Mahasiswa Ini Biayai Kuliahnya dengan Ikut Lomba Makan

thumbnail
Foto: Eric Dahl
Jakarta – Mahasiswa ini selalu lahap saat mengikuti lomba makan. Tak jarang ia menang dan meraih sejumlah uang. Namun, bukan sekadar bernafsu makan besar. Ia ikut berbagai kompetisi untuk membiayai kuliahnya.

Nama aslinya Eric Dahl, namun ia lebih dikenal dengan sebutan ‘Silo’ ketika berlomba. Ia tercatat sebagai mahasiswa teknik komputer di University of Wisconsin, Amerika Serikat. “Saya makan untuk menyelesaikan pendidikan saya,” kata Dahl.

Dahl kini menempati urutan ketiga di dunia makan kompetitif menurut peringkatAll Pro Eating, meski ia pernah menduduki tempat teratas. Dahl telah meraih lebih dari $18.000 (Rp 204,3 juta) dalam bentuk uang atau merchandise untuk membantu membayar pendidikannya.

Perjalanannya di dunia makan kompetitif diawali pada tahun 2011 di Big Red’s Steakhouse, AS. Dahl tak mau membayar makanannya, jadi ia mengikuti tantangan memakan 1,4 kg cheesesteak sandwich dalam waktu kurang dari 10 menit dengan hadiah makan gratis.

Ia sukses menyelesaikannya dalam waktu 5 menit 50 detik. “Semuanya dimulai dari situ,” ujar Dahl, seperti dilansir Huffington Post (20/09/13). Ketika memenangi kejuaraan makan pizza nasional dengan hadiah $1.000 (Rp 11,35 juta), iapun menolak membocorkan strateginya.

Dahl pertama kali dibayar di Dickey’s Barbecue Pit di Minneapolis, AS. Ia memperoleh uang $250 (Rp 2,8 juta) sebagai hadiah memakan sembilan sandwich daging babi suwir dalam waktu enam menit.

Mantan atlet sepakbola, atletik, dan gulat di SMA ini melihat bahwa kompetisi makan bikin ketagihan. Atmosfernya seperti gulat profesional.

“Saya merasa sangat terpacu ketika penonton mulai bersorak. Saya berteman dengan peserta lomba lain, tapi ketika di panggung saya tak punya teman lagi,” tutur Dahl.

Bayaran terbesarnya didapatkan pada California State Fair 2012, di mana ia memperoleh $2.500 (Rp 28,4 juta) karena telah menghabiskan 20 corndog super besar dalam waktu delapan menit.

Dahl yang memiliki tinggi 190,5 cm mengatakan bahwa ia berolahraga untuk mempertahankan berat badannya sebesar 100 kg. Ia berjalan kaki beberapa kilometer sehari, mengangkat beban dua kali seminggu, bermain sepakbola dalam ruangan, dan hockey.

Menurut Wisconsin State Journal, Dahl mengonsumsi tak lebih dari 3.100 kalori per hari. Kebanyakan berupa sayuran untuk mencegah lingkar pinggangnya semakin lebar. Ia meregangkan lambungnya dengan mengonsumsi 4,5 kg kol atau brokoli sekali santap diikuti dengan minum banyak air.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s