Daily Archives: September 20, 2013

Kembali ke Zaman Purba di Taman Dinosaurus

Dinosaur Provincial Park, Kanada (Foto: whc.unesco)

Dinosaur Provincial Park, Kanada (Foto: whc.unesco)

Source for the news comes from: http://travel.okezone.com/read/2013/08/26/409/855782/kembali-ke-zaman-purba-di-taman-dinosaurus

BERWISATA di tengah-tengah dinosaurus bukan hal yang mungkin dilakukan karena hewan ini telah punah sejak beribu tahun lalu. Namun di Kanada, Anda bisa merasakan sensasi seolah sedang berada di Jurassic Park.

Taman tersebut bernama Dinosaur Provincial Park atau Taman Sejarah Dinosaurus. Taman seluas 73,29 kilometer persegi ini merupakan salah satu lokasi di dunia yang kaya akan fosil dinosaurus.

Sebanyak 40 spesies dinosaurus ditemukan di sini dan telah dipamerkan di museum-museum di seluruh dunia. Fosil-fosil yang ditemukan di sini mencapai 500 spesimen, mulai dari fosil tumbuhan hingga dinosaurus pemakan daging, sehingga taman ini masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO sejak 1979.

Taman ini benar-benar seperti pemandangan tanah purbakala 1.000 tahun lalu, dengan tanah-tanah dan perbukitan yang tandus dan padang rumput yang luas. Di taman ini juga terdapat banyak hewan khas gurun, seperti serigala gurun, ular derik, dan tumbuhan kaktus.

Tidak hanya menghadirkan suasana zaman dinosaurus, di taman ini juga ada Pusat Pengunjung di mana wisatawan yang datang bisa melihat pameran tentang dinosaurus, fosil-fosilnya, serta sejarah dari taman ini. Ada juga teater yang memutar film tentang dinosaurus, laboratorium fosil, dan toko-toko souvenir, demikian seperti dikutip dari BBC.

Taman Sejarah Dinosaurus terletak di Kanada, tepatnya di lembah sungai Red Deer, satu hari perjalanan dengan kendaraan bermotor dari Ibu Kota Kanada, Toronto.

Advertisements

Bianglala Tertinggi Dunia di Kota Judi Segera Rampung

Bianglala tertinggi dunia di Las Vegas hampir selesai dibangun (Foto: FoxNews)

Bianglala tertinggi dunia di Las Vegas hampir selesai dibangun (Foto: FoxNews)

Source for the news comes from: http://travel.okezone.com/read/2013/09/10/407/863681/bianglala-tertinggi-dunia-di-kota-judi-segera-rampung

LAS VEGAS – Bianglala tertinggi di dunia yang akan berdiri di Las Vegas, Amerika Serikat, sebentar lagi rampung. Turis yang mengunjungi Las Vegas sudah bisa melihat badan bianglala tersebut terpasang memandang panorama kota.

Bianglala bernama The High Roller ini sudah hampir selesai rangka pembangunannya. Awal tahun depan, bianglala ini akan dihiasi 1.500 lampu kelap-kelip dan mulai berputar menjadi atraksi wisata terbaru di Kota Judi.

“Bianglala ini akan jadi ikon baru, menjadi bagian dari kunjungan wisatawan di Las Vegas. Anda tidak mungkin tidak datang untuk melihatnya,” kata David Codiga, Direktur Proyek bianglala, seperti dikutip dari Foxnews, Selasa (10/9/2013).

Bianglala setinggi 55 lantai ini akan memiliki tinggi 167,6 meter, lebih tinggi 30 meter dari London Eye, bianglala di Kota London yang saat ini menjadi yang tertinggi di dunia. Setiap kapsul di The High Roller dapat membawa sekira 40 pengunjung untuk melihat panorama Las Vegas dari ketinggian.

Namun, nampaknya gelar The High Roller sebagai bianglala tertinggi di dunia juga tak akan lama. Di New York juga sedang direncanakan pembangunan bianglala setinggi 190 meter.

Berwisata ke “Kuburan” Pesawat

Pinal Airpark Arizona, Amerika Serikat (Foto: designspy)

Pinal Airpark Arizona, Amerika Serikat (Foto: designspy)

Source for the news comes from: http://travel.okezone.com/read/2013/09/18/409/868204/berwisata-ke-kuburan-pesawat

KEMANA pesawat-pesawat pergi setelah tidak lagi dapat digunakan? Ternyata, ada sebuah tempat yang disebut kuburan pesawat, dan juga menjadi tempat wisata.

Pinal Airpark adalah sebuah area bandara yang berada di Arizona, Amerika Serikat. Tempat ini lebih dikenal dengan nama The Boneyard atau ”kuburan” pesawat.

Sebenarnya, di penjuru Amerika Serikat banyak terdapat “kuburan” pesawat. Namun, Pinal Airpark adalah yang terbesar, seperti dikutip dari HuffingtonPost.

 

Disebut ”kuburan” pesawat karena pesawat-pesawat sipil komersial yang sudah tidak dapat digunakan lagi bisa ditaruh di sini. Harapannya, iklim gurun yang kering akan mencegah korosi pesawat.

Kebanyakan pesawat yang dikubur di sini adalah milik maskapai Northwest Airlines. Kini, di Pinal Airpark sudah ”terkubur” sekira 3.000 pesawat, dan ratusan di antaranya adalah pesawat militer. Anda dapat melakukan tur ke sini dengan mendaftar di Museum Luar Angkasa dan Udara Pima, lalu belajar mengenai bagian-bagian dan sejarah pesawat.

Kucing Berbagai Bentuk Ada di Museum Ini

Museum Kucing (Foto: wikimedia)

Museum Kucing (Foto: wikimedia)

Source for the news comes from: http://travel.okezone.com/read/2013/09/19/544/868835/kucing-berbagai-bentuk-ada-di-museum-ini

KUCING menurut legenda telah menjadi teman manusia selama 9.500 tahun, menjadikannya salah satu hewan peliharaan paling populer. Kucing bahkan kerap dijadikan obyek seni dalam lukisan, patung, dan kesenian lainnya, seperti di museum satu ini.

Di Museum KattenKabinet, kucing menjadi obyek seni utama. Museum ini terletak di sebuah bangunan yang berdiri pada 1667 di dekat kanal Herengracht. Gedung ini terkenal karena pernah dikunjungi Presiden Amerika Serikat kedua, John Adams. Bangunan ini pada 1985 dibeli Yayasan Herengracht dan sejak itu dijadikan Museum Kucing.

Museum memiliki lima ruangan, satu di antaranya dijadikan grand ballroom. Setiap ruangan didekorasi dengan gaya abad ke-17 dan furnitur yang antik.

Museum memamerkan koleksi dari seniman-seniman kucing terbaik di dunia, seperti Pablo Picasso, Nicholas Tarkoff, dan Utagawa Kuniyoshi. Koleksi seni beragam, mulai seni antik hingga kontemporer. Keberagaman kucing-kucing yang dijadikan obyek seni memerlihatkan kepopuleran hewan peliharaan ini masa ke masa, dan dalam berbagai jenis.

Museum digagas John Meyer untuk mengenang kucing peliharaannya dan sejak saat itu menjadi atraksi wisata populer di Amsterdam. Toko souvenir di museum ini menjual memorabilia kucing, poster seni kucing yang terkenal, dan buku-buku yang berhubungan dengan kucing. Museum ini merupakan salah satu pusat kebudayaan seni eklektik di Amsterdam yang tidak boleh dilewatkan oleh pencinta seni maupun pencinta kucing.

Museum kucing tidak hanya memiliki koleksi benda-benda seni seperti lukisan atau keramik. Beberapa kucing asli bahkan hidup di museum ini, dan jika Anda beruntung, saat mengunjungi museum Anda akan dipandu oleh hewan lucu ini.

Ilmuwan: Tiga Miliar Tahun Lagi Dunia Kiamat

detail berita

NORFOLK – Para ilmuwan dari University of East Anglia (UEA) di Inggris mengungkapkan bahwa Bumi masih akan mendukung kehidupan hingga tiga miliar tahun ke depan. Namun, manusia diperkirakan bakal “lenyap” dalam waktu yang jauh lebih cepat.

Mereka menjelaskan planet kehidupan ini semakin lama semakin mendekati Matahari. Akibatnya, suhu di Bumi melonjak naik dan perlahan “melahap” semua makhluk hidup di dalamnya. Tapi besar kemungkinan sebelum hal buruk itu terjadi, manusia sudah lebih dulu punah.

Hal itu disebut-sebut sebagai konsekuensi yang harus ditanggung manusia akibat perilakunya yang seringkali memancing perubahan iklim dunia selama beberapa tahun terakhir. Lebih lanjutnya, tim peneliti mengatakan bahwa kesempatan terbaik manusia agar dapat bertahan hidup dengan cara migrasi ke planet lain.

Ya, Bumi diperkirakan menjadi “galak” atau tidak layak huni pada 1,75 atau 3,25 miliar tahun lagi dari sekarang.

“Bumi akan memasuki ‘zona panas’ Matahari sesaat lagi. Suhunya yang begitu tinggi membuat lautan menguap. Selanjutnya, berbagai bencana siap menerjang dan bukan tidak mungkin akan merenggut nyawa semua makhluk hidup di planet ini,” kata Rushby, seperti dilansir dari The Independent.

Ia juga menambahkan, sejumlah aktivitas manusia telah menjadi pemicu utama perubahan iklim antropogenik ini. Jika Bumi sudah mencapai titik terpanasnya, maka manusia tidak akan mampu untuk tetap mempertahankan eksistensinya.

Di sisi lain, para astrologis melihat ada 1.000 planet yang mengorbit di luar tata surya yang diduga menjadi tempat terbaik untuk mendukung kehidupan. Mereka menemukan bahwa Gliese 581d bisa menjadi planet yang hangat dan menyenangkan bagi tempat tinggal manusia, setidaknya sampai 54,7 miliar tahun ke depan (lebih lama dari umur Bumi).

Namun, Rushby sendiri menekankan bahwa sampai saat ini belum ditemukan planet yang benar-benar lebih baik dari Bumi. Tetapi, ia yakin bahwa para ilmuwan dunia akan dapat menemukan planet layak huni dalam waktu 10 tahun cahaya.