Category Archives: Otomotif

Mobil Remote Control Seukuran Mobil Sungguhan

Jakarta – Mobil remote control biasanya merupakan mainan anak kecil yang ukurannya juga kecil. Tapi jangan salah sangka ketika melihat mobil yang satu ini. Meski berukuran layaknya sebuah mobil konvensional, ini adalah mobil remote control.

Mobil ini dirancang oleh para peneliti dari Technische Universitat Munchen (TUM) di Jerman. Seperti layaknya mobil remote control, mobil ini juga bisa berjalan-jalan tanpa perlu ada pengemudi di dalam kabinnya. Karena, operator akan mengendalikan mobil ini dari jarak jauh.

Para peneliti mengatakan teknologi ini sangat mungkin untuk diaplikasi ke dunia nyata dan akan berguna bagi beberapa pihak. Sebut saja pemilik rental mobil yang bisa membawa pulang mobilnya tanpa perlu mendatangi lokasi si penyewa. Bisa pula digunakan untuk membawa keluarga ke tempat tujuan.

Sejauh ini, tim peneliti dari Tum itu telah melengkapi prototipe Visio.M, nama mobil remote control tersebut dengan enam kamera video, lima di antaranya dipasang di kaca spion menghadap ke depan atau ke samping dan satu lagi melihat keluar jendela belakang.

Dengan kamera-kamera ini, sang operator dapat mengetahui kondisi lingkungan mobil karena bisa pandangan ke sekitar mobil. Dengan pandangan itu, si operator lalu mengendalikan mobil ini dari jauh seolah sedang bermain.

Para ilmuwan juga mengklaim bahwa sistem ini tidak terlalu mahal, dan bahwa jaringan LTE yang digunakan sebagai penghubung secara real time antara mobil dan operator sudah teraplikasi di banyak kota.

Bahkan bila jaringan LTE melemah, jaringan UMTS yang lebih lambat juga masih bisa membuat teknologi ini bekerja karena perbedaan waktunya hanya setengah detik, dengan perbedaan tipis itu, sang operator masih punya kesempatan untuk bertindak, misalnya untuk menghindari kecelakaan.

Meski terbilang ide yang kontroversional, para peneliti berharap teknologi ini akan digunakan dalam waktu lima sampai sepuluh tahun ke depan.

Advertisements

Yang Teranyar di Jepang untuk Wisatawan

Shinkansen, kereta cepat Jepang (Foto: wikipedia)

Shinkansen, kereta cepat Jepang (Foto: wikipedia)

MESKI relatif mahal, Jepang masih menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan Indonesia. Apalagi, sekarang sudah banyak yang baru di Jepang.

Apa sajakah itu, simak ulasannya berikut seperti dikutip dari LonelyPlanet: 

Jalur kereta cepat ditambah

Kereta cepat Jepang, shinkansen, telah ditambah jalurnya. Kini, Anda bisa pergi dari Tokyo menuju Aomori yang berada di ujung Pulau Honshu dan Kagoshima, yang berada di Pulau Kyushu. Dengan jalur baru ini, menjelajahi seluruh Jepang kini lebih mudah.

Bagi wisatawan, bila Anda berada cukup lama di Jepang dan akan sering menggunakan shinkansen sebagai alat transportasi, sebaiknya membeli tiket khusus. Harga tiket ini USD300 (sekira Rp3 juta) yang dapat digunakan sepuasnya selama sepekan.

Pertunjukan Kabuki populer kembali

Sejak April lalu, Kabuki-za, panggung Kabuki yang populer di Tokyo kembali dibuka. Kabuki adalah kesenian khas Jepang dengan tarian dan identik dengan wajah pemainnya yang berwarna putih seperti tepung. Sebelumnya, Anda harus pergi ke Kyoto dulu untuk menonton Kabuki. Namun, kini dengan dibukanya kembali Kabuki-za, Anda bisa menikmatinya di Tokyo.

Sudah banyak maskapai bujet di Jepang

Dulu, maskapai Japan Airways dan All Nippon Airways mendominasi seluruh penerbangan domestik di Jepang. Namun kini, dengan adanya peraturan baru, Jepang sudah terbuka untuk maskapai bujet. Destinasi yang jauh dari Tokyo, seperti Hokkaido atau Okinawa, kini dapat dengan mudah dan murah dicapai wisatawan.

Selamat Datang Bandara Internasional Kualanamu

Bandara paling modern dan canggih di Indonesia resmi beroperasi.

Bandara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara, resmi beroperasi menggantikan Bandara Polonia.

Bandara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara, resmi beroperasi menggantikan Bandara Polonia.
Jelang tengah malam, Rabu 24 Juli 2013, Lion Air dan Air Asia menjadi dua pesawat komersial terakhir yang mendarat di Bandara Polonia, Medan, untuk selamanya. Bandara yang sudah beroperasi lebih dari 70 tahun itu resmi berhenti beroperasi dan akan difungsikan menjadi Pangkalan TNI Angkatan Udara.
Peran Polonia kini digantikan oleh Bandara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara, yang berukuran 10 kali lipat lebih luas dari Bandara Polonia. Kualanamu mulai beroperasi tepat pukul 00.01 WIB, Kamis 25 Juli 2013. Garuda Indonesia tujuan Jakarta menjadi pesawat pertama yang terbang dari landasan Kualanamu pada pukul 05.00 WIB pagi. Ada 118 penerbangan dari Kualanamu pada hari pertama pengoperasian bandara itu.

Kualanamu berdiri di lahan seluas 1.365 hektare. Bandara ini memiliki panjang landasan 3.750 x 60 meter. Bandara yang dibangun selama enam tahun dengan anggaran Rp5,8 triliun ini – Rp3,3 triliun dari APBN dan Rp2,5 triliun dari PT Angkasa Pura II – mampu didarati pesawat berbadan lebar sekelas Boeing 747-400 serta Airbus.

Luas terminal penumpang di Kualanamu sebesar 118.930 meter persegi, dan mampu menampung 8,1 juta penumpang per tahun – bandingkan dengan daya tampung Bandara Polonia yang hanya 900 ribu penumpang per tahun. Pada tahap pengembangan lanjutan, Kualanamu bahkan didesain mencapai kapasitas maksimal untuk melayani hingga 22,1 juta penumpang per tahun.

Desain interior Bandara Kualanamu.
Desan interior Bandara Kualanamu

Menteri BUMN Dahlan Iskan menilai Bandara Kualanamu berpotensi menjadi bandara terbaik di Indonesia. Bandara ini punya keunggulan sistem navigasi yang lebih canggih, sistem transportasi jalan tol serta kereta api yang terintegrasi dan berhenti langsung di areal bandara, dan stasiun pengisian bahan bakar pesawat yang juga terintegrasi dengan bandara sehingga mobil Pertamina tak perlu lagi meluncur mendekati pesawat untuk mengisi bahan bakar.

Bandara Kualanamu juga menerapkan sistem terbuka untuk proses check-in dengan arealcheck-in yang luas. Ada sebanyak 80 counter check-in yang telah dilengkapi teknologiBaggage Handling System – teknologi penanganan bagasi otomatis yang pertama kali digunakan oleh bandara di Indonesia. Teknologi asal Belanda ini juga diterapkan di Bandara Changi dan Hong Kong.

Selain itu, Kualanamu memiliki tingkat pendeteksi keamanan tertinggi hingga level 5. Teknologi ini memungkinkan penumpang untuk check-in bagasi di counter manapun tanpa takut barangnya tertukar jadwal penerbangan. Bandara ini juga dilengkapi 8 garbarata (avio bridge) yang menghubungkan penumpang langsung dari area keberangkatan di dalam terminal menuju kabin pesawat.

Ambisi hub terbesar di kawasan

Bandara Kualanamu punya target jadi bandara pengumpul (hub) terbesar di kawasan Asia Tenggara. Ambisi besar Kualanamu adalah mengalahkan Bandara Internasional Changi di Singapura dan Bandara Internasional Kuala Lumpur di Malaysia pada tahun 2018.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Tri S. Sunoko, beberapa waktu lalu mengatakan optimis target itu dapat dicapai dengan kerja keras. “Namun itu butuh waktu,” kata dia. Untuk mempersiapkan diri menjadi bandara yang diperhitungkan secara internasional, Angkasa Pura II tahun lalu telah resmi menunjuk Bandara Internasional Incheon di Korea Selatan sebagai sister airport dari Kualanamu.

Dengan demikian, Kualanamu didesain mengadopsi sistem Incheon dalam mengelola bandara. Incheon adalah bandara terbesar di Korsel dan salah satu yang tersibuk Asia. Lebih dari 33 juta penumpang menjejali Incheon setiap tahunnya. Hanya dalam waktu lima tahun sejak mulai beroperasi tahun 2001, Icheon telah menyabet penghargaan Bandara Terbaik Dunia dari Airports Council International selama 7 tahun berturut-turut.

“Maka kami (Kualanamu) juga menargetkan lima tahun (untuk mengalahkan bandara di Singapura dan Malaysia) dengan kerja keras serta dukungan dari pemerintah daerah,” kata Tri. Kualanamu dan Incheon dinilai mempunyai keunggulan yang sama, yakni posisi strategis. Incheon terletak di antara Jepang dan China, sedangkan Kualanamu terletak di antara Singapura dan Kuala Lumpur.

Ke depannya, penerbangan dari Indonesia menuju negara-negara lain tak perlu transit di Kuala Lumpur atau Singapura karena dapat langsung terbang dari Kualanamu di Deli Serdang Sumatera Utara. Sebaliknya, penerbangan dari luar negeri menuju Indonesia juga tidak perlu transit di Changi atau Kuala Lumpur.

Bandara Internasional Kuala Namu, Sumatera Utara
Bandara Kualanamu (id.wikipedia.org)

Apabila Kualanamu di masa depan diproyeksikan menjadi hub regional di Asia Tenggara, maka Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta yang terletak di tengah-tengah Jakarta akan diposisikan menjadi hub domestik. “Di Soetta, komposisinya akan menjadi 80 persen melayani penerbangan domestik dan 20 persen melayani penerbangan internasional,” kata Tri.

Ia mengatakan, selama ini hub internasional di Soetta hanya ke Australia sehingga perkembangan Soetta sebagai bandara internasional tidak terlalu maju. Bandingkan dengan letak geografis Kualanamu yang lebih strategis, di mana dari segi jarak amat dekat dengan Singapura dan Malaysia, serta hanya enam jam penerbangan dari Korea Selatan.

Aksesibilitas

PT Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Kualanamu menyediakan armada transportasi umum untuk mempermudah para calon penumpang. Minimal ada tiga jenis transportasi yang dapat digunakan menuju bandara terbesar kedua di Indonesia itu.

Gerbang Bandara Internasional Kualanamu.
Gerbang Bandara Kualanamu (autoages.blogspot.com)

Pertama, calon penumpang dapat menggunakan jasa Kereta Api Bandara. Kereta menjadi moda yang paling disarankan karena akses jalan raya dari Medan menuju Bandara Kualanamu masih belum maksimal. PT Railink sebagai pengelola Kereta Api Bandara Kualanamu menyediakan fasilitas khusus berbasis rel pertama bagi bandara di Indonesia yang mengantar-jemput penumpang dari Stasiun Besar Medan menuju Bandara Kualanamu, dan sebaliknya.

Dari Stasiun Besar Medan, kereta pertama berangkat ke Kualanamu pukul 03.55 WIB. Sementara pemberangkatan terakhir dari Kualanamu menuju Medan disesuaikan dengan jadwal penerbangan terakhir, yakni pukul 00.15 WIB. Tarif untuk KA Bandara ini dipatok Rp80 ribu per orang untuk sekali jalan, dengan waktu tempuh rata-rata 35-40 menit.

Kereta Api Bandara Kualanamu
Kereta api Bandara Kualanamu (ANTARA/Septianda Perdana)

Kedua, calon penumpang bisa menggunakan taksi dengan jarak tempuh sekitar 40 kilometer dari kota Medan dan lama perjalanan 60-90 menit pada kondisi lalu lintas lancar. Tarif resmi taksi per sekali jalan dari Medan ke Kualanamu rata-rata berkisar Rp145 ribu. Jika lewat jalan tol, sesungguhnya jarak bisa ditempuh hanya dalam waktu 30 menit. Namun jalan tol ini pengerjaannya belum 100 persen selesai.

Ketiga, calon penumpang bisa menggunakan bus Damri yang tersedia di dua lokasi di kota Medan, yaitu Jalan Gatot Subroto (Carrefour) dengan tarif Rp15 ribu, dan Amplas dengan tarif Rp10 ribu per orang per sekali jalan. Waktu tempuh dengan bus Damri ini tak terpaut jauh dari taksi. Selain angkutan bus Damri, tersedia pula shelter bus yang disiapkan PO Bus ALS di Binjai dengan tarif Rp30 ribu per orang.

Tiru Bandara Changi, Soekarno-Hatta akan Dilengkapi Monorel Awal 2015

ilustrasi
Madiun – PT Angkasa Pura II (Persero) pada pertengahan tahun 2013 ini, akan memulai pembangunan monorel di dalam Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Monorel internal bandara itu akan dikembangkan oleh PT INKA di Madiun Jawa Timur menggandeng PT Adhi Karya Tbk (ADHI) dan PT LEN (Persero).

Diharapkan monorel bandara ini, selesai awal 2015 atau sejalan dengan selesainya pembangunan KRL tujuan Bandara Soetta-Sudirman Baru. Proyek ini digadang-gadang meniru sistem transportasi internal bandara kelas dunia seperti fasilitas Skytrain di Bandara Changi, Singapura.

“Tahun ini rencananya mulai dibangun, dan ditargetkan mulai beroperasi awal 2015,” kata Direktur Utama Angkasa Pura II Tri S Sunoko di Madiun Jawa Timur, Senin (6/5/2013).

Monorel dengan konsep people mover ini, akan mengangkut penumpang dan karyawan yang bekerja di Terminal 1 hingga Terminal 3. Kapasitas satu kereta monorel, bisa mengangkut hingga 100 orang. Setiap satu rangkaian monorel, didukung oleh 2 kereta.

Moda transportasi ini, akan diberikan secara gratis melayani Terminal 1 hingga Terminal 3. Diharapkan dengan adanya monorel tersebut, pelayanan para penumpang di Bandara Soekarno-Hatta dapat ditingkatkan.

“Monorel kita lebih kecil daripada monorel Jabodetabek. Kita gunakan monorel tipe 2,” sebutnya.

Untuk nilai investasi pembangunan monorel tersebut, Tri enggan menyebutkannya karena masih dalam tahap Memorandum of Understanding (MoU). “Investasi sudah termasuk dalam pengembangan grand design Bandara Soekarno-Hatta sebesar Rp 26,2 triliun,” ujarnya.

Avanzanation 2013, Apresiasi Menuju 1 Juta Unit

Headline

Toyota Astra Motor
Oleh: advertorial

INILAH.COM, Jakarta – PT Toyota Astra Motor (TAM) menggelar program Avanzanation untuk kelima kalinya. Selain menjangkau wilayah lebih luas, Avanzanation kali ini memberi arti khusus karena berlangsung dalam suasana optimis menuju pencapaian target penjualan Avanza satu juta unit di pasar dalam negeri.

“Kami bersyukur program apresiasi pelanggan Avanzanation telah memasuki tahun kelimanya serta menjadi pelopor program apresiasi kepada pelanggan di segmennya,” kata Joko Trisanyoto, Marketing Director TAM.

“Untuk menjawab animo positif terhadap Avanzanation setiap tahunnya, maka kami memperluas pelaksanaan ke 5 kota baru yaitu Solo, Yogyakarta, Bali, Kendari dan Palu,” lanjutnya.

Dengan demikian, Avanzanation yang pertama kali digelar sejak 2008 tersebut, kini telah menjangkau 13 kota yaitu Medan, Pekanbaru, Jakarta, Bandung, Solo, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Makassar, Kendari, Palu dan Manado.

Selama Avanzanation para pemilik Toyota Avanza mendapat layanan cuci mobil gratis di tempat-tempat dan waktu yang telah ditentukan di setiap kota.

Pengguna Avanza juga diajak untuk berkreasi menuangkan ekspresi mereka melalui video contest berupa testimonial bertajuk ‘Me & My Avanza’ yang bercerita tentang mereka bersama mobil Avanza-nya.

Bagi pemenang di setiap kota akan mendapat hadiah berupa voucher belanja senilai jutaan rupiah, dan bagi para pemenang video favorit akan mendapatkan sebuah BlackBerry Curve 9220.

Hasil video pemenang di setiap kota akan di seleksi secara nasional dan pemenangnya akan mendapat satu buah iPhone 5 sebagai grand prize.

“Sebagai kendaraan fenomenal yang telah terjual hampir 1 juta unit, Toyota Avanza masih menjadi kendaraan favorit masyarakat Indonesia,” tambah Joko.

Avanzanation 2013 ini merupakan program rangkaian yang terdiri dari beberapa fase yang akan berlangsung sepanjang 2013. Fase pertama Avanzanation 2013 akan berlangsung selama bulan Februari hingga Mei di 13 kota di Indonesia.

Kota pertama penyelenggaraan Avanzanation 2013 ini adalah Kota Kendari yang telah dilaksanakan pada 17 Februari 2013, dilanjutkan oleh Jakarta yang menggelar program ini pada 24 Februari 2013. Sebelas kota berikutnya direncanakan akan segera menyusul.

Avanzanation merupakan salah satu wujud apresiasi Toyota bagi para pengguna setianya. Berkat dukungan mereka, Toyota Avanza berhasil menembus angka penjualan hingga 912.842 unit sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2004 hingga Januari 2013. [ikh]

Daihatsu Gelar Bursa Oto Seken

Headline

Astra Daihatsu Motor

INILAH.COM, Tangerang – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) kembali menyelenggarakan bursa jual beli mobil bertajuk Bursa Oto Seken (BOS) Daihatsu. BOS Daihatsu adalah wadah bagi pelanggan yang akan melakukan transaksi jual beli mobil baru maupun bekas berkualitas.

Dalam kegiatan yang digelar bekerja sama PT Astra International Tbk–Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Astra Credit Companies (ACC), PT Asuransi Astra Buana (Garda Oto), PT Serasi Mitra Mobil (Mobil88), dan I-BID Balai Lelang Serasi ini konsumen dapat melakukan tukar tambah mobil bekas merekapapun dengan Daihatsu baru.

Bertempat di Summarecon Mall Serpong, Tangerang, Minggu (24/2), BOS Daihatsu hadir sebagai pembuka kegiatan bursa jual beli mobil bekas maupun baru di tahun 2013, dengan menargetkan 200 peserta turut berpartisipasi dan setidaknya 80 transaksi terjadi di ajang ini.

Beragam keuntungan menarik bisa di dapat dalam event ini. Pengunjung dapat membeli mobil cash maupun kredit dengan berbagai kemudahan serta hadiah menarik, seperti nomor undian berhadiah dan voucher belanja.

Ada yang berbeda pada BOS Daihatsu 2013 kali ini. Pengunjung dan peserta dapat bergabung dalam acara lelang melalui i-BID Balai Lelang Serasi yang masih termasuk Grup Astra.

Pengunjung tidak perlu khawatir dengan kondisi mobil bekasyang ditawarkan di ajang ini, karena semuanya telah lolos uji kelayakan kualitas dari team Mobil88.

Selain itu, sebagai wujud dari pilar ‘Hijau Bersama Daihatsu’, Daihatsu juga membagikan pohon trembesi kepada peserta yang melakukan transaksi di acara ini. Trembesi dikenal sebagai tanaman peneduh dengan akar yang kuat yang menegaskan komitmen Daihatsu untuk ikut melestarikan lingkungan.

Bagi customer yang berniat menjual Daihatsu lama dengan harga yang pantas. Transaksi tukar tambah juga sangat mungkin dilakukan di BOS Daihatsu, baik mobil keluaran Daihatsu maupun non-Daihatsu. Uang hasil penjualan mobil tersebut, bisa digunakan sebagai uang muka untuk pembelian Daihatsu baru.

Satu lagi keuntungan yang bisa didapatkan jika customer melakukan pembelian Daihatsu baru mereka dapat mengikuti program PUAAS dan berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah termasuk hadiah utama berupa satu kilogram emas atau uang Rp1 miliar yang diundi setiap bulannya.

“BOS Daihatsu kali ini sangat berbeda dengan even jual beli mobil seken yang pernah ada sebelumnya. Panitia menjadikannya one stop shopping transaction dengan mengintegrasikan semua proses jual beli dalam satu lokasi, didukung perusahaan partner Daihatsu terpercaya di bidangnya,” ujar Amelia Tjandra, Marketing Director ADM.

“Uniknya lagi peserta dapat memilih menjual mobil bekasnya melalui Mobil88 atau melalui proses lelang melalui perusahaan lelang milik Grup Astra, i-BID Balai Lelang Serasi untuk mendapatkan harga terbaiknya,” pungkas Amelia. [ikh]

Selain Rute Cawang-Bekasi, Adhi Karya Siapkan Monorel Tangerang-Palmerah

Jakarta – PT Adhi Karya Tbk (ADHI) bersama konsorsium BUMN membatah keluar dari proyek pengembangan monorel di Jakarta. Perseroan malah menyiapkan rute baru, rute ini di luar dari jalur yang disiapkan PT Jakarta Monorail.

Adhi Karya akan menawarkan pengembangan monorel rute baru tahap II. ADHI bersama konsorsium perusahaan pelat merah tawarkan rute baru dari Tangerang ke Palmerah atau rute barat kepada Gubernur DKI Jakarta Jokowi.

Rute ini melengkapi rute timur atau pengembangan tahap 1 yakni Bekasi Timur ke Cawang dan Cibubur ke Cawang kemudian dilanjutkan ke tengah kota.

“Mungkin dilanjutkan, kajian berikutnya jalur barat, nanti tahap berikutnya (jalur barat) dari Tangerang ke Palmerah,” tutur Sekretaris Perusahaan ADHI Amrozi Hamidi kepada detikFinance, Rabu (9/1/2013).

Pada dasarnya, ADHI ingin menawarkan konsep terintegrasi pemecahan persoalan transportasi di Jakarta sehingga ADHI terus akan membawa kosorsium BUMN seperti PT Telkom Tbk, PT LEN, dan PT INKA untuk mengembangan kosep monorel Jakarta secara lengkap.

“Adhi pada dasarnya tetap ingin disuruh membantu percepatan jaringan transportasi DKI. Adhi tetap menggunakan konsorsium BUMN,” pungkasnya.

Pemerintah Siap Pasok Energi untuk Proyek Mobil Listrik

Jakarta – Pemerintah menjamin pasokan energi untuk mobil listrik sangat cukup walaupun telah ada 1 juta unit mobil listrik pada tahun ini. Hal ini sebagai antisipasi terjadi pertumbuhan permintaan mobil listrik dimasa mendatang.

“Kebutuhan listrik kan tiap tahun bertambah tapi kita sudah antisipasi jika mobil listrik ada, mulai dari stasiun pengisian mobil listrik,” ucap Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jarman, Rabu (9/1/2013).

Berapun mobil listrik yang ada, bahkan jika pada 2013 kata Jarman ada 1 juta unit mobil listrik, pasokan listrik tetap cukup dan ada khususnya untuk Jawa-Bali.

“Walau tahun ini ada 1 juta unit dan mobil listrik diproduksi massal, pasokan listrik ada dan cukup khususnya jika melihat kondisi pasokan cukup untuk Jawa-Bali,” ungkap Jarman.

Namun hingga sampai saat ini ujar Jarman, pihaknya belum mengeluarkan anggaran khusus untuk menyiapkan infrastruktur pengisian mobil listrik.

“Tidak ada anggaran khusus untuk infrastruktur mobil listrik, yang jelas dari sis pasokan listrik sudah cukup berapapun yang diproduksi, apalagi kita sudah ada cadangan listrik 30% di Jawa-Bali, bahkan dibeberapa tempat sudah aman pasokannya,” tukas Jarman.

Pos Indonesia Rambah Bisnis Properti

SURAKARTA–PT Pos Indonesia (Persero) terus melebarkan usahanya. Tidak ingin hanya berkutat di bisnis pengiriman surat, logistik, dan jasa keuangan, kini Pos Indonesia merambah bisnis properti. Direktur Utama PT. Pos Indonesia (Persero) I Ketut Mardjana mengatakan Pos Indonesia memiliki banyak aset yang berada di lokasi strategis. Kebanyakan aset tanah tersebut belum dimanfaatkan.

Aset tanah tersebar di 11 Kantor Wilayah dengan luas mulai di bawah 500 meter persegi hingga di atas 5 ribu meter persegi. Secara total, Pos Indonesia memiliki aset tanah di 3.082 lokasi. Luas tanah terbanyak antara 500-1.500 meter persegi sebanyak 2.181 lokasi.

“Kami akan jadikan hotel, apartemen, pusat perbelanjaan, dan ruko untuk yang tanahnya tidak terlalu luas,” ujarnya ketika ditemui di Surakarta, Jumat, 4 Januari 2013.

Saat ini yang sudah siap dibangun hotel adalah di dua lokasi di Bandung, tepatnya di Jalan Pahlawan dan Jalan Cihampelas. Dia mengatakan gambar bangunan sudah siap dan sedang mengurus perizinan. ?Nama hotelnya Xpos. Pengelolanya anak perusahaan Pos Indonesia, PT Pos Properti Indonesia,? katanya. Nantinya hotel akan dilengkapi dengan gerai pos dan Pos Shop.

Pihaknya akan menempatkan modal awal Rp 50 miliar dan menggandeng mitra kerja. Komposisi kepemilikan saham di PT Pos Properti Indonesia yaitu 99 persen PT Pos Indonesia dan 1 persen mitra kerja.

Dia mengatakan pembangunan hotel juga bekerja sama dengan investor. Bentuk kerjasamanya bisa kerjasama operasional (KSO), build operate transfer (BOT), atau kerjasama usaha (KSU).

Kepala Kantor Pos Solo, Achmad Chairul Hadi mengatakan Kantos Pos Solo memiliki lahan seluas 3 ribu meter persegi di Jalan Adi Sucipto. Rencananya di lahan tersebut akan dibangun hotel yang bekerja sama dengan investor.

“Saat ini sedang tahap evaluasi dari Perusahaan Pengelola Aset. Nantinya yang membangun investor,” ucapnya. Dia memperkirakan paling tidak di lokasi tersebut akan dibangun hotel bintang 3. Bentuk kerjasama akan mengacu pada mekanisme di kantor pusat. “Nanti kami tetap sebagai pemegang saham mayoritas,” katanya.

 

Wow, China Anggarkan Rp 3.000 T Bangun MRT 4.300 Km Lintasi 34 Kota

foto:lightrailnow

Jakarta – Untuk urusan infrastruktur, Negeri Tirai Bambu China memang tak ada matinya. Pemerintah China menyiapkan anggaran US$ 320,2 miliar atau kurang lebih Rp 3.000 triliun untuk proyek Mass Rapid Transit (MRT).

Anggaran yang mencapai 2 kali APBN Indonesia 2013 (Rp 1.657 T) itu akan digunakan untuk membangun proyek Mass Rapid Transit (MRT) yang akan melintasi 34 kota dengan panjang lintasan 4.300 Km. Langkah ini untuk menjawab tantangan tingginya urbanisasi di China.

“Dana sekitar 2 triliun yuan (US$ 320,2 miliar) telah dialokasikan untuk proyek transportasi kota di 34 kota,” kata pejabat senior Kementerian Perumahan dan Pemgembangan Kota China, Liu Heming seperti dikutip dari chinadaily, Minggu (21/10/2012).

“Beberapa tahun ke depan diharapkan akan ada perkembangan dari proyek transportasi massal perkotaan,” imbuhnya.

Saat ini, sebagian dari proyek ini telah selesai dikonstruksi dan akan dioperasikan dengan jarak sejauh lebih dari 1.700 Km. Sedangkan proyek yang masih dalam porses konstruksi masih sejauh lebih dari 2.000 Km.

Nantinya, proyek ini akan melintasi 34 kota di China, totalnya diperkirakan akan berjarak total 4.300 Km.

Saat ini persentase urbanisasi China telah mencapai 50%, dan dianggap sebagai komunitas urban yang tinggi. “Perkembangan cepat diharapkan akan berlanjut pada 20 hingga 30 tahun mendatang, dengan didukung oleh perkembangan moda transportasi massal yang juga berkembang cepat,” tutupnya.

Sebagai pembanding saja, di Indonesia juga sedang berencana membangun beberapa proyek MRT seperti di Jakarta, Bandung, Makassar dan Surabaya. Namun dari sekian itu, rencana proyek MRT Jakarta yang paling siap direalisasikan.

MRT Jakarta yang berbasis rel rencananya akan membentang kurang lebih ± 110,8 Km, meliputi dua koridor utama, yaitu pertama koridor selatan-utara (jadi prioritas), kedua koridor timur-barat yaitu Bekas-Balaraja (masih kajian).

Untuk koridor Selatan-Utara (Koridor Lebak Bulus-Kampung Bandan) sepanjang kurang lebih ± 23, 8 km. Koridor Lebak Bulus-Kampung Bandan dilakukan dalam 2 tahap:

Tahap I yang akan dibangun terlebih dahulu menghubungkan Lebak Bulus sampai dengan Bundaran HI sepanjang 15,7 km dengan 13 stasiun, antaralain sebanyak 7 stasiun layang dan 6 stasiun bawah tanah ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2016. Proyek MRT tahap I menelan dana Rp 15 triliun dari dana pinjaman Japan International Cooperation Agency (JICA), Jepang.

Sebanyak 7 stasiun sepanjang 7 Km berada di atas (elevated/layang) yaitu stasiun Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete, Haji Nawi, Blok A, Blok M dan Sisingamangaraja. Sementara itu 6 stasiun sepanjang 6 Km berada di bawah tanah yaitu Bundaran Senayan, Istora, Benhil, Setiabudi, Dukuh Atas, Bundaran HI.

Untuk tahap II, untuk koridor utara-selatan, rencananya stasiun-stasiunnya semuanya di bawah tanah antara lain Kebon Sirih, Monas, Harmoni, Glodok, Kota dan Kampung Bandan.

MRT Tahap II utara-selatan dari Bundaran HI ke Kampung Bandan sepanjang 8,1 Km yang akan mulai dibangun sebelum tahap I beroperasi dan ditargetkan beroperasi 2018 dipercepat dari 2020.