Category Archives: Property

Donald Trump Sulap Kantor Pos Jadi Hotel Termewah di AS

Kantor Pos Tua di Washington D.C, Amerika Serikat (Foto: inthecapital)

Kantor Pos Tua di Washington D.C, Amerika Serikat (Foto: inthecapital)

Source for the news comes from: http://travel.okezone.com/read/2013/09/11/407/864578/donald-trump-sulap-kantor-pos-jadi-hotel-termewah-di-as

WASHINGTON – Miliuner Amerika Serikat, Donald Trump, dan putrinya, Ivanka Trump, berencana membangun sebuah hotel mewah. Hotel ini merupakan gubahan kantor pos tua di Washington D.C.

Kantor pos tua tersebut sejatinya merupakan bangunan milik National Register of Historic Places, dan Trump telah membeli lisensinya. Ia berjanji akan tetap mempertahankan bagian luar kantor pos yang dilindungi, dan hanya mengubah sedikit bangunan tua itu.

Hotel mewah ini rencananya akan memiliki fasilitas spa, restoran, ruang pertemuan, atrium yang besar, sebuah lobi, serta 270 kamar tamu yang setidaknya bertarif USD700 (sekira Rp7 juta) per malamnya. Bahkan kabarnya, jendela hotel ini akan dibuat antipeluru!

“Bangunan kantor pos ini begitu menakjubkan, dan sebuah aset yang baik. Kami akan membangun sesuatu darinya, bukan menghancurkannya,” kata Ivanka Trump, seperti dikutip dari WashingtonPost.

Hotel ini rencananya akan selesai dibangun pada 2015. Diyakini, hotel ini akan menjadi hotel termewah di Amerika Serikat.

Advertisements

Menara Air pun Jadi Tempat Wisata di Medan

Menara Air Tirtanadi, Medan (Foto: wikipedia)

Menara Air Tirtanadi, Medan (Foto: wikipedia)

Source for the news comes from: http://travel.okezone.com/stories/2013/09/06/544/862016/menara-air-pun-jadi-tempat-wisata-di-medan

KOTA Medan cukup unik, karena memiliki objek wisata yang tak biasa. Seperti Menara Air Tirtanadi yang klasik namun menarik hati.

Menara Air Tirtanadi merupakan salah satu ikon Kota Medan. Keberadaan menara ini dapat dikatakan sangat vital bagi masyarakat kota Medan. Bangunan ini didirikan pada 1908 oleh Pemerintah Belanda sebagai tempat penampungan air bagi masyarakat Medan.

Selain sebagai pemasok air bagi warga sekitar, menara ini juga sebagai landmark Kota Medan di zamannya. Pembangunan menara ini juga tidak lepas dari pembangunan perusahaan air milik pemerintah kolonial Belanda.

Selain gaya arsitek bangunannya yang unik, menara ini juga menyimpan sejarah dari jaman kolonial Belanda hingga sekarang. Menara air ini telah mengalami beberapa renovasi, dan pergantian kepemilikan.

Beberapa bangunan yang sangat dekat dengan menara, menjadikan menara ini bukan lagi sebagai landmark Kota Medan sekarang ini karena terlalu padat rumah yang berada di sekitar area menara. Namun, objek wisata satu ini masih berdiri kokoh, dan dimanfaatkan oleh masyarakat Medan untuk memenuhi kebutuhan air mereka, juga sebagai ikon kota hingga sekarang.

Rumah Terbuat dari Jamur, Anti Rayap dan Punya Sistem Imun Sendiri

img
ist.

Jakarta – Pernah membayangkan tinggal di rumah yang terbuat dari jamur? Di masa depan, bahkan tidak lama lagi, Anda mungkin saja akan mengalaminya. Dua mahasiswa politeknik telah mengembangkan material bangunan yang sebagian besar bahannya berasal dari serat jamur.

Gavin McIntyre dan Eben Bayer dari Rensselaer Polytechnic Institute, adalah orang yang pertama kali menemukan inovasi ini pada 2007. Didukung oleh Evocative, perusahaan komputer dan elektronik, mereka mengembangkan jamur untuk dibangun menjadi miniatur rumah.

Bagian yang digunakan sebagai material bangunan adalah mycelium, area tak kasat mata dari jamur yang mengandung jutaan serat kecil. Rumah yang terbuat dari jamur ini diklaim bisa awet untuk waktu yang cukup lama.

“Eben melakukan observasi saat dia berjalan-jalan di hutan, dia melihat mycelium jamur yang tumbuh di lempengan-lempengan kayu dan menyatukannya,” jelas Gavin, seperti dikutip Daily Mail dari Foxnews.

Hal itulah yang memunculkan ide, bisakah mycelium digunakan sebagai perekat bahan bangunan? Secara ekologis, mycelium berfungsi mengurai sampah. Namun serat pada jamur ini juga bisa digunakan sebagai lem dan merekatkan benda-benda jadi satu.

Berdasarkan ide itu, dibangunlah struktur rumah mungil yang bahan-bahannya terbuat dari kayu pohon pinus, kemudian dituangkan campuran jamur ke dalam cetakan dinding. Lalu campuran tersebut dibiarkan mengering. Setelah satu bulan, terbentuk material keras seperti batako atau batu bata berwarna putih. Inilah yang akan digunakan untuk membangun rumah.

Evocative mengklaim penggunaan mycelium bisa menghemat pengeluaran saat membangun rumah. Material dari jamur ini juga bisa memperbaiki dengan sendirinya apabila terjadi kerusakan. Misalnya saja ketika tertimpa pohon yang tumbang, dinding rumah memang harus dibangun kembali tapi isolasi (penyekatan) akan terbentuk dengan sendirinya.

Rumah ‘jamur’ buatan Evocative ini juga punya sistem imun sendiri yang mencegah mikroorganisme berkembang di dalam rumah. Misalnya rayap yang suka menggerogoti kayu. Diharapkan material dari mycelium ini bisa digunakan lebih banyak untuk pembangunan rumah. Bahan yang ramah lingkungan untuk menggantikan stirofoam dan plastik. Selain rumah, mycelium juga dikembangkan sebagai bahan pembuat pelampung air, bemper mobil dan sol sepatu.

Stasiun Tanjong Priok, Kecantikannya Jadi Kebanggaan Indonesia

Stasiun Tanjung Priok (Foto: semboyan35)

Stasiun Tanjung Priok

HIRUK pikuk Tanjung Priok biasanya dihubungkan dengan perjalanan kapal yang hilir mudik berlayar. Namun ternyata, di balik hiruk pikuk tersebut Anda dapat menemukan sebuah stasiun cantik yang menjadi salah satu saksi bisu Indonesia di masa lalu. Inilah Stasiun Tanjung Priok.

Stasiun ini merupakan salah satu yang tertua di Indonesia. Letaknya di seberang Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Melihat bangunan stasiun ini, Anda pasti akan berdecak kagum melihat keindahan bangunannya. Tentu saja, karena bangunan ini menjadi salah satu cagar budaya DKI Jakarta.

Pada zaman dahulu, Stasiun Tanjung Priok berfungsi menghubungkan antara Pelabuhan Tanjong Priok dan Batavia yang berada di selatan. Dibutuhnya 1.700 tenaga kerja untuk membangun gedung cantik ini dengan 130 di antaranya adalah pekerja berbangsa Eropa.

Bangunan artistik yang memadukan gaya neo klasik dan kontemporer ini kini masih digunakan. Meski sempat tidak lagi digunakan untuk naik turun penumpang pada 2000, pada 2009 stasiun ini difungsikan seperti sedia kala.

Anda dapat mengunjunginya untuk menemukan sebuah bunker yang ada di salah satu sudut stasiun. Tak jarang, beberapa pasangan melakukan sesi foto pre-wedding di tempat ini karena tertarik dengan sejarah dan desain stasiun yang begitu unik.

Selamat Datang Bandara Internasional Kualanamu

Bandara paling modern dan canggih di Indonesia resmi beroperasi.

Bandara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara, resmi beroperasi menggantikan Bandara Polonia.

Bandara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara, resmi beroperasi menggantikan Bandara Polonia.
Jelang tengah malam, Rabu 24 Juli 2013, Lion Air dan Air Asia menjadi dua pesawat komersial terakhir yang mendarat di Bandara Polonia, Medan, untuk selamanya. Bandara yang sudah beroperasi lebih dari 70 tahun itu resmi berhenti beroperasi dan akan difungsikan menjadi Pangkalan TNI Angkatan Udara.
Peran Polonia kini digantikan oleh Bandara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara, yang berukuran 10 kali lipat lebih luas dari Bandara Polonia. Kualanamu mulai beroperasi tepat pukul 00.01 WIB, Kamis 25 Juli 2013. Garuda Indonesia tujuan Jakarta menjadi pesawat pertama yang terbang dari landasan Kualanamu pada pukul 05.00 WIB pagi. Ada 118 penerbangan dari Kualanamu pada hari pertama pengoperasian bandara itu.

Kualanamu berdiri di lahan seluas 1.365 hektare. Bandara ini memiliki panjang landasan 3.750 x 60 meter. Bandara yang dibangun selama enam tahun dengan anggaran Rp5,8 triliun ini – Rp3,3 triliun dari APBN dan Rp2,5 triliun dari PT Angkasa Pura II – mampu didarati pesawat berbadan lebar sekelas Boeing 747-400 serta Airbus.

Luas terminal penumpang di Kualanamu sebesar 118.930 meter persegi, dan mampu menampung 8,1 juta penumpang per tahun – bandingkan dengan daya tampung Bandara Polonia yang hanya 900 ribu penumpang per tahun. Pada tahap pengembangan lanjutan, Kualanamu bahkan didesain mencapai kapasitas maksimal untuk melayani hingga 22,1 juta penumpang per tahun.

Desain interior Bandara Kualanamu.
Desan interior Bandara Kualanamu

Menteri BUMN Dahlan Iskan menilai Bandara Kualanamu berpotensi menjadi bandara terbaik di Indonesia. Bandara ini punya keunggulan sistem navigasi yang lebih canggih, sistem transportasi jalan tol serta kereta api yang terintegrasi dan berhenti langsung di areal bandara, dan stasiun pengisian bahan bakar pesawat yang juga terintegrasi dengan bandara sehingga mobil Pertamina tak perlu lagi meluncur mendekati pesawat untuk mengisi bahan bakar.

Bandara Kualanamu juga menerapkan sistem terbuka untuk proses check-in dengan arealcheck-in yang luas. Ada sebanyak 80 counter check-in yang telah dilengkapi teknologiBaggage Handling System – teknologi penanganan bagasi otomatis yang pertama kali digunakan oleh bandara di Indonesia. Teknologi asal Belanda ini juga diterapkan di Bandara Changi dan Hong Kong.

Selain itu, Kualanamu memiliki tingkat pendeteksi keamanan tertinggi hingga level 5. Teknologi ini memungkinkan penumpang untuk check-in bagasi di counter manapun tanpa takut barangnya tertukar jadwal penerbangan. Bandara ini juga dilengkapi 8 garbarata (avio bridge) yang menghubungkan penumpang langsung dari area keberangkatan di dalam terminal menuju kabin pesawat.

Ambisi hub terbesar di kawasan

Bandara Kualanamu punya target jadi bandara pengumpul (hub) terbesar di kawasan Asia Tenggara. Ambisi besar Kualanamu adalah mengalahkan Bandara Internasional Changi di Singapura dan Bandara Internasional Kuala Lumpur di Malaysia pada tahun 2018.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Tri S. Sunoko, beberapa waktu lalu mengatakan optimis target itu dapat dicapai dengan kerja keras. “Namun itu butuh waktu,” kata dia. Untuk mempersiapkan diri menjadi bandara yang diperhitungkan secara internasional, Angkasa Pura II tahun lalu telah resmi menunjuk Bandara Internasional Incheon di Korea Selatan sebagai sister airport dari Kualanamu.

Dengan demikian, Kualanamu didesain mengadopsi sistem Incheon dalam mengelola bandara. Incheon adalah bandara terbesar di Korsel dan salah satu yang tersibuk Asia. Lebih dari 33 juta penumpang menjejali Incheon setiap tahunnya. Hanya dalam waktu lima tahun sejak mulai beroperasi tahun 2001, Icheon telah menyabet penghargaan Bandara Terbaik Dunia dari Airports Council International selama 7 tahun berturut-turut.

“Maka kami (Kualanamu) juga menargetkan lima tahun (untuk mengalahkan bandara di Singapura dan Malaysia) dengan kerja keras serta dukungan dari pemerintah daerah,” kata Tri. Kualanamu dan Incheon dinilai mempunyai keunggulan yang sama, yakni posisi strategis. Incheon terletak di antara Jepang dan China, sedangkan Kualanamu terletak di antara Singapura dan Kuala Lumpur.

Ke depannya, penerbangan dari Indonesia menuju negara-negara lain tak perlu transit di Kuala Lumpur atau Singapura karena dapat langsung terbang dari Kualanamu di Deli Serdang Sumatera Utara. Sebaliknya, penerbangan dari luar negeri menuju Indonesia juga tidak perlu transit di Changi atau Kuala Lumpur.

Bandara Internasional Kuala Namu, Sumatera Utara
Bandara Kualanamu (id.wikipedia.org)

Apabila Kualanamu di masa depan diproyeksikan menjadi hub regional di Asia Tenggara, maka Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta yang terletak di tengah-tengah Jakarta akan diposisikan menjadi hub domestik. “Di Soetta, komposisinya akan menjadi 80 persen melayani penerbangan domestik dan 20 persen melayani penerbangan internasional,” kata Tri.

Ia mengatakan, selama ini hub internasional di Soetta hanya ke Australia sehingga perkembangan Soetta sebagai bandara internasional tidak terlalu maju. Bandingkan dengan letak geografis Kualanamu yang lebih strategis, di mana dari segi jarak amat dekat dengan Singapura dan Malaysia, serta hanya enam jam penerbangan dari Korea Selatan.

Aksesibilitas

PT Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Kualanamu menyediakan armada transportasi umum untuk mempermudah para calon penumpang. Minimal ada tiga jenis transportasi yang dapat digunakan menuju bandara terbesar kedua di Indonesia itu.

Gerbang Bandara Internasional Kualanamu.
Gerbang Bandara Kualanamu (autoages.blogspot.com)

Pertama, calon penumpang dapat menggunakan jasa Kereta Api Bandara. Kereta menjadi moda yang paling disarankan karena akses jalan raya dari Medan menuju Bandara Kualanamu masih belum maksimal. PT Railink sebagai pengelola Kereta Api Bandara Kualanamu menyediakan fasilitas khusus berbasis rel pertama bagi bandara di Indonesia yang mengantar-jemput penumpang dari Stasiun Besar Medan menuju Bandara Kualanamu, dan sebaliknya.

Dari Stasiun Besar Medan, kereta pertama berangkat ke Kualanamu pukul 03.55 WIB. Sementara pemberangkatan terakhir dari Kualanamu menuju Medan disesuaikan dengan jadwal penerbangan terakhir, yakni pukul 00.15 WIB. Tarif untuk KA Bandara ini dipatok Rp80 ribu per orang untuk sekali jalan, dengan waktu tempuh rata-rata 35-40 menit.

Kereta Api Bandara Kualanamu
Kereta api Bandara Kualanamu (ANTARA/Septianda Perdana)

Kedua, calon penumpang bisa menggunakan taksi dengan jarak tempuh sekitar 40 kilometer dari kota Medan dan lama perjalanan 60-90 menit pada kondisi lalu lintas lancar. Tarif resmi taksi per sekali jalan dari Medan ke Kualanamu rata-rata berkisar Rp145 ribu. Jika lewat jalan tol, sesungguhnya jarak bisa ditempuh hanya dalam waktu 30 menit. Namun jalan tol ini pengerjaannya belum 100 persen selesai.

Ketiga, calon penumpang bisa menggunakan bus Damri yang tersedia di dua lokasi di kota Medan, yaitu Jalan Gatot Subroto (Carrefour) dengan tarif Rp15 ribu, dan Amplas dengan tarif Rp10 ribu per orang per sekali jalan. Waktu tempuh dengan bus Damri ini tak terpaut jauh dari taksi. Selain angkutan bus Damri, tersedia pula shelter bus yang disiapkan PO Bus ALS di Binjai dengan tarif Rp30 ribu per orang.

YUK, Belajar Mengelola Portofolio Pribadi

Jakarta – Apa sih portofolio itu? Portofolio merupakan kumpulan aset investasi yang kita atau perusahaan miliki, misalnya properti, deposito, saham, emas, obligasi, dan lain-lain. Portofolio saham sendiri artinya adalah kumpulan aset investasi yang berupa saham, baik yang dimiliki oleh perorangan maupun perusahaan.

Penting sekali melakukan manajemen portofolio untuk hasil maksimal. Bagaimana ya caranya melakukan manajemen portofolio pribadi?

Sebelum melakukan manajemen portofolio pribadi, sebaiknya kita cek dulu profil diri kita. Profil orang yang satu bisa berbeda dengan orang lain dan akan sangat berpengaruh pada pemilihan jenis saham dan strategi mana yang akan dipilih.

Seperti yang sudah pernah saya jelaskan dalam twitter saya @pakarsaham, bahwa sebelum investasi harus memperhatikan MoTuRik. Apa itu MoTuRik ?

MoTuRik adalah Modal, Tujuan, dan Risk profile. Masing-masing orang berbeda “MoTuRik”-nya.

Investor yang mempunyai modal kecil sebaiknya mengambil investasi jangka menengah atau panjang karena kurang likuid untuk trading jangka pendek dan pemilihan saham juga terbatas. Modal kecil juga perlu memperhitungkan biaya trading karena otomatis fee akan lebih besar jika semakin sering bertransaksi beli dan jual. Jadi modal kecil (Rp 5-15 juta) lebih cocok untuk investasi jangka panjang karena kurang leluasa untuk trading.

Nah, hal berikutnya yang perlu diperhatikan dalam mengelola portofolio adalah tujuan. Apa tujuan Anda membeli saham? Kalau tujuannya untuk tabungan anak atau dana pensiun, investasi jangka panjang dengan cara menabung saham cocok untuk Anda.

Metode menabung saham secara rutin ini efeknya seperti bola salju dalam jangka panjang,butuh kesabaran dan disiplin. Saham-saham yang cocok untuk “menabung saham” adalah saham-saham yang defensif dan anti krisis seperti PT Kalbe Farma Tbk (KAEF), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dan lain-lain.

Hal ketiga yang perlu diperhatikan dalam mengelola portofolio adalah Risk Profile/profil risiko. Artinya apa ya?

Anda tentu sudah tahu kalau saham adalah jenis investasi yang cukup berisiko apa lagi jika tidak disertai ilmu yang benar. Pasar saham bisa bergejolak dan naik turun dengan cepat, apalagi pasar forex dan komoditas.

Dalam hal ini tentu saja Anda perlu mengetahui profil risiko sebagai investor, yakni seberapa besar komitmen Anda untuk meminimalkan resiko. Investasi/trading saham bukan untuk orang yang berani ambil risiko, tapi justru orang yg berani disiplin membatasi resiko!

Ada beberapa macam investor berdasarkan risk profile-nya. Berdasar risk profile yang pertama adalah investor konservatif. Sesuai namanya, investor konservatif cenderung menghindari risiko atau cari sesuatu yang aman, investasi dalam jangka panjang (lebih dari 5 tahun) dan menghindari fluktuasi saham jangka pendek.

Berdasar profil resiko yang kedua, adalah investor tipe moderat dengan toleransi risiko sedang, imbal hasil lebih besar dari deposito. Para trend follower yang melakukan aksi beli-jual saham dalam 1-3 bulan termasuk dalam kategori moderat, dengan imbal hasil di atas 20% per tahun.

Investor agresif adalah investor yang berani dengan toleransi risiko yang tinggi karena mengharapkan imbal hasil besar,cenderung aktif dan suka melakukan spekulasi beli dan jual saham, cenderung berani mengambil tindakan. Investor agresif jika tidak dibarengi dengan ilmu dan disiplin yang benar akan rawan menjadi pejudi saham seperti yang saya jelaskan dalam buku Smart Traders Not Gamblers.

High risk, high return. Investasi yang menawarkan imbal hasil tinggi, tentu memiliki risiko yang tinggi pula. Risiko juga sejalan dengan tingkat pengetahuan dari pelaku pasar/investor. Semakin teredukasi dan semakin tinggi jam terbang seorang trader/investor, risiko akan mengecil. Oleh karena itu, belajar dulu sebelum mulai berinvestasi.

Salam profit!

Proyek Menara Tertinggi Tomy Winata Terhambat Masalah Modal

Jakarta – Indonesia akan punya menara tertinggi kelima di dunia bernama Signature Tower. Proyek menara setinggi 638 meter ini masih dalam tahap pencarian modal.

Menurut Presiden Komisaris PT Danayasa Arthatama Tbk (SCBD) Santoso Gunara, proses pembiayaan untuk menara ini cukup rumit sehingga tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat.

“Kita dalam proses persiapan pembiayaan sindikasi yang tentunya cukup rumit, prosesnya satu per satu,” katanya kepada detikFinance, Senin (6/5/2013).

Ia sendiri tidak ingin memberi janji kapan pembangunan menara dengan 111 lantai itu karena masih dalam proses pinjaman yang cukup panjang.

“Jangan saya jadi terikat janji-janji karena seperti saya utarakan, kita dalam proses persiapan pembiayaan sindikasi,” ujarnya.

Menara ini akan jadi bagian Kawasan SCBD (Sudirman Central Business District) yang dikelola oleh Danayasa, sebagian sahamnya dimiliki pengusaha Tomy Winata pemilik Artha Graha Network.

Tomy Winata sendiri tidak mau berkomentar banyak. Menurutnya, rencana pembangunan menara ini masih menunggu izin dari pemerintah.

“Saya sedang di luar kota. Sekarang dalam proses perizinan,” jawab Tomy singkat.

Perkembangan terakhir proyek ini sekitar satu tahun lalu, tepatnya 21 Mei 2012 yang lalu, Danayasa telah menandatangani Perjanjian Kerjasama dengan MGM Hospitality di Las Vegas, Amerika Serikat.

Atas kerjasama itu gedung tersebut akan dilengkapi hotel super mewah di 20 lantai teratasnya. MGM Hospitality, dengan menggunakan ‘brand’ prestisiusnya yaitu Bellagio Hotel akan mengelola 290 kamar hotel supermewah.

Selain hotel, menara ini juga akan dilengkapi dengan observatory khusus bagi para pengunjung yang akan melihat wilayah Jakarta dari ketinggian. Tak ketinggalan pula akan ada juga restoran sekitar lantai teratas menara ini.

Targetnya proyek ini akan selesai dalam kurun waktu lebih kurang 5 tahun. Besarnya nilai investasi dalam pembangunan Signature Tower ini diperkirakan akan mencapai tidak kurang dari US$ 2 miliar.

Menara ini diperkirakan menjadi menara tertinggi kelima di dunia pada tahun 2020 nanti. Simak di sini untuk menara-menara tertinggi di dunia yang akan rampung di 2020 nanti.

“Renovation & Construction Expo 2013”, Dukung Tren Design dan Konstruksi

 

Jakarta – PT Reed Panorama Exhibitions kembali menghadirkan ratusan pelaku usaha dan produsen bahan bangunan serta jasa arsitektural dalam pameran ”Renovation & Construction Expo 2013”. Acara ini berlangsung pada tanggal 18-21 April 2013 bertempat di Jakarta Convention (JCC) .

Ajang Renovation & Construction Expo 2013 telah memasuki tahun ke-12 dan merupakan pameran terlengkap dalam menampilkan produk-produk inovatif dan tren terkini dari industri bahan bangunan dan jasa arsitektural.

Acara ini menjadi tempat yang sangat tepat bagi para pemilik bangunan, pengelola gedung dan pemilik rumah dalam mencari referensi berbagai macam bahan bangunan baru, desain arsitektur, konstruksi, dan jasa desain interior di Indonesia.

General Manager Reed Panorama Exhibitions, Clive Phillips, mengatakan pameran ini diharapkan menjadi titik fokus bagi perkembangan tren desain dan teknologi untuk industri renovasi dan konstruksi di Indonesia.

“Berbeda dari tahun sebelumnya pameran lebih berfokus pada business to consumer (B2C). Pameran tahun ini lebih mendorong kearah business to business (B2B). Seiring dengan perekonomian Indonesia yang terus tumbuh, ada banyak permintaan agar memfasilitasi kerjasama antara produsen dalam mencari mitra baru untuk menjalin kontak bisnis,” ungkap Clive di Jakarta, Selasa (2/4).

Acara ini didukung oleh Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) dan Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII).

“Industri konstruksi dan arsitektural harus selalu disejajarkan, baik secara aktifitas, pameran ataupun kegiatan. Agar kedepannya pembangunan di Indonesia tidak hanya struktural namun juga berestetika dan menghasilkan sebuah environment yang lebih baik untuk masyarakat,” ujar Steve J. Manahampi, Ketua IAI DKI Jakarta

Menempati area pameran seluas lebih dari 7.000 m2 ini, acara ini diikuti oleh berbagai peserta yang terdiri dari produsen, distributor, sole agent dan supplier aneka ragam produk material dan bahan bangunan.

Para peserta pameran menampilkan berbagai produk terbaru dengan teknologi inovatif, mulai dari produk-produk substitusi alam yang ramah lingkungan yang lebih efisien dan lebih kuat hingga struktur interior dan eksterior.

Untuk memeriahkan penyelenggaraan pameran, Reed Panorama Exhibitions selaku penyelenggara bekerjasama dengan berbagai pihak diantaranya adalah peserta pameran telah mempersiapkan beragam program acara yang menarik seperti demo produk, peluncuran produk terbaru dan talkshow interaktif yang membahas aneka tips dan kiat praktis seputar fengshui, design interior, penggunaan bahan bangunan yang tepat dan masih banyak lagi, Selain itu pengunjung juga dapat berkonsultasi dengan para konsultan dan para ahli terkemuka.

Jadi bagi Anda yang sedang membangun atau merenovasi rumah atau bangunan, silahkan datang ke “Renovation & Construction Expo 2013” dan “Keramika” untuk mendapatkan referensi dari beragam produk-produk berkualitas tinggi dan konsultasikan kebutuhan Anda dengan para ahlinya.

Penulis: H-15/ARD

Sumber:Suara Pembaruan

Apartemen The Green Pramuka Gandeng OCBC NISP

Penandatanganan MoU kerjasama KPA yang dilakukan oleh Rudi Herjanto Saputra, Direktur PT Duta Paramindo Sejahtera, perusahaan yang mengembangkan apartemen The Green Pramuka dengan Thomas Arifin, Direktur Bank OCBC NISP di Marketing Gallery Apartemen The Green Pramuka, Jakarta, Selasa (2/4).

Penandatanganan MoU kerjasama KPA yang dilakukan oleh Rudi Herjanto Saputra, Direktur PT Duta Paramindo Sejahtera, perusahaan yang mengembangkan apartemen The Green Pramuka dengan Thomas Arifin, Direktur Bank OCBC NISP di Marketing Gallery Apartemen The Green Pramuka, Jakarta, Selasa (2/4). (sumber: Beritasatu.com/Feri Awan Hidayat)

Jakarta – PT Bank OCBC NISP memberikan fasilitas Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) dengan jangka waktu sampai 15 tahun untuk unit apartemen dan komersial di proyek apartemen The Green Pramuka yang berlokasi di Jalan Jend A Yani Kav 49, Jakarta Pusat.

Langkah ini seiring dengan penandatanganan MoU kerjasama KPA yang dilakukan oleh Rudi Herjanto Saputra, Direktur PT Duta Paramindo Sejahtera, perusahaan yang mengembangkan apartemen The Green Pramuka dengan Thomas Arifin, Direktur Bank OCBC NISP di Marketing Gallery Apartemen The Green Pramuka, Jakarta, Selasa (2/4).

Adapun skim kredit pemilikan apartemen yang diberikan oleh pihak OCBC NISP terwujud dalam pemberian fasilitas Down Payment (uang muka) sebesar 20 persen dari harga unit hunian, dengan sisanya akan di-cover oleh KPA dari Bank OCBC NISP.

Adapun suku bunga yang diberikan oleh pihak OCBC NISP kepada konsumen lewat kerjasama pembiayaan pemilikan apartemen ini, sebesar 8,25 persen fixed selama 2 tahun pertama.

Menurut C Y Andreas, Marketing Manager PT Duta Paramindo Sejahtera, pihaknya telah menjalin kerjasama dengan enam bank pemberi KPA dalam melayani konsumen yang ingin menggunakan fasilitas tersebut.

Tidaklah mengherankan jika kemudian sebagian besar konsumen yang mengambil unit di apartemen The Green Pramuka banyak menggunakan fasilitas KPA.

“Untuk perinciannya, 50 persen menggunakan KPA, 20 persen cash keras dan sisanya menggunakan cash bertahap. Pembiayaan KPA banyak dipilih konsumen, karena tenornya lebih panjang dan besaran cicilannya juga terjangkau,” jelas dia.

Andreas merasa yakin bahwa lewat kerja sama ini dapat memberi lebih banyak pilihan bagi konsumen untuk menentukan jenis pembiayaan yang diinginkannya.

“Kalau dihitung dari harga jual unit apartemen, maka besaran cicilan yang harus dibayarkan konsumen tidak sampai Rp 2,5 juta per bulan,” pungkasnya.

Penulis: Feri Awan Hidayat/RIN

Pondok Indah Grup Luncurkan Tower ke-2 The Windsor

Anny Sugiarto, General Manager The Windsor Ultimate Residence bersama Felix Hasamin, Direktur Marketing PT Antilope Madju Puri Indah dan Joko Indarto, Senior General Manager PT Antilope Madju Puri Indah saat media briefing di Marketing Galler) The Windsor, CBD Puri Indah, Jakarta Barat, Selasa (2/4).

Anny Sugiarto, General Manager The Windsor Ultimate Residence bersama Felix Hasamin, Direktur Marketing PT Antilope Madju Puri Indah dan Joko Indarto, Senior General Manager PT Antilope Madju Puri Indah saat media briefing di Marketing Galler) The Windsor, CBD Puri Indah, Jakarta Barat, Selasa (2/4). (sumber: Feriawan Hidayat/ Beritasatu.com)

Jakarta – Setelah meraih sukses signifikan alias terjual habis pada penjualan tower pertama, Pondok Indah Grup segera meluncurkan towerke-2 apartemen The Windsor Ultimate Residences, yang menghadirkan konsep dan spesifikasi lebih mewah.

“Rencananya, menara kedua The Windsor Ultimate Residence yang dipasarkan sebanyak 155 unit akan resmi diluncurkan pada hari Sabtu, 6 April 2013 di kawasan CBD Puri Indah, Jakarta Barat” jelas Anny Sugiarto, General Manager The Windsor Ultimate Residence dalam media briefing di Marketing Gallery The Windsor, Puri Indah, Jakarta Barat, Selasa (2/4).

Menurut Anny, menara kedua yang disebut “Signature Tower” ini mengusung nuansa “Luxury, Modern, and Healthy” lewat konsep hunian smart home system yang menghadirkan rasa aman, kemudahan, dan kenyamanan bagi penghuninya.

Unit hunian yang ada di menara kedua yang ditawarkan dengan kisaran harga mulai dari Rp 2,5-10 miliar per unit ini, menawarkan sejumlah kelebihan yang terwujud dalam bentuk pemanfaatan teknologi yang terintegrasi.

Selain itu, pihak pengembang juga menawarkan unsur “healthy” lewat fasilitas air minum yang telah melewati uji kelayakan oleh badan berwenang.

“Kami juga menghadirkan fasilitas dedicated parking khusus untuk penghuni, yang belum pernah diberikan oleh pengembang lainnya di kawasan CBD Puri Indah ini,” tambah dia.

Rencananya, lanjut Anny, unit hunian The Windsor Ultimate Residence ini akan mulai diserahterimakan kepada pembeli mulai bulan September 2014 yang akan datang.

“Kami optimistis, penjualan tower kedua ini akan dapat memenuhi permintaan konsumen yang menginginkan hunian dengan konsep luxury, modern, dan healthy di kawasan yang sudah berkembang dengan pesat,” pungkas Anny.

Penulis: Feriawan Hidayat/NAD