Daily Archives: September 24, 2013

Cokelat Rempah Bisa Jadi Ciri Khas Indonesia

detail berita

cokelat di Indonesia harus berbau rempah-rempah biar terdapat ciri khasnya (Foto:aicenters)

Source for the news comes from: http://www.okefood.com/read/2013/09/23/299/870694/cokelat-rempah-bisa-jadi-ciri-khas-indonesia

COKELAT Indonesia sedang bertumbuh, dengan banyak kelemahan masih dimiliki cokelat. Meski demikian, Indonesia tetap punya ciri khas pada cokelat yang dihasilkannya.

“Cokelat Indonesia itu enggak punya ciri khas, bagi saya yang cocok buat cokelat Indonesia adalah spicy,” kata Louis Tanuhadi, Chocolatier Indonesia, kepada Okezone pada acara Cocoa Day Expo 2013 di Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat, baru-baru ini.

Pemilihan rasa berempah terhadap cokelat di Indonesia karena dirinya melihat bila Indonesia terkenal dengan bumbu rempah-rempah. Ini bisa dimanfaatkan menjadi ciri khas cokelat Indonesia.

Dengan memiliki ciri khas, cokelat yang dihasilkan diharapkan akan mampu membuat masyarakat Eropa akan terbius dengan kenikmatan cokelat dari Indonesia.

“Anda bayangkan saja, seluruh negara Eropa dan Asia memakai kakao dari Indonesia karena rasa dan aromanya pasuntuk diolah menjadi cokelat yang enak. Gimana bila ditambahkan dengan rempah-rempahnya, tentunya akan membuat cokelat Indonesia semakin dicari di seluruh dunia,” paparnya.

Untuk mendapatkan ciri khas cokelat Indonesia, Louis mengaku bila pelaku industri membutuhkan promosi serta konsistensi cokelat yang dihasilkan.

“Kalau ingin cokelat asli Indonesia adalah chocodot, semua orang boleh bilang rasanya enggak karuan karena di dalam cokelatnya pakai dodol tapi bila chocodot konsekuensi terus menerus maka dunia akan bilang inilah cokelat Indonesia,” tutupnya.

Advertisements

Menara Air pun Jadi Tempat Wisata di Medan

Menara Air Tirtanadi, Medan (Foto: wikipedia)

Menara Air Tirtanadi, Medan (Foto: wikipedia)

Source for the news comes from: http://travel.okezone.com/stories/2013/09/06/544/862016/menara-air-pun-jadi-tempat-wisata-di-medan

KOTA Medan cukup unik, karena memiliki objek wisata yang tak biasa. Seperti Menara Air Tirtanadi yang klasik namun menarik hati.

Menara Air Tirtanadi merupakan salah satu ikon Kota Medan. Keberadaan menara ini dapat dikatakan sangat vital bagi masyarakat kota Medan. Bangunan ini didirikan pada 1908 oleh Pemerintah Belanda sebagai tempat penampungan air bagi masyarakat Medan.

Selain sebagai pemasok air bagi warga sekitar, menara ini juga sebagai landmark Kota Medan di zamannya. Pembangunan menara ini juga tidak lepas dari pembangunan perusahaan air milik pemerintah kolonial Belanda.

Selain gaya arsitek bangunannya yang unik, menara ini juga menyimpan sejarah dari jaman kolonial Belanda hingga sekarang. Menara air ini telah mengalami beberapa renovasi, dan pergantian kepemilikan.

Beberapa bangunan yang sangat dekat dengan menara, menjadikan menara ini bukan lagi sebagai landmark Kota Medan sekarang ini karena terlalu padat rumah yang berada di sekitar area menara. Namun, objek wisata satu ini masih berdiri kokoh, dan dimanfaatkan oleh masyarakat Medan untuk memenuhi kebutuhan air mereka, juga sebagai ikon kota hingga sekarang.

Boleh Lihat, Tak Boleh Coba di Museum Ganja

Museum Hash, Marijuana & Hemp (Foto: demotix)

Museum Hash, Marijuana & Hemp (Foto: demotix)

Source for the news comes from: http://travel.okezone.com/stories/2013/09/20/544/869364/boleh-lihat-tak-boleh-coba-di-museum-ganja

AMSTERDAM memang terkenal sebagai kota yang cukup bebas untuk prostitusi dan peredaran obat-obat terlarang. Padahal, kedua hal itu secara hukum dinilai illegal, apalagi untuk turis.

Bagi turis yang penasaran dengan marijuana yang biasa dikonsumsi warga Amsterdam namun tidak ingin mencobanya, bisa datang ke museum ini. Museum ini dijuluki Museum Ganja.

Museum Hash, Marijuana & Hemp adalah museum yang tepat bagi Anda yang ingin tahu tentang ganja dan obat-obat terlarang lainnya. Museum ini dibuka sejak 1985 dan dikunjungi lebih dari dua juta wisatawan per tahunnya.

Seperti namanya, museum ini didedikasikan untuk ganja dan kegunaannya. Di dalam museum Anda bisa melihat informasi mengenai sejarah dan penggunaan ganja, serta bagaimana ganja digunakan untuk keperluan pertanian, industri, bahkan aksesori pakaian dan kosmetik.

Nostalgia Bersama Doraemon di Museum Fujiko

Museum Fujiko, Jepang (Foto: ajw.asahi)

Museum Fujiko, Jepang (Foto: ajw.asahi)

Source for the news comes from: http://travel.okezone.com/read/2013/09/23/409/870678/nostalgia-bersama-doraemon-di-museum-fujiko

INGAT Doraemon, pasti ingat Fujiko Fujio. Meski ia telah tiada, namun karyanya masih dikenang siapa saja. Anda bahkan bisa melihat karya Fujiko ini di sebuah museum yang dibangun oleh istrinya untuk mengenang penulis komik ini.

Museum tersebut dinamakan Museum Fujiko. Museum ini adalah sarana memperkenalkan dunianya dan pesan melalui gambar asli kepada berbagai generasi. Museum ini dibuat berdampingan dengan alam sehingga membuat pengunjung merasa nyaman. Keramahan yang diberikan pengelola museum pun akan membuat pengunjung merasa betah berada di dalamnya.

Museum ini memamerkan berbagai barang eksklusif yang tidak akan Anda temukan di tempat lainnya. Rasa ingin tahu Anda mengenai dunia Doraemon akan terjawab semua di sini.

Fasilitas yang ada akan membuat Anda merasa waktu begitu cepat berlalu. Ada ruang pameran manga karya Fujiko, ruang baca, ruang teater untuk menayangkan film-film yang hanya dapat Anda tonton di sini, kantin, dan toko souvenir yang menjual barang-barang nan lucu, demikian seperti dikutip dari Amusingplanet.

Di salah satu ruangan museum, Anda dapat melihat meja serta tumpukan buku yang menjadi sumber inspirasi Fujiko dalam membuat manga. Bagi yang ingin berfoto bersama Doraemon dan teman-temannya, tersedia banyak spot di bagian luar ruangan.

Museum ini buka setiap hari, kecuali Selasa dan libur nasional, mulai pukul 10.00 hingga 18.00 waktu setempat. Tiket masuknya berkisar antara 500 Yen hingga 1.000 Yen. Namun, ada baiknya Anda melakukan reservasi terlebih dahulu sebelum datang ke museum ini.

Menjajal Rollercoaster Ferrari di Abu Dhabi

Roller coaster formula rossa di Ferrari World, Uni Emirat Arab (Foto: whotalking)

Roller coaster formula rossa di Ferrari World, Uni Emirat Arab (Foto: whotalking)

Source for the news comes from: http://travel.okezone.com/stories/2013/09/10/544/863859/menjajal-rollercoaster-ferrari-di-abu-dhabi

Ferrari World, Abu Dhabi 

Ferrari World adalah sebuah taman bermain di Pulau Yas, Abu Dhabi. Taman bermain ini berada dalam ruangan terbesar di dunia, yang dibuka sejak 2010.

Ferrari World didedikasikan untuk salah satu mobil balap paling terkenal di dunia, Ferrari. Di dalamnya terdapat berbagai wahana, salah satu yang paling terkenal adalah rollercoaster-nya, Formula Rossa. 

Formula Rossa adalah rollercoaster yang terletak di Ferrari World Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Formula Rossa dibuka untuk umum pada November 2010. Saat ini, Formula Rossa menjadi yang tercepat di dunia dengan kecepatan maksimal 240 km per jam. 

Panjang jalur rollercoaster ini mencapai 2,2 kilometer yang menduduki peringkat keenam di dunia. Karena kecepatan dan lokasinya di daerah gurun pasir, penumpang diharuskan mengenakan kacamata pelindung. 

Formula Rossa memiliki empat gerbong rollercoaster dengan desain menyerupai mobil balap. Setiap gerbong rollercoaster dapat menampung empat orang, jadi daya angkut maksimumrollercoaster ini adalah 16 penumpang. Gerbong rollercoaster didesain menyerupai mobil balap Felipe Massa Ferari.

Taman Bermain Indoor Terbesar Dunia Ada di Seoul

Lotte World  

Lotte World adalah sebuah taman bermain di Seoul, Ibu Kota Korea. Lotte World juga merupakan taman bermain indoor terbesar di dunia yang buka sepanjang tahun, meskipun juga memiliki taman bermain outdoor yang tak kalah menariknya.

Taman bermain outdoor di Lotte World berada di Magic Island, sebuah pulau buatan di tengah danau yang dihubungkan dengan monorail. Lotte World juga memiliki pusat perbelanjaan, hotel, museum, pusat olahraga, dan bioskop.

Dibuka sejak 12 Juli 1989, Lotte World menjadi salah satu objek wisata terfavorit di Seoul, dan dikunjungi 8 juta pengunjung setiap tahunnya. Bersama Tokyo Disney Resort di Jepang Lotte World, ini menjadi salah satu taman bermain kelas dunia di Asia.

Lotte World menjadi lokasi syuting banyak drama Korea. Serial Stairway to Heaven dan Boys Before Flower sesekali mengambil latar belakang di taman bermain ini.

Bahkan Toilet Jadi Sarana Bermain

Museum Toilet, Korea Selatan (Foto: BBC)

Museum Toilet, Korea Selatan (Foto: BBC)

Source for the news comes from: http://travel.okezone.com/stories/2013/09/11/544/864566/bahkan-toilet-jadi-sarana-bermain

Restroom Cultural Park, Korea Selatan 

Jika Anda berkunjung ke Korea Selatan, Anda akan mendapati ada taman bermain baru yang unik di sana. Taman bermain ini bertema toilet umum. Aneh bukan?

Korea Selatan baru saja membuka taman bermain pertama di dunia yang bertema toilet. Taman ini dinamakan Restroom Cultural Park, yang berada di Kota Suwon.

Di Restroom Cultural Park, pengunjung bisa belajar mengenai fakta-fakta menarik tentang kotoran manusia serta melihat galeri-galeri yang mempertontonkan koleksi seni bertema toilet. Taman bermain yang tidak biasa ini dibangun untuk mengenang mantan Wali Kota Suwon, Sim Jae-Duck, yang dikenal sebagai Bapak Toilet.

Jae-Duck memiliki minat yang besar terhadap toilet dan menghabiskan masa hidupnya memperjuangkan toilet yang lebih baik di kota tersebut. Jae-Duck bahkan membangun rumah berbentuk toilet, yang kini dijadikan museum dalam taman bermain ini.

Kota Suwon sendiri memiliki reputasi toilet umum yang baik. Untuk mengkampanyekan pentingnya toilet sehat, setiap tahunnya kota ini menjadi tuan rumah sebuah festival unik tentang toilet bertajuk Golden Poop Art Festival.

Berjemur sambil Mandi di Pantai Dalam Ruangan

Tropical Island, Jerman (Foto:nawyjazdy)

Tropical Island, Jerman (Foto:nawyjazdy)

Source for the news comes from: http://travel.okezone.com/stories/2013/09/11/544/864568/berjemur-sambil-mandi-di-pantai-dalam-ruangan

Tropical Island, Jerman 

Di Jerman, Anda bisa melihat hutan hujan besar, yang terletak di dalam ruangan dan menjadi atraksi wisata unik. Tempat wisata ini bernama Tropical Island, terletak di kota kecil Krausnick, tidak jauh dari Ibu Kota Jerman, Berlin.

Tropical Island merupakan sebuah kubah besar berukuran 6,7 kilometer persegi, sama dengan delapan buah lapangan bola. Kubah ini memiliki tinggi 107 meter, lebih tinggi dari Patung Liberty dan Menara Eiffel.

Tropical Island berisi hutan hujan, juga kompleks spa dan sauna terbesar di Eropa. Tempat wisata ini juga menjadi rumah bagi 29.000 tanaman dan hewan-hewan tropis lainnya.

Hutan hujan yang ada di Tropical Island bukanlah buatan, melainkan pohon-pohon asli yang terdiri dari 50.000 pohon, semak, dan tanaman-tanaman lain. Ada 600 spesies pohon dan tanaman, dari pohon setinggi 18 meter hingga anggrek yang menjuntai dari dahan pohon. Adapula berbagai jenis palem, semak, dan pohon-pohon bakau. kebanyakan tanaman diambil langsung dari hutan-hutan di Asia Pasifik dan Amerika Selatan.

Di hutan buatan ini terdapat rawa-rawa bakau yang memberikan pemandangan luar biasa. Dari atas jembatan di atas rawa, pengunjung dapat melihat berbagai fauna air eksotis, seperti ikan arwana dan ikan hiu, yang merupakan spesies-spesies asli Amerika Selatan.

Ada pula pantai buatan seluas 3.200 meter persegi bernuansa Bali, yang disebut Bali Lagoon. Pantai ini didesain oleh orang Bali asli, Made Wijaya, yang telah dikenal sebagai desainer taman terkenal. Pantai ini benar-benar menggunakan air laut, pasir, serta pohon-pohon kelapa di sekelilingnya.

Bagi pengunjung yang lelah berjalan dan bermain di Tropical Island, tempat wisata ini memiliki desa-desa kecil berisi pondokan makanan dan tempat istirahat. Desa-desa ini memiliki berbagai tema, seperti Paviliun Bali, Rumah Borneo, Samoa Fale, dan Pondok Thailand. Semua bangunan yang ada dibuat persis dengan bangunan dari tempat-tempat asalnya, yaitu Bali, Kalimantan, Samoa, dan Thailand.

Keliling Dunia Cukup Seharian di China

Window of the World, China (Foto: GBTimes)

Window of the World, China (Foto: GBTimes)

Source for the news comes from: http://travel.okezone.com/stories/2013/09/11/544/864571/keliling-dunia-cukup-seharian-di-china

Window of the World, China 

China memang jagonya bikin tiruan segala macam hal. Seperti taman bermain satu ini yang punya tiruan atraksi-atraksi wisata top dari penjuru dunia.

Window of the World adalah sebuah taman bermain di Shenzhen, China. Taman bermain ini punya 130 replika atraksi wisata terkenal di dunia, yang ditaruh di areanya yang memiliki luas 48 hektar.

Replika atraksi wisata tersebut antara lain ada Menara Eiffel dari Paris, Piramida dari Mesir, dan Taj Mahal dari India. Bahkan di bagian replika Belanda, ada tiruan kebun bunga tulipnya.

Namun, ukuran replika ini tidak sebesar aslinya. Menara Eiffel saja tingginya hanya 108 meter di taman bermain ini, berbeda dengan aslinya yang tingginya mencapai 324 meter. Selain replika tempat-tempat wisata terkenal di dunia, seringkali di taman bermain ini diadakan festival khas suatu negara, seperti Festival Sakura ala Jepang atau Festival ski.

Jadi, bagi Anda yang ingin keliling dunia namun tak mau susah-susah, kunjungi saja taman bermain Window of the World ini. Dalam sehari Anda sudah bisa mengunjungi ratusan tempat wisata di seluruh dunia.