan, tidak ada kantor imigrasi. Namun, negara ini mengeluarkan paspor untuk warganya. Sri Paus, sebagai kepala negara Vatikan, memegang paspor dengan nama “Passport No 1”.

5.      Ratu Inggris juga tidak perlu menggunakan paspor saat berpergian ke luar negeri, karena dalam paspor Inggris dituliskan bahwa paspor tersebut dikeluarkan atas nama sang Ratu.

6.      Paspor terlangka di dunia adalah paspor yang dimiliki oleh kurir Ratu Inggris, yang berpergian dari Inggris ke berbagai pelosok dunia membawa dokumen rahasia. Paspor kurir ini tercatat hanya ada 15 di seluruh dunia.

7.      Inggris memang negara yang mahal bagi wisatawan, namun ternyata harga paspornya tidak semahal yang dikira. Harga pembuatan paspor Inggris sebesar 12,25 Poundsterling (sekira Rp193 ribu). Harga ini lebih murah dari rata-rata harga paspor Indonesia.

8.      Zaman sekarang, banyak sekali sindikat peniruan paspor atau dokumen perjalanan lainnya. Namun, paspor Nicaragua pasti tidak akan Anda temukan tiruannya dimanapun. Paspor negara ini memiliki 89 fitur pengamanan, termasuk barkode bidimensional, hologram, dan watermark. Paspor ini terkenal sebagai paspor yang tidak mungkin dibuat imitasinya di seluruh dunia.

Pengganti Bahan Kue & Masakan Beralkohol

detail berita

(Foto:Foxnews)
UNTUK menguatkan rasa dan aroma kue ataupun masakan, biasanya dalam resep tercantum rum atau ekstrak buah lainnya. Bagi umat Muslim, ini jelas haram karena mengandung alkohol.

Jangan khawatir hasil hidangan tidak sesuai dengan harapan jika tidak menggunakan salah satu bahan tersebut karena bahan yang mengandung alkohol dapat diganti, seperti diulas Myhalalkitchen.

Mengganti alkohol pada kue
Beragam dessert biasanya menggunakan bahan-bahan kue yang mengandung alkohol, seperti rum atau ekstrak vanilla. Namun, Anda masih bisa menggantinya dengan bahan berkualitas serupa, tapi tidak mengandung alkohol.

Untuk ekstrak almond, lemon, atau orange yang mengandung alkohol sebaiknya gunakan bakery emulsion sesuai rasa yang ingin diganti. Ekstrak biji ada dapat diganti dengan minyak adas murni. Gantikan rum dengan blackstrap molasses atau coconut bakery emultion. Vanilla extract dengan vanilla ekstrak non-alkohol, vanilla powder, vanilla essence, biji vanilla, atau vanilla bakery emulsion.

Mengganti alkohol pada masakan
Beberapa hidangan Western biasanya menggunakan bahan yang mengandung alkohol untuk melembutkan daging dan menambah aroma pada hidangan. Misalnya sering kali kita menjumpai steak,spaghetti, olahan seafood yang menggunkan wine.

Meskipun masih diperdebatkan apakah alkohol benar-benar hilang bila terkena panas saat dimasak, namun orang-orang masih belum percaya dengan adanya fakta ilmiah tentang alkohol. Jika Anda ragu, sebaiknya jangan gunakan karena beberapa cairan tertentu dapat menggantikan penggunaan bahan masakan yang mengandung alkohol.

Jika dalam resep mencantumkan bir, Anda dapat menggantinya dengan jus angur putih atau jus apel. Untuk brandy, gunakan jus peach, sampanye ganti dengan sparkling apple juice atau sparkling white grape juice. Sementara untuk red wine dapat diganti dengan jus anggur berkualitas tinggi, sama halnya dengan white wine yang harus diganti dengan jus anggur putih berkualitas tinggi.

Terkadang juga resep mencantumkan rum untuk hidangan tertentu, maka Anda dapat menggantinya dengan Blackstrap Molasses. Untuk vodka dapat digantikan dengan jus anggur putih dengan campuran jus lemon segar. 

 

Lima Pulau Cantik Kekayaan Sumatra Utara

Pulau Mursala (Foto: donganbatak)

Pulau Mursala (Foto: donganbatak)

Sumatra Utara tidak hanya punya Danau Toba atau Brastagi. Provinsi ini juga memiliki banyak pulau cantik nan mempesona.

Simak ulasannya berikut ini, seperti dikutip dari Skyscanner:

Pulau Mursala
Pernah menonton film Mursala yang dibintangi Atiqah Hasiholan dan Rio Dewanto? Pulau Mursala adalah tempat dimana film tersebut mengambil gambar. Pulau Mursala memiliki air terjun yang indah serta terumbu karang di laut yang masih sangat alami. Perjalanan ke Mursala dapat ditempuh dengan dua cara, yakni darat dan udara dari Medan ke Sibolga yang menghabiskan waktu sekira 8-9 jam.

Pulau Samosir

Tahu Danau Toba, pasti tahu Pulau Samosir. Pulau Samosir letaknya masih di dataran tinggi Sumatra Utara, tepatnya di Kabupaten Samosir. Ia merupakan sebuah pulau di tengah-tengah Danau Toba. Objek wisata yang ditawarkan Samosir terletak pada kampung-kampung tua yang masih memiliki bangunan-bangunan adat. Salah satu objek wisata yang terkenal di pulau Samosir adalah Batu Gantung yang konon menurut legenda adalah jelmaan seorang putri.

Pulau Nias 
Pulau Nias kembali bangkit dan sedang gencar mengembangkan pariwisatanya setelah gempa yang meluluhlantakkan pulau ini pada tahun 2004 dan 2005 lalu. Salah satu pantainya yang terkenal adalah pantai Lagundri yang menjadi magnetnya para pencinta surf atau olahraga selancar dari berbagai penjuru dunia.

Pulau Nias 

Pulau Nias kembali bangkit dan sedang gencar mengembangkan pariwisatanya setelah gempa yang meluluhlantakkan pulau ini pada tahun 2004 dan 2005 lalu. Salah satu pantainya yang terkenal adalah pantai Lagundri yang menjadi magnetnya para pencinta surf atau olahraga selancar dari berbagai penjuru dunia.

Pulau Sibaranun
Siapa sangka pulau yang hanya berjarak 45 menit dari pulau Tello ternyata juga menyimpan ombak-ombak yang bisa membuat penasaran para peselancar lokal maupun asing. Tempat ini memiliki fasilitas penginapan yang pas buat mereka yang hobi backpacking dengan bungalow tradisional yang dibangun di pinggir pantai dan menghadap ke laut.

Makan di Kandang Kuda hingga Dijemput Porsche ala Backpacker

Elok Dyah Messwati di Santorini, Yunani (Foto: dok. pribadi)

Elok Dyah Messwati di Santorini, Yunani (Foto: dok. pribadi)

JAKARTA – Perjalanan backpacker biasanya tak lepas dengan komunitas Couchsurfing (CS) atau menginap gratis. Bagaimana pengalaman pendiri Komunitas Backpacker Dunia, Elok Dyah Messwati, ketika menginap di beberapa akomodasi anggota komunitas CS luar negeri?
 
“Orang jahat itu banyak, tapi orang baik jauh lebih banyak,” kata Elok. Ungkapan itulah yang dipegang dalam menjalin tali silaturahmi antar anggota couchsurfing. Apa itu couchsurfing?Couchsurfing sudah dikenal di kalangan traveler sebagai wadah bagi traveler untuk dapat berbagi tempat menginap di setiap daerah yang dia kunjungi.
 
Dalam couchsurfing, orang lokal di sebuah daerah akan menyediakan sarana menginap bagi turis yang datang. Untuk mendapatkan layanan ini, para turis tidak dikenakan konpensasi dalam bentuk uang, karena ikatan silaturahmi serta keinginan untuk mengenal dekat seseorang dengan kebudayaan lain menjadi yang utama.
 
Elok menjadi salah satu anggota Komunitas CS. Tak jarang, dia menerima tamu seorangbackpacker dari mancanegara untuk menginap di rumahnya. Sebagai “imbalan”, dia bisa menginap di rumah anggota komunitas CS lainnya ketika berkunjung ke negara mereka.
 
“Setiap saya menginap di rumah orang, tiga hari saja, pasti mereka nangis saat kita pulang. Gila ya, mereka percaya sama kita, ‘Elok, ini peta, ini kunci, saya mau tidur, kamu jalan-jalan ya,” tuturnya menirukan si empunya rumah.
 
Salah satu pengalaman berkesan Elok ketika pergi ke Polandia dan Budapest. Jalinan silaturahmi yang kuat antar anggota Komunitas CS membawanya sampai ke Polandia. Tujuan utamanya hanya untuk mengunjungi seorang backpacker yang pernah menginap di rumahnya.
 
“Kotanya pun bukan kota terkenal, namanya Bielsko-Biala. Sesampainya di sana, saya diajak ke sebuah kafe yang selama 200 tahun menjadi kandang kuda. Kalau biasanya patungan, di sana saya ditraktir, saya enggak boleh bayar padahal semua menu dia yang pesan untuk mengenalkan saya pada makanan khas Polandia,” kenangnya.
 
Menurut Elok, banyak hal unik dalam couchsurfing. Pertama, wisatawan bisa bertukar budaya, misalnya ketika seorang turis asing datang ke rumahnya. Ketika Elok mengupas nanas, bule tersebut malah mengambil gambarnya karena tak pernah melihat aktivitas tersebut di negaranya. Bule itu juga banyak bertanya cara mandi menggunakan gayung.
 
“Saya juga pernah menginap di Budapest. Di sana saya direkomendasikan untuk menginap di apartemen orang bule, namanya Ellianna. Seminggu sebelum sampai sana, dia sudah mengabari saya kode apartemennya. Sampai di sana, saya kabari dia kalau saya sudah sampai dan mau menunggu dia pulang kantor. Ternyata, dia lagi di luar kota, dan saya disuruh langsung ke apartemennya, bahkan kulkasnya sengaja dipenuhin untuk menjamu saya,” paparnya, berapi-api.
 
Sekali lagi, Elok menegaskan, seorang couchsurfer bukan berarti tidak punya uang. Namun, kebanyakan mereka ingin mengenal budaya lokal sembari menghemat pengeluaran liburan. Mereka pun mendapatkan banyak pengalaman serta pengetahuan baru yang mungkin belum didapatkan.
 
“Dengan menginap di CS, selama perjalanan ke Australia, saya dapat menghemat hingga Rp16 juta. Sementara itu, anak Komunitas BD lain waktu 2008 keliling Eropa enam bulan bisa menghemat Rp64 juta. Nancy (duta besar Komunitas CS untuk Indonesia-red), bisa bertahan dengan Rp9 juta selama tiga bulan di Eropa. Nancy malah pernah dijamu konglomerat asal Swiss. Saking besar rumahnya, peta rumah itu ditempel di dindingnya. Dia juga dijemput pakai Porsche,” tutupnya.

Empat Alasan Asia Jadi Surga Liburan Murah

Khao San Road, Bangkok. surganya backpacker (foto: mutya/okezone)

Khao San Road, Bangkok. surganya backpacker (foto: mutya/okezone)

INGIN jadi backpacker keliling dunia? Tak perlu jauh-jauh, keliling Asia saja dulu. Asia adalah tempat yang cocok bagi kalangan backpacker yang tidak ingin mengeluarkan banyak uang untuk berwisata.

Simak ulasannya berikut ini, seperti dikutip dari Bootsnall:

Kuliner murah meriah dengan rasa ‘nendang’

Masakan khas Asia sudah lama menjadi favorit wisatawan dunia karena kaya bumbu dan penuh citarasa. Ditambah lagi, makanan ini bisa Anda dapatkan dengan harga murah! Pantas saja jajanan pinggir jalan, seperti di Bangkok atau Vietnam, begitu ramai oleh para backpacker.

Ramah kantong
Wisatawan backpacker pastinya lebih memilih destinasi yang murah agar bisa mengunjungi sebanyak apapun tempat yang mereka inginkan. Inilah yang pasti Anda dapatkan di Asia. Di negara-negara, seperti Laos atau Vietnam, Anda bahkan hanya cukup menghabiskan sekira USD15-20 (sekira Rp200 ribu) per harinya.

Mudah dijelajahi
Asia sudah banyak memiliki jaringan maskapai bujet. Dan, bila Anda ingin lebih menghemat lagi, berkeliling Asia akan mudah dilakukan dengan bus antarnegara. Bus-bus ini juga menawarkan perjalanan di malam hari sehingga Anda bisa menghemat biaya penginapan.

Akses internet mudah
Jangan kira di negara-negara Eropa yang sudah modern Anda bisa lebih mudah mendapatkan akses internet. Di Eropa, Anda harus membayar mahal untuk mendapatkan akses WiFi. Di Asia, akses internet bisa didapatkan dimana saja secara gratis, baik di jalan umum ataupun hostel, selama masih di kota besar.