Daily Archives: August 23, 2013

Cuka Apel, Remajakan Kulit hingga Cegah Osteoporosis

Cuka-Apel-Remajakan-Kulit-hingga-Cegah-OsteoporosisMenurut Institut Kanker Nasional Amerika Serikat, apel lebih kaya flavonoid dibandingkan buah lain. Zat ini, mampu menurunkan risiko penyakit kanker paru hingga 50 persen.

Selain itu, kandungan quercetin, sejenis flavonoid yang dikandung apel, dapat membantu mencegah pertumbuhan sel kanker prostat bagi pria.

Serat pektinnya dikenal efektif mengatasi gangguan pencernaan dan membantu menurunkan berat badan.

Selain itu, ada banyak manfaat lain dari hasil fermentasi buah apel ini yang ditemukan melalui sejumlah penelitian, seperti dilansir WebMD.

Menghentikan Diare

Sebuah studi di Amerika Serikat pada tahun 2005 menyatakan bahwa cuka apel memiliki sifat antibiotik yang dapat membunuh bakteri penyebab diare di usus.

Sakit Tenggorokan

Bila Anda mengalami sakit tenggorokan, maka buat ramuan 1 sendok cuka apel dan air hangat, dan berkumurlah menggunakan ramuan tersebut 2-3 kali sehari.

Mengencangkan Kulit

Cuka apel mengandung beta karoten yang membantu melawan kerusakan pada kulit akibat radikal bebas. Mengonsumsi cuka apel akan membantu mempertahankan kekencangan dan elastisitas kulit .

Mencegah Osteoporosis

Kandungan kalium di dalam cuka apel dapat mengurangi endapan kristal asam yang tumbuh di sekitar tulang sendi. Kandungan magnesiumnya berfungsi sebagai perekat yang melekatkan kalsium dan fosfor pada tulang-tulang dalam tubuh untuk melawan osteoporosis atau keropos tulang. Berkumur dengan cuka apel juga efektif untuk mengurangi noda pada gigi.

Advertisements

Intip 5 Manfaat Semangka Untuk Kecantikan dan Kesehatan

22Watermelon-Red-Food

Semangka, buah bulat dengan daging buah berwarna merah ini kaya akan antioksidan. Sehingga tak heran banyak yang menyebutkan bahwa buah satu ini menjadi salah satu rahasia dibalik kulit bercahaya. Bukan hanya itu saja, buah segar ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Dilansir dari magforwomen.com, inilah 5 manfaat baik rutin mengkonsumsi buah semangka :

Membuat kulit sehat berseri

Semangka kaya akan vitamin C dan A yang menjadi nutrisi baik bagi kulit. Memakan 2-3 potong buah semangka setiap hari memberikan manfaat baik bagi kulit. Asam amino yang terdapat dapat mengobati luka pada kulit dengan cepat.

Mencegah penyakit jantung dan kanker

Watermelon mengandung likopen, zat antioksidan yang membantu untuk mencegah terkena resiko serangan jantung dan kanker. Dan inilah salah satu manfaat yang dipercaya dari mengkonsumsi semangka setiap malam.

Melindungi dari sinar Ultraviolet

Karena sebagian besar komposisi semangka adalah air dan serat, serta likopen maka buah ini sangat baik untuk menjaga kelembapan kulit. Semangka juga dapat melindungi kulit tubuh dari sinar UV. Karena kandungan likopen membantu kulit mengurangi penyerapan sinar UV dari matahari sebanyak 40%.

Atas cacing perut di sistem pencernaan

Biji dari buah semangka ternyata juga bermanfaat. Biji semangka ini dapat dihancurkan dan dikeringkan. Hasilnya bisa dijadikan sebagai teh. Teh biji semangka ini dapat membantu membunuh dan mengurangi cacing pita yang terdapat pada sistem pencernaan.

Mengurangi resiko pembentukan batu ginjal

Kurangnya cairan tubuh dan mineral dalam tubuh dapat memicu resiko pembentukan batu ginjal dalam tubuh. Kadungan air yang tinggi dalam buah semangka, mengurangi kecendrungan pembentukan batu ginjal.

Empat Cangkir Kopi di Venesia Seharga Rp1,4 Juta

St. Mark's Square di Venesia penuh kafe dan restoran (Foto: atravelerslibrary)

St. Mark’s Square di Venesia penuh kafe dan restoran (Foto: atravelerslibrary)

VENESIA – Sekelompok turis terkejut menerima tagihan kopi mereka berjumlah lebih dari 100 Euro (sekira Rp1,4 juta). Padahal, mereka hanya memesan empat cangkir kopi di sebuah kafe outdoordi Venesia, Italia.

Para turis ini memesan empat espresso—tiga di antaranya dicampur ke dalam minuman—di Caffe Lavena. Kafe ini cukup terkenal di Venesia, tepatnya berada di Lapangan Santo Markus.

Saat membaca daftar menu yang diberikan, mereka luput melihat biaya tambahan yang tercantum. Ternyata, biaya ini cukup mengejutkan, berupa ‘biaya tambahan musik’ yang harganya menjadi hampir setengah dari tagihan mereka.

Pengelola kafe yang dibuka pada 1750 ini berdalih bahwa semua harga yang tertera pada menu sudah termasuk biaya tambahan tersebut. “Jika mereka merasa harganya terlalu mahal, mereka bisa pergi ke tempat lain, seperti banyak orang lain melakukannya. Atau, mereka bisa memesan kopi yang ditawarkan di bar, harganya hanya sekitar 1 Euro (sekira Rp14 ribu-red),” kata Massimo Milanese, Manajer Lavena.

Kasus sekelompok turis ini bisa menjadi pelajaran bagi wisatawan lain untuk membaca dengan baik menu makanan yang ditawarkan restoran ketika pelesir. Sebelumnya, sekelompok turis asal Inggris juga dibuat kaget saat pelesir di Roma. Mereka harus membayar lebih dari Rp800 ribu untuk empat buah gelato, es krim khas Italia.

Tren Wisata Baru, Kemping di Gedung Pencakar Langit

Pemandangan yang disajikan hotel di New York (Foto: SMH)

Pemandangan yang disajikan hotel di New York

NEW YORK – Di kota yang penuh gedung-gedung tingi, sulit sekali mencari tempat terbuka untuk melihat langit luas. Namun, tidak dengan Kota New York, Amerika Serikat, yang menawarkan pengalaman unik di tengah hutan beton.

New York yang penuh polusi udara, cahaya lampu dari gedung-gedung tinggi yang menjulang menghiasinya, tak habis akal memberikan alternatif bagi wisatawan yang ingin menghabiskan waktu santai sambil melihat bintang. Sebuah jaringan hotel di kota ini menawarkan pengalaman kemping di atap gedung pencakar langit.

“Kami mencoba memberikan sesuatu yang berbeda, yang tidak mereka dapatkan di tempat lain,” kata Elana Friedman dari Jaringan Hotel Mewah AKA, yang menawarkan pengalaman kemping di atas gedung tinggi.

Dengan harga USD1.995 (sekira Rp20,5 juta), Hotel AKA menawarkan kamar outdoor di lantai 17 dengan fasilitas api unggun, camilan, dan teleskop raksasa untuk melihat bintang di tengah Kota New York. Tidak hanya hotel ini yang menawarkan pengalaman serupa.

“Tamu kami ingin merasakan bagaimana berwisata di luar ruangan, tanpa harus benar-benar pergi ke tengah hutan,” kata Susana Ramos, Marketing Manager Hotel Affinia Gardens, yang juga menawarkan wisata serupa.

Affinia Garden menawarkan tenda di sebuah teras di hotelnya di New York, dengan tarif mulai dari USD309-USD700 per malamnya. Fasilitas yang didapatkan tetap mewah, dengan sensasi seperti kemping.

Menginap di Hotel Balon Tarifnya Selangit!

Hotel Balon (foto: news)

Hotel Balon (foto: news)

PUNYA uang lebih dan ingin menikmati sensasi berbeda saat menginap di hotel? Anda dapat melakukannya di Denver, Amerika Serikat. Seorang seniman baru saja menciptakan karya unik.

Kamar hotel berbentuk balon ini dinamakan Lloyd in the Sky with Diamonds. Hotel ini melayang di udara setinggi tujuh meter dari tanah. Sungguh menakjubkan! Hotel ini memang sengaja dibuat sebagai salah satu program unik yang dimiliki grup Hilton.

Dengan membayar sewa kamar sebesar Rp564 juta, Anda akan mendapatkan sebuah kamar untuk menikmati pemandangan langit, sofa, dan sebuah kamar mandi kecil yang dilengkapi toilet, shower, dan wastafel.

Anda juga berhak mendapatkan layanan antar-jemput bandara menggunakan sebuah limosin, asisten pribadi yang akan membantu Anda belanja, kalung serta anting berlian yang dipersembahkan Tiffany, iPad mini, iPod, serta pesta bernuansa tahun 60-an yang dapat Anda rayakan bersama 100 teman lainnya.

Hotel yang diciptakan oleh seniman bernama Alex Schweder ini tidak akan hanya diam di satu tempat. Hotel ini akan berkeliling di sekitar Denver hingga 23 Agustus 2013 mendatang.

Hotel Tak Seimbang Siap Jadi Pemandangan Baru di Peru

Hotel tak Seimbang yang akan segera dibuka di Lima, Peru (Foto: Dailymail)

Hotel tak Seimbang yang akan segera dibuka di Lima, Peru
LIMA – Sebuah hotel baru akan segera dibangun di Peru. Konsep hotel itu unik, pasti akan menarik wisatawan penasaran untuk menginap. 

Hotel baru itu disebut ‘Hotel Tidak Seimbang’. Hotel tersebut akan dibangun di kota Lima, di tepi tebing dengan bentuk yang aneh, yaitu seperti bingkai foto. Hotel diharapkan dapat menjadi landmark baru Lima.

Tak hanya memiliki bentuk unik, hotel itu juga menawarkan pemandangan yang luar biasa. Berdiri di tepi tebing, Anda bisa melihat pemandangan luas Samudra Pasifik di satu sisi dan Pegunungan Andes yang megah di sisi lain. Lokasi hotel akan berada sedikit di luar kota.

“Bentuk hotel yang unik inilah yang memungkinkan wisatawan untuk melihat pemandangan indah Samudra Pasifik sekaligus Pegunungan Andes,” kata OOIIO, perancang hotel ini.

Rencananya, hotel ini akan memiliki 125 kamar, restoran dan ruang pameran. Belum diketahui kapan hotel tersebut akan dibuka.

Segan, Turis Inggris Pilih Bersihkan Kamar Hotel Sendiri

(Foto: News)

(Foto: News)

INGGRIS – Menginap di hotel seharusnya menjadi saat-saat bersantai, Anda tinggal tidur karena semuanya sudah rapih. Tapi tidak demikian kebiasaan yang dilakukan oleh wisatawan Inggris.

Satu dari tiga wisatawan Inggris mengaku terbiasa membereskan kamar hotelnya sendiri, termasuk mencuci gelas yang telah digunakan dan membersihkan tempat tidur. Mereka tidak terbiasa meninggalkan kamar hotel dalam keadaan berantakan, meski tugas membereskannya sudah menjadi tugas staff hotel.

10 persen wisatawan Inggris juga mengaku mereka menghindari menggunakan handuk hotel atau memakai gelas di kamar hotel agar petugas pembersih tidak kerepotan membersihkannya.

Survei yang dilakukan oleh Appy Hotel ini juga menemukan bahwa wisatawan Inggris menghindari interaksi langsung dengan staff hotel bila terjadi masalah dengan kamar mereka.

Wisatawan muda memilih untuk tidak menyusahkan staff hotel, sementara 73 persen responden mengaku mereka memilih menyelesaikan masalah sendiri di hotel daripada meminta bantuan pada pihak hotelnya.

“Survei ini menunjukkan benar perilaku asli orang Inggris yang segan meminta bantuan pada orang lain, meski berada di hotel,” kata Isabella Glendinning dari Appy Hotel.

Liburan Mewah Layaknya Agen 007, Siapkan Rp23 Juta!

Hotel Eriska, Skotlandia (Foto: gouk.about)

Hotel Eriska, Skotlandia (Foto: gouk.about)

ANDA gemar menonton film-film agen rahasia James Bond? Kalau begitu, Anda pasti akan senang tinggal di hotel ini karena fasilitasnya akan membuat Anda bagaikan si agen rahasia.

Sebuah hotel di Skotlandia menawarkan tamunya pengalaman menginap layaknya James Bond. Hotel Eriska, yang berada di pesisir barat Skotlandia, baru saja meluncurkan paket James Bond Escape untuk merayakan 50 tahun film tersebut.

Dengan paket ini, tamu akan diperlakukan layaknya agen rahasia flamboyan 007 ini. Anda akan dijemput di bandara dengan mobil Aston Martin DB9 kemudian melewati Rannoch Moor dan Glencoe, dua tempat yang ada dalam film terakhir James Bond, Skyfall. 

Sesampainya di hotel, Anda akan diajak jalan-jalan ke pulau terdekat, Isle of Mull, dengan speed boat pribadi. Di malam hari, Anda akan disuguhkan minuman favorit James Bond, Martini. Tak hanya minum saja, tamu juga akan mengikuti kelas pembuatan martini, bersamaan dengan makan malam mewah.

Keesokan harinya, Anda akan diajak mengunjungi lokasi film James Bond yang lain, seperti filmFrom Russia with Love dan The Spy Who Loved Me sebelum diantarkan kembali ke bandara.

Harga paket liburan ala James Bond ini memang tidak murah. Untuk mengikutinya, Anda harus menyiapkan kocek sebesar 1.500 Poundsterling atau sekira Rp23 juta per orang. Tertarik?

Nama Mirip Korban Badai, Gratis Menginap di Resor Ini!

Bahamas Breezes di Kepulauan Karibia (Foto: breezes)

Bahamas Breezes di Kepulauan Karibia (Foto: breezes)

MEMILIKI nama yang sama tidak selalu berarti nama tersebut ‘pasaran’. Buktinya, hotel ini memberikan hadiah khusus untuk pemilik nama sama dengan korban bencana.

Menjadi korban bencana, seperti badai yang sering terjadi di Amerika Serikat, menyisakan tekanan psikologis tertentu. Sebuah resor di Kepulauan Karibia, bernama Bahamas Breezes, mencoba untuk meredakan tekanan emosional ini.

Bahamas Breezes menawarkan hadiah senilai USD100 untuk tamu yang namanya muncul di daftar korban badai bertajuk 2013 National Hurricane Center. Nama-nama yang ‘beruntung’ itu, adalah Andrea, Barry, Chantal, Dorian, Erin, Fernand, Gabrielle, Humberto, Ingrid, Jerry, Karen, Lorenzo, Melissa, Nestor, Olga, Pablo, Ribka, Sebastien, Tanya, Van, dan Wendy.

Jika nama Anda adalah Rebecca, Gerry atau Sebastian, bisa dikatakan bahwa Anda beruntung. Pastikan pula ejaan nama Anda sesuai dengan nama pada daftar resmi tersebut, seperti dilansirNews.

Hadiah yang ditawarkan termasuk menginap minimal lima malam sebelum musim badai, yang biasanya dimulai pada 31 Oktober. Tamu yang namanya sama dengan nama korban badai harus menunjukkan paspor yang masih berlaku untuk membuktikan keberuntungan mereka.

Hadiah ini diberikan menjelang musim badai, ketika hotel-hotel di Karibia mencari cara untuk memikat tamu meskipun cuacanya cukup berisiko. Menurut situs MissTravel, kawasan Karibia menjadi salah satu yang berisiko terhadap badai. Mereka sempat membuat daftar bertajuk Top 10 Hurricane Season Hot Spots, dan Kepulauan Karibia termasuk di dalamnya.

Di Empat Negara Ini, Pemberian Tip Dianggap Kasar

 

(Foto: scmp)

(Foto: scmp)

PELESIR ke luar negeri, penting untuk calon wisatawan mempelajari daerah tujuan. Tak kalah penting adalah etika yang dijunjung masyarakat lokal.

Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh Hotels.com, 91 persen warga Australia mengaku tidak tahu berapa banyak tip yang harus mereka keluarkan saat pelesir di luar negeri. Sepertiga responden mengatakan, merupakan usaha yang berat untuk memahami etika pemberian tip, yang kerap harus disesuaikan dengan budaya dan ekspektasi warga lokal.

Nyatanya, beberapa negara di dunia menganggap pemberian tip sebagai hal yang tidak sopan. Lebih dari 84 persen responden mengatakan mereka akan memberi tip di Thailand, di mana tip dianggap sebagai kebiasaan yang baik. Dan, lebih dari tiga perempat responden tidak akan memberikan tip saat di Jepang, praktek yang tidak umum dan dapat dianggap kasar.

“Konversi mata uang dan pemberian tip bisa sangat membingungkan ketika kita pelesir. Jadi, kami sarankan Anda untuk melakukan survei sederhana terhadap tujuan wisata Anda terlebih dahulu untuk menghindari pelanggaran etika atau membayar tip terlalu besar. Jika ragu, tanyakan pada petugas layanan informasi wisatawan lokal,” kata Katherine Cole dari Hotels.com.

Berikut beberapa negara di dunia yang tidak biasa memberlakukan tip:

Jepang
Masyarakat Jepang tidak membiasakan tip. Pemberian tip justru akan membuat penerimanya bingung, mengapa mereka diberi terlalu banyak uang. Selain itu, pemberian tip dapat dilihat sebagai tindakan tidak terhormat. Meskipun pemberian tip tidak umum, ‘biaya pelayanan’ sedang diperkenalkan di industri rumah makan, hotel, restoran bergaya barat di Jepang.

Korea Selatan
Pemberian dan penerimaan tip tidak umum di Korea Selatan, meskipun jumlahnya hanya kecil untuk petugas hotel.

India
Pemberian dan penerimaan tip di India tidak diharapkan, tetapi dihargai. Namun, jika ditanya berapa banyak yang harus disediakan, orang yang bekerja di bagian pelayanan tidak akan mengatakan jumlahnya secara glambang.

Brasil
Tip tidak diharapkan, namun orang bagian pelayanan bersyukur ketika mereka diberikan tip. Misalnya ketika naik taksi, pembulatan ke atas adalah hal yang cukup umum.